SuaraJogja.id - Di sekitar kita pastinya ada saja orang yang iseng dan melakukan hal-hal yang tak biasa seperti menjahili teman sendiri dengan ide-idenya.
Seperti salah satu pria yang tengah menjahili teman-temannya dengan menggunakan flash kamera saat tengah hujan.
Dalam video yang diunggah akun @memekamvret di media sosial Instagram satu ini terlihat seorang pria tengah membawa flash kamera dan menghadapkan ke teman-temannya yang tengah berkumpul bersama.
Terlihat dalam video tersebut, pria ini akhirnya menyalakan flash miliknya yang memberikan efek kilatan mirip dengan petir.
Saat itu suasana yang tengah hujan bercampur petir menjadi momen yang pas untuk menjahili teman-temannya.
Setelah flash dinyalakan, beberapa ekspresi teman-temannya terekam kamera dan menjadi sorotan. Termasuk dua teman prianya yang berada paling dekat dengan pria yang membawa flash.
Ekspresi kaget dan mengumpat lantas dikeluarkan saat tahu dirinya tengah dijahili oleh teman sendiri.
Setelah tertawa puas dan berhasil menjahili teman-temannya, pria tersebut kaget jika tepat setelah kejadian tersebut terjadi petir yang sesungguhnya.
Unggahan video prank petir menggunakan flash kamera ini lantas viral dan mendapatkan berbagai komentar dari warganet. Tidak sedikit warganet yang mengatakan jika pembuat video jahil prank petir ini terkena instant karma karena menjahili teman-temannya.
Baca Juga: Prakiraan Cuaca Kaltim 8 Juli 2022, Hujan Lebat dan Petir Terjadi di Malam Hari
“Diprank balik sama alam,” tulis salah satu warganet.
“Kebayang kalau kena petir terus jadi the flash, bakal gimana gayanya ya,” tulis komentar warganet lainnya.
“Stimulus sebelum petir beneran,” komentar salah satu warganet lainnya.
“Instant karma,” tulis warganet di kolom komentar.
“hati-hati justru flash mu bisa memicu petir menyambar ke tempatmu bang,” komentar warganet lainnya.
“Yang bkin prank didoain semoga harimu senin terus,” tulis komentar waganet di Instagram.
Berita Terkait
Terpopuler
- Putusan MK soal Kuota Internet Hangus Ubah Peta Bisnis Operator, Pakar: Paket Data Bakal Berubah
- Melayat ke Yogya, Susi Pudjiastuti Kenang Sosok Nasirun
- Fortuna Sittard Ogah Jual Justin Hubner ke Klub Super League
- Kado Kemerdekaan: Pemutihan Pajak Kendaraan di Agustus 2026, Buruh dan Ojol Dapat Diskon Khusus
- Prabowo Singgung Nuklir Iran, Badan Atom Internasional Ungkap Faktanya
Pilihan
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
-
Kematian Sutrimo dan Rangkaian Kejanggalan yang Muncul dari Kampung Halaman
-
Pengintai Misterius dan CCTV Mendadak, Kejanggalan di Rumah Sutrimo
-
Banyak Air Galon Isi Ulang di Bangka Barat Belum Diuji, Amankah Dikonsumsi Setiap Hari?
Terkini
-
Materi Pencegahan LGBTQ Masuk Sekolah, Pengamat Ingatkan Guru Jangan Menghakimi Siswa
-
Haraku Ramen Buka Gerai Pertama di Jogja, Cita Rasanya Dipuji Bupati Sleman: Cocok di Lidah!
-
Seni Jathilan 'Gemparkan' Pasar Ngijon, Ketika Budaya Gerakkan Roda Ekonomi
-
Harda Tak Soal Isu Kenaikan Gaji Kepala Daerah, Jamin Tak Ada PHK PPPK
-
Pedagang Bendera Musiman di Jogja Gigit Jari, Instansi Pilih Stok Lama