SuaraJogja.id - Salah satu surah dalam Al Quran yang perlu dibaca dalam sholat adalah Surah Al Bayyinah. Dalam Surah Al Bayyinah, muslim diajarkan untuk ikhlas selalu istiqomah di jalan Allah.
Surah Al-Bayyinah merupakan surah ke-98 dalam al Quran.
Surah ini terdiri atas 8 ayat, termasuk golongan surat-surat Madaniyah, diturunkan sesudah surah At-Talaq. Dinamai Al-Bayyinah atua dalam bahasa Indonesia berarti Pembuktian diambil dari perkataan Al-Bayyinah yang terdapat pada ayat pertama surat ini.
Dikutip dari Almahaj.or.id, Ada 7 tafsir dari Surah Al Bayyinah.
1. Penjelasan tentang penyimpangan-penyimpangan yang terdapat pada agama-agama sebelum Islam dan sesudahnya.
2. Orang-orang ahli kitab khususnya, bersabar menanti kedatangan Rasulullah SAW (untuk mengikuti ajarannya), karena mereka mengetahui bahwa di dalam agama mereka terdapat perubahan dan penyelewengan. Akan tetapi ketika Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam datang kepada mereka dengan membawa kebenaran, mereka pun berpecah-belah sebagian masuk Islam sebagian lainnya kafir.
3. Orang-orang ahli kitab diperintahkan untuk mentauhidkan Allah SWT dan menjauhi kesyirikan. Serta diperintahkan untuk meninggalkan agama mereka dan memeluk agama Islam ketika Muhammad SAW datang, sebagaimana yang telah disebutkan di dalam kitab-kitab mereka.
4. Agama yang lurus dan diridhai oleh Allah SWT adalah agama yang berdiri di atas tauhid serta mengajarkan shalat, zakat serta meninggalkan agama-agama selain Islam.
5. Balasan bagi orang yang tidak masuk Islam (setelah Rasulullah SAW datang) adalah seburuk-buruk pembalasan.
Baca Juga: LENGKAP Bacaan Surah An Nahl Ayat 1-128, Nikmat yang Diberikan Allah SWT Kepada Manusia
6. Orang yang beriman dan masuk Islam serta melaksanakan ajarannya, (pada hari kiamat nanti) akan mendapatkan sebaik-baik balasan yaitu keridhaan Allah SWT dan kekal di surga.
7. Keutamaan Khasy-yah (takut kepada Allah Azza wa Jalla ) membawa seseorang untuk ta’at kepada Allah Azza wa Jalla dan Rasul-Nya Shallallahu ‘alaihi wa sallam dengan melaksanakan perintah dan menjauhi larangan baik berupa keyakinan, perkataan maupun perbuatan.
Berikut bacaan Surah Al Bayyinah:
1. Lam yakunil ladziina kafaruu min ahlil kitaabi wal musyrikiina munfakkiina hataa ta’tiyahumul bayyinah.
Orang-orang yang kafir dari golongan Ahli Kitab dan orang-orang musyrik tidak akan meninggalkan (agama mereka) sampai datang kepada mereka bukti yang nyata,
2. Rosuulum minalloohi yatluu shuhufam muthohharoh.
Berita Terkait
-
Ibu Tewas dan Anak 1 Tahun Luka Parah Dibom Rudal Amerika di Tappeh Allah Akbar Iran
-
Demi Belajar Mengaji, Driver Ojol Yogyakarta Rela Tinggalkan Order Dua Jam Setiap Rabu
-
Di Balik Pemakaman Ali Khamenei: Simbol Agama dan Pesan Politik yang Menggema ke Dunia
-
Cedera Patah Kaki di Piala Dunia 2026, Ismael Kone Kirim Pesan Menyentuh: Allah Punya Rencana Indah
-
Ketika Hati Gelisah, Memburu Jiwa Tenang Menawarkan Jawabannya
Terpopuler
- Mengenal Lisda Cancer, Perwira Tinggi Polri yang Pensiun Tak Lama Usai Jadi Brigjen
- Skenario Timnas Indonesia Jika Imbang atau Kalah dari Vietnam di Piala AFF 2026
- Sunscreen Apa yang Bagus untuk Menghilangkan Flek Hitam di Wajah? Ini 3 Rekomendasi sesuai Review
- Fortuna Sittard Ogah Jual Justin Hubner ke Klub Super League
- 4 Shio Beruntung Hari Ini 4 Agustus 2026: Macan hingga Babi Berpeluang Dapat Kabar Baik
Pilihan
-
Pagar Besi di Mal-mal, Benarkah untuk Antisipasi Plot Kerusuhan Agustus?
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
-
Kematian Sutrimo dan Rangkaian Kejanggalan yang Muncul dari Kampung Halaman
-
Pengintai Misterius dan CCTV Mendadak, Kejanggalan di Rumah Sutrimo
Terkini
-
Murah, Mudah Didapat, Sulit Ditinggalkan, Kisah Kelam Mantan Pengguna Obat Keras di Jogja
-
Setoran Pajak Meroket, Kinerja BRI Kian Solid Berkat Sentuhan Danantara
-
Tanggulangi Kekeringan di Musim Kemarau, Kodim 0730/Gunungkidul Bangun 18 Titik Sumur Bor
-
Materi Pencegahan LGBTQ Masuk Sekolah, Pengamat Ingatkan Guru Jangan Menghakimi Siswa
-
Haraku Ramen Buka Gerai Pertama di Jogja, Cita Rasanya Dipuji Bupati Sleman: Cocok di Lidah!