SuaraJogja.id - Demi meningkatkan sinergi antarlembaga, khususnya di bidang kemananan aset kereta api (KA), PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daop 6 Yogyakarta menandatangani perjanjian kerja sama dengan Polda DIY.
Penandatanganan kerja sama dilakukan Kapolda DIY Irjen Pol Asep Suhendar dan Executive Vice President PT KAI Daop 6 Yogyakarta Iwan Eka Putra di Lobi Mapolda DIY, Yogyakarta, Senin.
"Tidak dimungkiri intensitas masyarakat dalam menggunakan layanan KAI cukup tinggi, maka dari itu Polda DIY siap memberikan bantuan pengamanan, pengawalan, pengawasan, dan penertiban aset (kereta api)," kata Kapolda DIY Irjen Pol Asep Suhendar.
Menurut Asep, peningkatan pengamanan perlu dilakukan mengingat transportasi kereta api merupakan salah satu moda transportasi yang sangat diminati masyarakat.
"Selain ramah biaya, kereta api sangat nyaman untuk bepergian serta bebas hambatan sehingga masyarakat sampai tujuan dengan tepat waktu," ujar dia.
Intensitas pengguna layanan KAI, menurut Asep, cukup memungkinkan terjadinya potensi gangguan keamanan dan ketertiban masyarakat saat di dalam kereta api maupun di stasiun.
Karena itu, papar dia, bantuan pengamanan, pengawalan, pengawasan, dan penertiban akan mencakup aset baik secara terbuka maupun tertutup di lingkungan PT KAI Daop 6 Yogyakarta.
"Sebaliknya Polda DIY dapat memanfaatkan sarana dan prasarana milik PT KAI guna mendukung pelaksanaan tugas Polda DIY dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat di wilayah DIY," tutur Asep Suhendar.
Executive Vice President PT KAI Daop 6 Yogyakarta Iwan Eka Putra mengapresiasi perjanjian kerja sama tersebut dan siap mendukung pelaksanaan tugas Polda DIY.
Baca Juga: Angkat Kaki Di Depan Ibu yang Sedang Menggendong Bayi, Perempuan Ini Bikin Warganet Geram!
"kami sangat mengapresiasi kerja sama ini karena sudah terjalin dengan lancar dan kami siap mendukung kegiatan Polda DIY," kata Iwan. [ANTARA]
Berita Terkait
-
Puncak Arus Balik Kereta Api 6 April 2025, PT KAI Imbau Ini untuk Pemudik
-
Puncak Arus Balik Lebaran 2025 dengan Penumpang Kereta Api Diprediksi Terjadi Besok
-
Puncak Arus Balik Angkutan Kereta Api Diproyeksikan pada 6 April
-
Sejumlah 3.872.675 Tiket Kereta Api Terjual untuk Arus Mudik dan Balik
-
Gegara WFA, KAI Klaim Kondisi Arus Balik Penumpang Kereta Api Tak Alami Kepadatan
Terpopuler
- Kode Redeem FF SG2 Gurun Pasir yang Aktif, Langsung Klaim Sekarang Hadiahnya
- Pemain Keturunan Indonesia Statusnya Berubah Jadi WNI, Miliki Prestasi Mentereng
- Pemain Keturunan Indonesia Bikin Malu Raksasa Liga Jepang, Bakal Dipanggil Kluivert?
- Jika Lolos Babak Keempat, Timnas Indonesia Tak Bisa Jadi Tuan Rumah
- Ryan Flamingo Kasih Kode Keras Gabung Timnas Indonesia
Pilihan
-
Masjid Agung Sleman: Pusat Ibadah, Kajian, dan Kemakmuran Umat
-
Ranking FIFA Terbaru: Timnas Indonesia Meroket, Malaysia Semakin Ketinggalan
-
Duel Kevin Diks vs Laurin Ulrich, Pemain Keturunan Indonesia di Bundesliga
-
Daftar Lengkap 180 Negara Perang Dagang Trump, Indonesia Kena Tarif 32 Persen
-
Detik-detik Jose Mourinho Remas Hidung Pelatih Galatasaray: Tito Vilanova Jilid II
Terkini
-
Kilas DIY: Bocah Jabar Nekat Curi Motor di Bantul hingga Penemuan Mayat di Sungai Progo
-
Jalur Selatan Alami Lonjakan, Polres Kulon Progo Lakukan Buka Tutup Jalur Utama
-
Okupansi Hotel Anjlok 20 Persen di Momen Lebaran, Permintaan Relaksasi PHRI Tak Digubris Pemerintah
-
Gembira Loka Zoo Hadirkan Zona Cakar, Pengalaman Baru untuk Pengunjung Berjalan Bersama Satwa Buas
-
Mudik ke Jogja? BPBD Ingatkan Potensi Bencana Alam: Pantai Selatan Paling Rawan