SuaraJogja.id - Deddy Corbuzier tak habis pikir dengan konten kartun yang dibuat oleh creator YouTube bernama Vernando Altamirano dengan nama channel Vernalta. Pasalnya konten kartun tersebut mendapatkan somasi dari profesi pengacara.
Deddy Corbuzier sampai meninggalkan komentar saat video permintaan maaf Vernando selaku creator Vernalta meminta maaf karena konten berjudul "Tutu Jadi Pengacara".
"Sejak kapan sebuah profesi bisa mensomasi?!" komentar Deddy yang kemudian juga diunggah ulang ke akun Instagramnya.
Di kolom caption, Deddy membahas lebih panjang soal pendapatnya mengenai sebuah profesi bisa mensomasi konten kartun. Deddy bahkan sampai membawa-bawa SKB 3 Menteri soal pencemaran nama baik.
"Keputusan ITE yang baru setelah SKB 3 MENTERI maka Pencemaran nama baik dll dalam ITE harus letterlijk pada orang atau individu yang bersangkutan. Bukan asosiasi atau perkumpulan. Correct me if I'm wrong. Dan lagi pula. Masa iya baperan," kata Deddy.
Dia bahkan mengaku miris dengan hal tersebut karena yang dikhawatirkan akan banyak konten kreator jadi takut berkarya.
"Kalau ke gue gitu di SOMASI. Ya udahlah. Sudah sering. Lah ini. Kartun, kena. Lama lama semua orang takut berkarya. Berbicara," tambahnya.
Di akhir captionnya, Deddy mengaku tak tahu channel YouTube kartun itu namun tetap memberikan semangat untuk terus berkarya meski pernah kena somasi.
"@vernalta gue sih gak kenal loe ya. But keep on the good work. Don't stop!," ujarnya.
Postingan Deddy Corbuzier pada Minggu (26/6/2022) langsung ramai dikomentari netizen. Bahkan sampai ada anak Presiden Jokowi, Kaesang Pangarep ikut meninggalkan komentar.
Kaesang justru memberikan saran agar creator itu membuat konten tentang presiden.
"Bang @vernalta bikin profesi presiden aja," ujar Kaesang.
Sontak saja komentar Kaesang Pangarep diserbu netizen lain dengan beragam komentar.
"Anak presiden sudah turun tangan," komentar netizen. "Anak presiden turun tangan ngeri bah," tambah yang lain.
"Nggak baper kan bapak lu bang?," netizen lain memastikan.
Berita Terkait
-
Marshanda Diduga Hilang di Amerika Serikat, Sahabat Minta Tolong Deddy Corbuzier dan Denny Sumargo
-
Profil Pengacara Baru Iqlima Kim yang Gantikan Razman, Ternyata Pernah Polisikan Angelina Sondakh
-
Tips Jadi Kreator Konten ala Jerome Polin
-
Bikin Geram Warganet, Oknum Iring-iringan Jenazah Ugal-ugalan di Jalan Sentosa Samarinda: Udik
-
Punya Gaji Selangit, Perempuan Ini Direkrut Cuma Untuk Nonton Film Porno
Terpopuler
- AMPB Pulang Usai Audiensi DPR, Relawan Ojol Curiga Ada Kesepakatan Transaksional
- Setelah Pelatih Giliran Suporter FC Twente Usir Mees Hilgers: Pemain Malas
- Cara Membersihkan Bunga Es dengan Aman dan Cepat Tanpa Merusak Freezer
- Daihatsu Kenalkan Mobil 120 Jutaan, 1 Liter Jalan 27 Km
- Di Bursa Capres 2029: Elektabilitas Dedi Mulyadi Tembus 42 Persen, Ungguli Prabowo
Pilihan
-
Diseret dari Gang ke Jalan! Kronologi Pedagang Cermin Tewas Dikeroyok Saat Demo Ricuh
-
Senayan Kondusif: Tol Dalam Kota Normal dan Blokade Jalan Dibuka Pasca Bentrok 27 Agustus
-
Ada Isu Aksi Demo Lanjutan, BEI Minta Investor Tak Panik
-
Admin Medsos dan Pengkritik Jadi Target Penangkapan Jelang Demo Agustus
-
3 Pesawat Tempur F16 'Rally' di Langit Jakarta Jumat Pagi, Ini Klarifikasi TNI AU
Terkini
-
Axioo Hadir di Agres Karnaval Gadget 2026 Yogyakarta dengan Aktivitas AI dan Gaming
-
Tak Sekadar Pamer Produk, ADVAN Ajak Pengunjung Karnaval Gadget Jogja Coba Langsung
-
RUU Perampasan Aset Segera Disahkan, Akademisi: Kewenangan Besar Tanpa Pengawasan Bisa Jadi Bumerang
-
Tragedi Drag Race Jadi Alarm, IMI Sebut Tak Semua Daerah Punya Venue Layak
-
21 Ribu Warga Yogyakarta Terdampak Perubahan Desil, Wali Kota Siapkan Refocusing Anggaran