SuaraJogja.id - Serial baru “Extraordinary Attorney Woo”, yang mulai tayang pada Rabu (29/6) dan Kamis (30/6) di platform streaming Netflix dan Seezn, menampilkan aktris Park Eun-bin. Memerankan tokoh penyandang disabilitas, Park mengaku berhati-hati dalam membangun karakter.
Dalam serial tersebut, Park kembali ke layar kaca dengan memerankan karakter pengacara jenius yang mengidap autisme bernama Woo Young-woo. Park bercerita mulanya ia tidak bisa membayangkan bagaimana harus memerankan karakter tersebut ketika pertama kali membaca naskahnya.
“Itu bukan naskah yang bisa dilihat dengan bias, jadi saya merasa hati-hati. Saya bertanya-tanya apakah saya cocok untuk memerankan karakter itu,” katanya saat konferensi pers di Korea Selatan untuk serial tersebut, dikutip dari The Korea Times pada Sabtu.
Namun alih-alih hanya berakting, Park mengatakan dirinya mencoba memahami jalan pikiran dan memposisikan diri sebagai karakter yang ia perankan. Ia mengaku tidak ingin meniru gambaran mengenai autisme yang selama ini beredar di media. Park bahkan berdiskusi dengan pakar autisme.
“Saya memiliki ruang untuk kebebasan kreatif dalam berakting, tetapi juga harus menetapkan batasan yang tepat untuk menangkap apa yang dirasakan karakter tersebut,” katanya.
Diarahkan oleh sutradara Yoo In-sik, serial “Extraordinary Attorney Woo” berkisah tentang Woo Young-woo, seorang pekerja pemula di sebuah firma hukum yang mengidap autisme. Woo memiliki ingatan yang luar biasa, ia dapat mengingat setiap buku yang dibaca dan mendapat peringkat teratas di sekolah hukum.
Memulai pekerjaan pertamanya di firma sebagai pengacara, Woo menangani tantangan dan prasangka di luar ruang sidang saat ia memenangkan tuntutan hukum dengan bantuan paralegal firma, Lee Jun-ho (diperankan oleh Kang Tae-oh) dan pengacara senior Jung Myung-seok (diperankan oleh Kang Ki Young).
Debut “Extraordinary Attorney Woo” mendapatkan rating pemirsa 0,9 persen pada Rabu, kemudian meningkat menjadi 1,8 persen pada hari berikutnya saat episode kedua tayang.
Menurut sutradara, episode-episode yang mengharukan dan pesan-pesan berharga saat membaca naskahnya telah mendorongnya untuk mengarahkan serial tersebut. Walau cerita berkisar pada kasus-kasus gelap, ia mengatakan serial juga akan menampilkan humor hangat dan cerita yang menyentuh.
Baca Juga: Unggah Foto Terbaru, Bae Suzy Banjir Pujian Dari Penggemar
“Saya merasa serial ini bisa menjadi ruang untuk membahas cerita yang berharga dan beragam. Dalam naskahnya, saya bisa melihat unsur hiburan yang menyegarkan, serta humor dan emosi yang menghangatkan hati,” kata Yoo. [ANTARA]
Berita Terkait
-
Unggah Foto Terbaru, Bae Suzy Banjir Pujian Dari Penggemar
-
5 Hal yang Perlu Diperhatikan Jelang Pernikahan Menurut Welcome to Wedding Hell
-
Indonesian Drama Series Awards 2022 Siap Digelar Akhir Bulan Ini
-
Drama China Youth: Remake dari Drama Korea Age of Youth
-
3 Web Drama Korea Terbaru Bulan Juli, Ada Doyoung NCT!
Terpopuler
- Kenapa Angin Kencang Hari Ini Melanda Sejumlah Wilayah Indonesia? Simak Penjelasan BMKG
- 4 Pilihan HP OPPO 5G Terbaik 2026 dengan RAM Besar dan Kamera Berkualitas
- 57 Kode Redeem FF Terbaru 25 Januari 2026: Ada Skin Tinju Jujutsu & Scar Shadow
- 6 HP Murah RAM Besar Rp1 Jutaan, Spek Tinggi untuk Foto dan Edit Video Tanpa Lag
- Bojan Hodak Beberkan Posisi Pemain Baru Persib Bandung
Pilihan
-
Danantara Mau Caplok Tambang Emas Martabe Milik Astra?
-
H-135 Kick Off Piala Dunia 2026, Dua Negara Ini Harus Tempuh Perjalanan 15.000 KM
-
5 Rekomendasi HP RAM 12 GB Paling Murah, Cocok buat Gaming dan Multitasking
-
Kenaikan Harga Emas yang Bikin Cemas
-
Sah! Komisi XI DPR Pilih Keponakan Prabowo Jadi Deputi Gubernur BI
Terkini
-
Akses Mudah dan Strategis, Ini Pilihan Penginapan Jogja Murah di Bawah 500 Ribu Dekat Malioboro
-
Swiss-Belhotel Airport Yogyakarta Rayakan Ulang Tahun ke-2 dengan Menggelar Berbagai Kegiatan
-
Trah Sultan HB II Ungkap Aset Rampasan Geger Sepehi 1812 yang Masih di Inggris, Nilainya Fantastis
-
7 Rumus Tabung Terlengkap Beserta Contoh Soal dan Jawabannya
-
Berakhir Damai, Ini 6 Fakta Kasus 'Jambret Janti' yang Diselesaikan Lewat Restorative Justice