SuaraJogja.id - Hingga saat ini istri Irjen Ferdy Sambo masih belum berstatus sebagai terlindung oleh Lembaga Perlindungan Saksi dan Korban (LPSK). Pasalnya pemohon atau yang bersangkutan belum bisa dimintai keterangan atau dilakukan asesmen lebih lanjut.
Ketua LPSK Hasto Atmojo Suroyo menegaskan bahwa LPSK memerlukan pemohon yang mengajukan perlindungan dalam hal ini istri Irjen Ferdy Sambo untuk dilakukan asesmen secara langsung. Sehingga tidak bisa diwakilkan oleh pihak-pihak lain.
"Ya kita, gini informasi atau keterangan-keterangan seseorang yang mengajukan permohonan terutama berkaitan dengan kondisi psikologis, kemudian keperluan-keperluan informasi yang berkaitan dengan investigasi itu kan sebenarnya tidak bisa diwakilkan. Jadi yang bersangkutan sendiri yang harus memberikan keterangan," kata Hasto, Selasa (2/8/2022).
Diketahui istri Irjen Ferdy Sambo, Putri Candrawathi atau Ibu P. Putri telah mengajukan permohonan perlindungan pada 13 Juli 2022. Perlindungan itu terkait dengan kasus tewasnya Brigadir J.
"Kemarin pengacaranya sudah datang bahkan psikolog yang sudah menangani yang selama ini juga ikut datang. Tapi kami tetap menyatakan bahwa LPSK tetap harus melakukan asesmen psikologi sendiri pada yang bersangkutan," terangnya.
Ditanya terkait pemanggilan ulang, kata Hasto, masih terus mencoba berkomunikasi lebih lanjut dengan pihak terkait. Namun memang pihaknya belum dapat memastikan kapan pemanggilan itu akan dilakukan lagi.
Ia menyatakan asesmen psikologi yang dilakukan oleh LPSK bukan sekadar menggali fakta-fakta psikologis atau trauma yang bersangkutan.
"Nah asesmen psikologi yang dilakukan oleh LPSK ini bukan sekadar untuk menemukan fakta-fakta psikologis trauma dalam bentuk bantuan terhadap saksi maupun korban tetapi lebih ditempatkan sebagai bagian dari investigasi," ungkapnya.
"Jadi kita akan lacak nanti, kalau seseorang mengalami trauma, traumanya karena apa. Apa karena kekerasan seksual, atau karena pemberitaan kalian hehe atau karena persoalan-persoalan lain. Ini akan kita gali," sambungnya.
Baca Juga: Tim Khusus Polri Tunda Pemaparan Hasil Uji Balistik Penembakan Brigadir J
Diketahui Brigadir J sebelumnya tewas ditembak oleh Bharada E di rumah dinas Ferdy Sambo di kawasan Duren Tiga, Jakarta Selatan, pada Jumat (8/7/2022) sekitar pukul 17.00 WIB. Brigadir J merupakan sopir istri, Ferdy Sambo. Sedangkan, Bharada E merupakan ajudan daripada Ferdy Sambo.
Tiga hari setelah kejadian, Karopenmas Divisi Humas Polri Brigjen Ahmad Ramadhan menyebut Bharada E menembak Brigadir J karena diduga melecehkan istri Kadiv Propam.
"Berdasarkan keterangan dan barang bukti di lapangan bahwa Brigadir J memasuki kamar pribadi Kadiv Propam dan melecehkan istri Kadiv Propam dengan todongan senjata,” kata Ramadhan dalam keterangannya, Senin (11/7/2022) malam.
Sebelum terjadi penembakan, kata Ramadhan, Bharada E mendengar istri Kadiv Propam berteriak. Dia menuju sumber teriakan tersebut yang berasal dari kamar istri Kadiv Propam.
Ketika itu, Bharada E mendapati Brigjen J yang panik melihat kedatangannya. Sampai pada akhirnya, Ramadhan menyebut Brigjen J melesatkan tembakan ke arah Bharada E.
"Brigadir J melepaskan tembakan sebanyak 7 kali, Bharada E membalas mengeluarkan tembakan sebanyak 5 kali,” tutur Ramadhan.
Berita Terkait
-
Istri Ferdy Sambo Jadi Saksi Kunci Tewasnya Brigadir J, Komnas HAM: Hanya Ibu Putri yang Bisa Beri Keterangan
-
Polri Tanggapi soal Kabar Irjen Ferdy Sambo Masih Jabat Kepala Satgassus
-
Pemeriksaan Senjata Kasus Brigadir J Ditunda Jadi Jumat, Komnas HAM: Masih Menyiapkan Bahan
-
Kasus Tewasnya Brigadir J, Timsus Polri Periksa Ahli dari Labfor, INAFIS hingga Dokter Forensik Hari Ini
Terpopuler
- 5 Moisturizer yang Cocok untuk Kulit Kering dan Kusam di Usia 40 Tahun ke Atas
- 4 HP Kamera 200 MP Under Rp5 Juta untuk Foto dan Video Kualitas Tinggi
- Djarum Digeledah KPK, Publik Ramai Kaitkan dengan Isu Haji Isam dan DBS
- 5 Sunscreen untuk Kulit Kering dan Kusam di Usia 40 Tahun ke Atas
- 4 Shio Paling Beruntung 29 Oktober 2026: Bisnis Lancar dan Finansial Aman
Pilihan
-
Resmi, MA Putuskan Suket Penyetaraan Ijazah Gibran Tidak Sah
-
Kembangkan AURA, Suara.com Raih AMSI Awards 2026 di Bidang Inovasi Produk dan Pemanfaatan AI
-
Salib Merah Besar ala Film 'Pesta Babi' Hiasi Demo Mahasiswa di Dukuh Atas, Ini Maknanya
-
Tertahan di Gedung UOB, Ketegangan Pecah Saat Mahasiswa Ngotot Tembus Bundaran HI
-
Lepas Jaket Almamater, Mahasiswa Melebur dalam Aksi di Bundaran HI
Terkini
-
Coach Justin Nilai AXIS Nation Cup Buka Jalan Talenta Muda ke Level Profesional
-
Gratis! Grand Final AXIS Nation Cup 2026 Hadirkan 16 Tim dan Deretan Artis
-
Pasca Ramai Seruan Boikot, RANS Carnival di Maguwoharjo Ditinggal Musisi dan UMKM
-
Polresta Sleman Sita 561 Botol Miras Ilegal Selama Oktober 2026
-
Tak Ingin Sakiti Hati Warga Jogja, OM Wawes Pilih Batal Manggung di RANS Carnival