SuaraJogja.id - Ketua Umum Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) Yahya Cholil Staquf memastikan, bendaharanya Mardani Maming akan menyerahkan diri kepada Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).
Gus Yahya, --panggilannya--, mengatakan, hingga kini pihaknya masih menunggu proses hukum yang sedang berjalan.
"Kita hormati saja proses hukumnya," ungkapnya, kala dijumpai di Universitas Islam Indonesia, Kapanewon Ngemplak, Kabupaten Sleman, Senin (26/7/2022).
Ia menambahkan, pihaknya tentu berharap Mardani Maming bisa menyerahkan diri kepada pihak KPK.
"Saya yakin dia akan menyerahkan diri," ujarnya
Saat ini, Mardani diketahui masih berstatus sebagai bendahara PBNU sembari menunggu hasil putusan hukum tetap dari pengadilan.
"Masih [bendahara]," ucapnya, kala ditanya wartawan tentang status kepengurusan Mardani di PBNU saat ini.
Diketahui, pada 2 Juni 2022 KPK memeriksa Bendahara PBNU Mardani Maming terkait izin usaha pertambangan (IUP) di Kabupaten Tanah Bumbu, Kalimantan Selatan (Kalsel).
Mardani diperiksa usai namanya disebut dalam sidang eks Kadis Pertambangan dan Energi Kabupaten Tanah Bumbu, Dwidjono Putrohadi di Pengadilan Tipikor Banjarmasin.
Baca Juga: Ketum PBNU K.H Yahya Cholil Staquf: Jangan Eksploitasi NU untuk Politik
Kontributor : Uli Febriarni
Berita Terkait
Terpopuler
- Kajian UGM: Durasi Pidato Prabowo Naik Tiga Kali Lipat, Ucapan Tidak Pantas Tercatat 311 Kali
- 3 Sepatu Puma Tanpa Tali yang Nyaman Buat Jalan, Bergaya hingga Lari
- Urutan Skincare Pagi Viva untuk Anti-Aging Usia 40 Tahun ke Atas, Rawat Kulit Awet Muda
- 5 HP OPPO Terbaru di Indonesia, dari Midrange Tangguh hingga Flagship Superior
- Buntut Panjang RI Pangkas Ekspor Gas, Bahlil Kini Ketakutan Impor Pertalite Distop Singapura
Pilihan
-
Salib Merah Besar ala Film 'Pesta Babi' Hiasi Demo Mahasiswa di Dukuh Atas, Ini Maknanya
-
Tertahan di Gedung UOB, Ketegangan Pecah Saat Mahasiswa Ngotot Tembus Bundaran HI
-
Lepas Jaket Almamater, Mahasiswa Melebur dalam Aksi di Bundaran HI
-
RM Soeharjo Djajengasmoro: Tokoh Penting Pemuda yang Didepak dari Kampus Sendiri karena Ijazah
-
'Partai Mahasiswa' Serbia Guncang Eropa! Kalahkan Rezim Lewat Pemilu
Terkini
-
Peringatan Dini Cuaca DIY: Kota Jogja hingga Sleman Berpotensi Hujan Petir
-
11 Pengasuh Day Care Little Aresha Divonis Maksimal 3 Tahun, Jauh di Bawah Tuntutan Jaksa
-
Kronologi Kericuhan Malioboro Usai Demo Sumpah Pemuda, Massa Tak Dikenal Serang Gedung DPRD DIY
-
Polda DIY Pastikan Malioboro Dalam Kendali Penuh Usai Kerahkan Water Cannon dan Gas Air Mata
-
Niat Liburan Berubah Mencekam: Cerita Keluarga Terjebak Demo Rusuh Malioboro hingga Dievakuasi