SuaraJogja.id - PSIS Semarang kembali menghebohkan jagad sepak bola tanah air usai obrolan Yoyok Sukawi selaku bos Laskar Mahesa Jenar yang mengungkapkan jika PSIS Semarang akan memiliki kiper dengan label timnas.
Akhir-akhir ini manajemen PSIS Semarang kerap mengincar sejumlah nama untuk mengawal gawang Laskar Mahesa Jenar. Adapun nama-nama kiper yang dimaksud ialah I Made Wirawan (Persib Bandung), Ernando Ari (Persebaya Surabaya), bahkan Nadeo Argawinata (Bali United) dan Cahya Supriadi (Persija Jakarta) dikabarkan juga menjadi incaran PSIS Semarang.
Nama Ernando Ari paling santer dikaitkan dengan klub kebanggaan masyarakat Semarang tersebut, pasalnya pihak PSIS Semarang ingin memulangkan Ernando Ari ke tanah kelahirannya.
Baru-baru ini isu PSIS Semarang akan kedatangan kiper baru yang berlabel timnas kembali mencuat, hal itu diungkapkan langsung oleh Yoyok Sukawi saat melakukan obrolan dengan seseorang yang bernama Aggy.
Dalam obrolan tersebut, Yoyok bertanya ke Aggy terkait apakah kira-kira akan ada kiper yang ingin ke PSIS Semarang atau tidak. Aggy menjawab dan mengatakan jika ada kiper yang berlabe timnas yang akan bergabung dengan PSIS Semarang.
Dari obrolan tersebut, banyak netizen yang mengira-ngira tentang sosok yang dimaksud kiper berlabel timnas dan akan bersegaram PSIS Semarang. Semua mata tertuju ke sosok Ernando Ari yang digadang-gadang akan berlabuh ke Laskar Mahesa Jenar, mengingat kontraknya akan selesai akhir tahun ini.
Namun manajemen Persebaya Surabaya membantah soal isu kepindahan Ernando Ari ke PSIS Semarang. Yahya Alkatiri selaku manajer Persebaya menegaskan bahwa isu itu tidak benar. Menurutnya hingga saat ini kiper asal Semarang itu masih menjadi bagian Persebaya dan masih menjalani pemulihan.
"Ernando lagi pemulihan, sampai detik ini masih milik Persebaya dan posisinya juga ada di Surabaya, makanya saya heran kok isunya gak tepat," ungkap Yahya Alkatiri.
"Ernando ini yang jelas musim ini kontraknya sampai Desember, tapi sepertinya Insya Allah sudah deal, gak tahu diperpanjang sampai akhir musim apa dua tahun," imbuhnya.
Ketidakjelasan apakah kontrak Ernando Ari akan diperpanjang selama dua tahun atau hanya hingga akhir musim 2022-2023 membuat salah seorang netizen berpsekulasi dan mengingatkan terhadap proses transfer yang terjadi pada Fortes, mantan striker Arema FC.
"Ingat cara gimana fortes pindah ke psis gak...? 6 bulan sebelum kontrak habis pemain bebas buat nego dengan tim siapapun, lha bisa jadi psis sudah nego"an dengan ernando bahkan mungkin sudah deal. Lha kalau persebaya ga mau kepindahan itu terjadi ya silahkan adu harga aja antara psis dan persebaya, tapi ya seperti biasa tanah kelahiran emang jadi pilihan utama dikala tim kelahiran juga sedang on trak nya," ungkap salah seorang netizen.
Kontributor : Moh. Afaf El Kurnia
Berita Terkait
-
Ucapkan Selamat Juara Piala Presiden 2022 ke Arema FC, Carlos Fortes Malah Disentil Suporter: Nyesel Nggak Tuh?
-
Jelang Liga 1, PSIS Semarang Ditahan Imbang Klub Promosi Liga 2 Persipa Pati
-
Resmi Gabung PSIS Semarang, Wahyu Tri Nugroho Bertekad Beri Bukti di Lapangan
-
Masih Milik Bajol Ijo, Persebaya Tepis Kabar Kiper Ernando Ari Hengkang
-
Jadwal Lengkap PSIS Semarang di Liga 1 2022/2023: Dibuka Lawan RANS Nusantara FC, Ditutup Lawatan ke Pulau Bali
Terpopuler
- Daftar Harga Motor Listrik dengan Subsidi Pemerintah, Ada yang Cuma Rp5 Jutaan!
- Nasib Berubah, Ini 4 Shio yang Panen Keberuntungan dan Rezeki pada 29 Juli 2026
- 5 Sepatu Lari Terbaik Harga Rp200 Ribuan, Nyaman Dipakai untuk Daily hingga Trail Run
- Sempat Nganggur Gegara Timnas Indonesia, Roberto Mancini Resmi Latih Italia
- Survei SMRC: Elektabilitas Gerindra Anjlok Tajam, Peluang Jadi Partai Nomor 1 Terancam
Pilihan
-
Kematian Sutrimo dan Rangkaian Kejanggalan yang Muncul dari Kampung Halaman
-
Pengintai Misterius dan CCTV Mendadak, Kejanggalan di Rumah Sutrimo
-
Banyak Air Galon Isi Ulang di Bangka Barat Belum Diuji, Amankah Dikonsumsi Setiap Hari?
-
Dicecar 23 Pertanyaan Penyidik KPK, Ini Kata Plt Bupati Sukoharjo
-
Cuma Sisa Rp200 Juta! Perampok Rp1,2 Miliar di Kalideres Diciduk Usai Habiskan 1 M Dalam 8 Hari
Terkini
-
Tak Cukup Putusan MK, PGRI Tagih Guru Jangan Dipaksa Menanggung Beban Tambahan
-
Presiden Prabowo Subianto Pimpin Akad 62 Ribu KPR FLPP, BRI Kian Perkuat Ekonomi Kerakyatan
-
Ini Kisah Mantri BRI Dampingi UMKM Talaud Tumbuh, Sampai Mampu Buka Lapangan Kerja
-
Jangan Asal Foto! Pemkot Jogja Bongkar Masalah di Balik Plang Malioboro Portable
-
Riset Doktor UNY Tawarkan Model Evaluasi Baru bagi Calon Guru Madrasah Ibtidaiyah