SuaraJogja.id - Tidak semua handphone cocok digunakan untuk memainkan game dalam waktu lama. Jika spesifikasinya tidak cocok, handphone jadi mudah naik suhunya. Saat dipegang rasanya pun panas dan bisa jadi berbahaya.
Untuk mengatasi hal tersebut, tampaknya pria ini punya solusi lain. Dalam video yang dibagikan oleh @syfazkia di TikTok, terlihat suaminya memakai kompres untuk mengatasi masalah tersebut.
Bukan kompres manual. Sang suami memakai kompres siap pakai dalam kemasan yang biasa dipakaikan ke anak balita. Dengan cepat sang suami membuka bahan kompres tersebut lalu menempelkannya di punggung handphone tempat baterai berada.
Warganet ikut menertawakan ide unik sang suami tersebut di kolom komentar. Beberapa warganet juga penasaran, apakah metode tersebut benar-benar ada efeknya. Lalu, apakah aman jika kompres yang lembab seperti itu ditempelkan ke handphone.
“Biar nggak demam,” tulis @adityapanduwinata.
“Iya biar semangat rank nya,” balas @syfazkia.
“Aku juga gitu bang, habis dipake simpen dikulkas biar bisa dipake lagi,” tambah @wypraa.
“Ngefek nggak sih bang?? serius nanya penasaran,” tanya @eddz911 yang ingin tahu hasilnya.
“Itu beneran ngaruh, aku kalau ngevideo durasi panjang ke mirrorless, tak kasih itu, biar ngga cepet overheat,” tulis @ojik_11 menjawab pertanyaan tersebut.
“Maap ngakak, mana hp kita sama, berasa baru main atau nonton yutub bentar tapi hp udh panas kek mo meledak,” tulis @luxadamh.
“Owhh kukira hanya manusia aja yang demam hp pun juga, patut dicoba,” @_.saitamaa._.
“Aku juga gitu, ketika hp mulai panas, hp nya saya rendam,” tulis @syaqillaaaaaaaa.
“Pernah nyoba main didalam kulkas nggak bang?,” tanya @sililby sambil bercanda.
Kontributor : gabrella seilatuw
Berita Terkait
-
6 Artis Jarang Gonta-Ganti Handphone, Aktor Hollywood Ini Baru Ganti Setelah 7 Tahun
-
Curhat Pasutri Tak Satu Frekuensi, Suami Kepanasan Istri Malah Kedinginan
-
Komentar Sadio Mane Usai Gabung Bayern Munich, Fans Liverpool Awas Kepanasan!
-
Cara Karina Salim Menikmati Staycation Bersama Keluarga: Handphone Wajib Dimatikan!
-
Ibu dan Anak Hilang Usai Pamit Pergi ke Timezone, Keluarga: Nomor Handphone Sudah Tak Aktif
Terpopuler
- 3 Moisturizer Kolagen untuk Kulit Keriput Usia 45 ke Atas, Bikin Wajah Kencang Sesuai Review
- 4 Parfum Aroma Teh di Alfamart yang Tahan Lama Sesuai Review, Harga Mulai Rp30 Ribuan
- Guruh Soekarnoputra Sakit Apa? Wafat di Usia 73 Tahun usai Dirawat Intensif
- Cari HP Samsung Murah? Ini 8 Galaxy A Series yang Layak Dipilih
Pilihan
-
Tanpa Pengacara, WNI Didakwa Edarkan 25 Kg Heroin: Terancam Hukuman Mati di Malaysia
-
Dramatis! Ubed Persembahkan Medali Emas Asian Games 2026 untuk Indonesia
-
Massa Buruh Mulai Padati Thamrin, Andi Gani Pimpin Langsung Aksi Tuntut Keadilan RUU Ketenagakerjaan
-
Bawa Kentongan Hingga Kenakan Topi Caping, Massa Hari Tani Nasional Mulai Padati Depan Gedung DPR
-
Hukuman Lebih Ringan, Pengadilan Tinggi DKI Jakarta Vonis Nadiem Makarim 9 Tahun Penjara
Terkini
-
YOGYAKOMTEK 2026 Resmi Dibuka, Pameran Komputer Terbesar di DIY
-
Honda DBL Jogja 2026 Dimulai: Sensasi Riding Test dan Peluang Bawa Pulang New Honda BeAT
-
Influenza A Terdeteksi di DIY, 24 Kasus Muncul, Sekolah Belum Diliburkan
-
Pestapora 2026 Siap Makin Meriah, BRImo Bawa Program Spesial
-
Cak Nun hingga Eross Sheila on 7, Jejak 77 Tahun MUHI Yogyakarta Diabadikan dalam Buku