SuaraJogja.id - Pengguna TikTok dengan akun @cynthialenardii membagikan momen tidak mengenakan saat berkendara di jalan. Kejadian terjadi saat dirinya sedang berhenti di lampu merah di kota Bandung.
Ia bercerita bahwa saat mereka berhenti, ada orang asing yang tiba-tiba membersihkan kaca mobil mereka. Pengendara mobil lantas membunyikan klakson untuk memberi kode ia tidak ingin mobilnya dibersihkan.
Orang pertama yang diklakson langsung kabur. Sayangnya masih ada orang lainnya yang memaksa membersihkan kaca mobil bagian depan. Setelah ditegur lagi, orang tersebut malah berjalan ke arah kaca pengendara yang separuh terbuka dan marah-marah.
“Jadi pas kita lagi di lampu merah, ada orang yang main cuci aja bagian depan kaca. Pertama diklaksonin trus kabur, tapi mas yang ini malah ngamuk balik,” begitu tulis @cynthialenardii di video yang ia unggah.
Salah seorang keluarga dari pemilik video tersebut lantas memarahi juga orang tersebut. Lantaran kaca depan mobilnya itu sudah dipasangi pengaman.
“Om gue ngamuk balik karena emang kaca mobilnya udah pake obat,” terang @cynthialenardii.
“Kaca mobil udh pakai obat maksudnya dilapisi water-repellent semacam rain-x/ rain-drop yg ngasi efek daun talas.” tambah @jie_a di kolom komentar membantu menjelaskan maksudnya pakai obat.
Pemilik akun yang membagikan kejadian tersebut lantas mengingatkan para pengendara mobil lainnya untuk waspada. Karena tidak sembarang membersihkan kaca mobil. Jika salah cara, kaca mobil justru bisa tergores.
“Kalo pas lagi ujan pasti banyak yg kek gini, main lempar air sabun aja terus kadang kl udh dikasih uang malah gak diterusin & kaca masih berbusa,” tulis @ilhambachtiarr.
Baca Juga: Luhut Ingatkan Pemda Tak Terima Pelicin Saat Audit Perusahaan Kelapa Sawit
“Pengalaman gua, kaca pada baret wkwk. kanebonya aja gapernah di bilas wkwk,” tulis @_tukul.
“Kemoceng juga bisa bikin kaca baret,,, mobilku kena kemoceng,” tambah@kakak.travelling.
“Kalau kaca mobil kotor banyak nempel pasir itu bisa rusak kacanya, harus disiram air yg banyak dulu,” tulis @bebenbeni1968.
Warganet juga menyebutkan nama Ridwan Kamil dalam komentarnya untuk memberitahukan perihal kejadian tersebut.
“@KANG EMIL pak tolong ditertibkan karena meresahkan,saya juga mengalami kejadian ini di banyak stopan lampu merah di Bdg. hatur nuhun,” tulis @chochocat.
Berita Terkait
-
Trik Hindari Selip Saat Berkendara Sepeda Motor, Salah Satunya Hindari Gaya Agresif
-
Windshield Bisa Disesuaikan Tambah Kenyamanan Saat Akselerasi Bersama New Honda ADV 160
-
Mabuk saat Berkendara, Francesco Bagnaia Minta Maaf setelah Kecelakaan: Saya Sebetulnya Bukan Tukang Minum
-
Pantau Pramudi dan Keselamatan Berkendara Melalui Teknologi IoT, Perum PPD dan PT TKDN Jalin Kerja Sama
-
Pemuda di Bogor Ditegur Main Gitar Tengah Malam Malah Tantang Balik, Publik: Berani Kandang Doang
Terpopuler
- 6 Rekomendasi Sepatu Lokal Rp 200 Ribuan, Kualitas Bintang Lima
- 7 Parfum Lokal Wangi Segar Seperti Habis Mandi, Tetap Clean Meski Cuaca Panas Ekstrem
- 5 HP Samsung Galaxy A 5G Termurah Mulai Rp1 Jutaan, Performa Gak Kaleng-kaleng
- 7 Sepatu Lari Lokal yang Wajib Masuk List Belanja Kamu di Awal Mei, Nyaman dan Ramah Kantong
- Promo Alfamart Double Date 5.5 Hari Ini, Es Krim Beli 1 Gratis 1
Pilihan
-
Kronologi Haerul Saleh, Anggota BPK RI Eks Anggota DPR Meninggal saat Rumahnya Kebakaran
-
Tragis! Anggota IV BPK Haerul Saleh Tewas dalam Kebakaran di Tanjung Barat, Diduga Akibat Sisa Tiner
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
-
Kala Harga Kebutuhan Meroket, Menulis Jadi Andalan Saya untuk Nambal Dompet
Terkini
-
Anggaran BOSDa DIY 2026 Dipangkas Rp9 Miliar, Sekolah Kecil Terancam Tak Mampu Beroperasi
-
Diduga Kelelahan dan Serangan Jantung, Satu Jamaah Haji Asal Kulon Progo Wafat di Mekkah
-
Hari Ini, BRI Bayar Dividen Para Investor
-
Modus Wisata ke Luar Negeri, Imigrasi Yogyakarta Gagalkan Tiga Pria Diduga Jemaah Haji Ilegal
-
Kereta Gantung Sepanjang 8 KM Bakal Dibangun di Kawasan Prambanan Sleman, Investasinya Rp200 Miliar