Scroll untuk membaca artikel
Eleonora PEW | Hiskia Andika Weadcaksana
Jum'at, 08 Juli 2022 | 12:42 WIB
Sekjen Ikatan Pelajar Mahasiswa Papua se-DIY (IPMAPA) Irto Mamoribo - (SuaraJogja.id/Hiskia Andika)

Sejumlah mahasiswa Papua bahkan harus cuti dan pulang ke kampung halamannya akibat dari kendala pembiayaan tersebut. Mirisnya lagi, diungkapkan Irto, kendala ini tidak hanya terjadi di Jogja saja tetapi juga di daerah lain.

"Kami mahasiswa harapan kami ya cuma itu mungkin bantuan dari orang tua kami sendiri. Bahkan beberapa teman-teman harus ada yang pulang karena itu. Ada yang pulang bahkan ada yang cuti karena itu terhambat dengan biaya yang sampai hari ini belum terealisasikan lagi," tandasnya.

Sementara itu Ketua ORI Perwakilan DIY Budi Masturi menyatakan akan segera berkoordinasi dengan Ombudsman RI Perwakilan Papua dan Papua Barat untuk menangani kasus ini. Mengingat terlapor sendiri merupaka Pemda Papua Barat.

"Kita tetap akan berkoordinasi dan meneruskan laporan ini sesegera mungkin. Mengingat ini kan sudah sejak tahun 2021 ya. Itu kan sangat dibutuhkan mereka itu. Kita kan tidak ingin kemudian mereka terlantar di sini dan menimbulkan keprihatinan bersama," ujar Budi.

Baca Juga: Ditolak di Fakultas Kedokteran Gigi, Aib Adik Vanessa Dikuliti, Muncul Isu Mayang Diduga Pernah 2 Kali Tidak Naik Kelas

Pihaknya berharap setelah laporan ini muncul ada kejelasan dari khususnya Pemda Papua Barat untuk persoalan beasiswa tersebut. Mengingat tidak menutup kemungkinan laporan serupa dari daerah lain juga bisa saja muncul.

"Tidak menutup kemungkinan, setelah laporan ini mungkin terinformasikan kepada masyarakat terutama mahasiswa Papua di berbagai daerah yang mengalami hal yang sama. Tidak menutup kemungkinan mereka juga akan menyampaikan aspirasi yang sama kepada ombudsman-ombudsman yang ada di daerah mereka. Tapi sementara ini kami menerimanya mahasiswa papua yang ada di DIY kita tangani di DIY dulu," pungkasnya.

Load More