SuaraJogja.id - Sebanyak 14 bintara gelombang 1 tahun 2022 dari Sekolah Polisi Negara Kepolisian Daerah Nusa Tenggara Timur yang baru dilantik Kamis, langsung ditempatkan di Polda Kalimantan Timur dalam rangka persiapan Ibu Kota Negara (IKN).
"Ada 249 bintara Polri yang dilantik tadi dan dari jumlah itu terdapat 14 orang yang langsung dikirim ke Kalimantan Timur sebagai persiapan IKN," kata Wakapolda NTT Brigjen Heri Sulistianto di Kupang seperti dikutip dari Antara, Kamis (7/7/2022).
Hal ini disampaikannya usai melantik 249 bintara Polri gelombang 1 tahun 2022 di lapangan Sekolah Polisi Negara Polda NTT.
Heri menjelaskan bahwa 14 orang yang langsung ditempatkan ke Polda Kaltim tertuang dalam surat keputusan Kapolri nomor B/5496/VII/KEP/2022/SSDM tanggal 5 Juli 2022 tentang Penghadapan bintara remaja lulusan pendidikan pembentukan bintara Polri gelombang I TA 2022.
"Keputusan ini ditandatangani Karo Dalpers SSDM Polri, Brigjen Pol Jawari," katanya.
Ia menambahkan bahwa para bintara yang baru dilantik nantinya akan menjalani cuti selama 10 hari mulai 8-17 Juli 2022. Pada tanggal 18 Juli 2022, para bintara Polri ini sudah harus menghadap pada kesatuan yang baru.
Secara umum ada 390 orang bintara remaja hasil pendidikan pembentukan Polri gelombang I TA 2022 se-Indonesia yang langsung ditempatkan di Polda Kaltim dalam rangka persiapan IKN.
Komandan berbintang dua itu, menambahkan penempatan bintara remaja ke IKN merupakan kebijakan Mabes Polri dengan mengambil perwakilan dari setiap Polda karena IKN selain meliputi Kalimantan Timur juga Kalimantan Utara sehingga membutuhkan perkuatan personel Polri.
"Kita bersyukur 249 bintara remaja yang menjalani pendidikan selama 5 bulan di SPN Polda NTT dengan waktu pendidikan yang sangat padat dan singkat dapat berhasil seluruhnya," ujar dia.
Baca Juga: Tahap Pertama Pembangunan IKN Nusantara, Pemerintah Bakal Fokus di KIPP
Wakapolda juga mengapresiasi Kepala SPN, tenaga pendidik dan pengasuh yang melaksanakan tugas secara maksimal sehingga 249 siswa bisa lulus dan dilantik menjadi Bintara remaja.
Orang nomor dua di Polda NTT ini pun mengingatkan bahwa sebagai anggota Polri sudah menandatangani perjanjian untuk siap ditempatkan dimana saja.
"Kita (anggota Polri,red) sudah tanda tangan dan teken kontrak untuk siap ditempatkan dimana saja, apalagi (anggota) Brimob untuk BKO di daerah konflik atau di daerah mana saja harus siap. Namanya jadi polisi maka sejak awal kita sudah teken kontrak sehingga harus melaksanakan tugas dengan baik, menjaga kepercayaan dan jaga nama baik institusi Polri," katanya.
Berita Terkait
Terpopuler
- Bagaimana Cara Cek NIK Terindikasi Judol atau Tidak? Begini Langkah Mudahnya
- 25 Ribu Penerima Bansos di Sulsel Terindikasi Judol
- Buruh di Jogja Geruduk Kantor Gubernur DIY, Tantang Sultan Buktikan Keistimewaan untuk Pekerja
- Khofifah dan Emil Hadiri Pameran Tunggal Lukisan SBY, Apresiasi Karya Presiden ke-6 RI
- 3 Fakta Gila Usai Persib Bandung Kalahkan FC Seoul: Tumbangkan Ranking 26 Asia
Pilihan
-
WNI 18 Tahun Terancam Hukuman Mati di Malaysia: Ada Barbuk 25 Kg Sabu dan Heroin
-
Akhirnya Buka Suara Usai KPK Usut Korupsi di ATR/BPN, Ini Penjelasan Lengkap Nusron Wahid
-
Pria yang Tendang Perempuan di Senayan City Ditangkap Polisi!
-
Usut Dugaan Korupsi KSO Pertamina EP, Kejagung Geledah Kantor Setda hingga Bapenda Kota Bekasi
-
Mekkah Diserang Houthi, Kemlu Minta WNI Hati-hati di Arab Saudi
Terkini
-
Kasus Dugaan Kekerasan Seksual Bayi di Sleman Naik Sidik, Polisi Periksa 3 Saksi
-
Sinergi Perumahan Diperkuat, BRI Dukung Percepatan Program 3 Juta Rumah
-
Tiga Kota Penuh Makna, Hifdzi Khoir Hadirkan Tur Showcase Intimate 'Berjalan Kaki'
-
Gegara Ayam Gongso, 413 Siswa dan Guru SMKN 2 Jogja Diduga Keracunan MBG
-
Kasus Kekerasan Seksual di Ponpes Sleman: Nikah Siri Dibongkar, Berpotensi Tambah Tersangka Baru