SuaraJogja.id - Sebanyak 62 orang dari wilayah Jawa Tengah dan DIY mengikuti program hapus tato di Pondok Pesantren Darus Sholihin. Fasilitas gratis ini digelar oleh Forum Pemersatu Generasi Muda Gunungkidul.
Sekjen Forum Pemersatu Generasi Muda Gunungkidul (Fortuner) Liesky Rennita di Gunungkidul, Kamis, mengatakan program hapus tato yang digelar di Gunungkidul ini merupakan yang kedua kali.
Program serupa sebelumnya sudah dilaksanakan di Kantor Setda Gunungkidul dua bulan lalu.
“Agenda ini akan kami gelar rutin, kami akan terus bersama teman-teman yang niat berhijrah,” kata Liesky Rennita.
Selain melayani masyarakat, kata dia, Fortuner juga diminta melakukan program hapus tato di Lembaga Pemasyarakatan Wonosari. Pihaknya tengah berkoordinasi tentang penyelenggaraan hapus tato dengan kepala lapas.
“Niat berhijrah merupakan momentum, ditandai dengan penghapusan tato. Semoga di mana pun berada acaranya lancar dan dapat bermanfaat bagi orang lain,” katanya.
Dalam program hapus tato tersebut Fortuner bekerjasama dengan Tim Berani Hijrah Baik, Pro Care Hapus Tato, Dawam serta Mualaf Center.
"Program hapus tato ini dilakukan dengan menggunakan laser," katanya.
Wakil Bupati Gunungkidul Heri Susanto memberikan apresiasi kepada panitia dan peserta yang hadir dalam acara tersebut.
Baca Juga: Dari Nikita Mirzani sampai Sheila Marcia, 5 Artis Hapus Tato
Menurutnya, tato memiliki dua persepsi di kalangan masyarakat.
“Kami menghargai betul bentuk rasa syukur meniatkan diri untuk berhijrah ini,” katanya. [ANTARA]
Berita Terkait
Terpopuler
- Guru Besar UII: Publik Tak Cukup Tuntut Maaf, Layak Layangkan Mosi Tidak Percaya pada Prabowo
- Sayembara Rp10 Juta Dedi Mulyadi Dikritik UGM, Dinilai Cermin Gagalnya Negara Jamin Keamanan
- Tak Terima Disita, Pemilik Emas dan Uang Sitaan Kejagung di Kasus Febrie Bakal Ajukan Praperadilan
- Serum Viva untuk Flek Hitam Warna Apa? Ini 2 Varian Terbaiknya
- 5 Rekomendasi Parfum Aroma Vanilla di Alfamart, Wangi Mewah Tahan Lama untuk Harian
Pilihan
-
Adik Kim Jong un ke Indonesia Cs: Hei Antek-antek Asing, Stop Jadi Corong Bayaran AS
-
Melania Trump Hendak Dibunuh saat Belanja Baju, Ada 'Orang Dalam' Berkhianat
-
Bayi 'Putri Duyung' Lahir di OKI, Apa Itu Sirenomelia yang Membuat Kakinya Menyatu?
-
Bukan Sekadar Urusan Nasi Uduk di Matraman, 'Waspada Skenario Kerusuhan Agustus 2026'
-
Penjaga Rumah Febrie Adriansyah Ditemukan Tewas, Mulut dan Hidung Berbusa
Terkini
-
KKN Jadi Ajang Kekerasan Seksual, Kampus Ancam DO Mahasiswa Pelaku Kejahatan
-
Praperadilan Dikabulkan, Penetapan Tersangka Raudi Akmal Dinyatakan Cacat Hukum
-
Dorong Ekonomi, Volume Transaksi Merchant BRI Raih Rp67,9 Triliun
-
Siswa Non Muslim di Jogja Diperlakukan Diskriminatif Saat Pelajaran Agama, Tak Punya Ruangan Tetap
-
Perry Warjiyo Mundur dari Bank Indonesia, Ekonom Sebut Tekanan Rupiah Bakal Membesar