SuaraJogja.id - Insiden kecelakaan antara dua sepeda motor terjadi di Jalan Balong Degolan tepatnya di depan Jogya-Taurism center, Dusun Ketulan, Kalurahan Candibinangun, Kapanewon Pakem, Kabupaten Sleman, Rabu (3/8/2022). Dua pengendara dari lima orang yang terlibat kecelakaan dilaporkan meninggal dunia.
Kasat Lantas Polres Sleman, AKP Anang Tri Novian menyebutkan peristiwa tersebut terjadi sekitar pukul 19.45 WIB. Anang menambahkan tiga pengendara lainnya mengalami luka-luka dan saat ini dalam perawatan di rumah sakit.
"Benar terjadi kecelakaan petang tadi, dua orang mengalami cidera kepala berat," ujar Anang dikonfirmasi wartawan, Rabu.
Ia melanjutkan insiden tersebut melibatkan dua kendaraan motor berjenis Kawasaki Blade berplat nomor AB 6939 ZS dan Suzuki FU dengan nomor polisi AB 6514 AG.
Anang menjelaskan dua korban meninggal dunia antara lain, Sgiyanto (47) warga Pakem, Sleman. Selanjutnya Syarifudin (21) warga Grabak, Magelang, Jawa Tengah.
"Keduanya mengalami cedera kepala berat dan masing-masing dilarikan ke RS Sardjito," kata Anang.
Sementara tiga korban lain, yakni Supriyanti (32) dan Rehan Bisma Aditya (7) yang berboncengan di motor Kawasaki Blade mengalami luka-luka dan dirawat di RS Panti Nugroho Yogyakarta.
"Satu penumpang lainnya, Khanifudin usia 19 tahun mengalami patah tulang kaki dan tangan kanan hingga lecet di bagian wajah juga dirawat di RS Panti Nugroho Yogyakarta," katanya.
Kronologi kecelakaan tersebut bermula dari motor Kawasaki Blade yang dikemudikan Sugiyanto melaju dari arah timur ke barat bermaksud membelok ke kanan. Bersamaan dengan itu dari arah berlawanan (Barat ke timur) melaju motor Suzuki FU yang dikemudikan Syarifudin dengan kecepatan tinggi.
Baca Juga: Mobil Ringsek Parah, Bella Shofie Menangis Beberkan Kronologi Kecelakaan Orangtuanya
"Karena jarak keduanya sudah dekat sehingga terjadi benturan dan menyebabkan terjadinya kecelakaan lalu lintas tersebut," kata Anang.
Akibat kecelakaan itu, para pengemudi terlempar di lokasi. Warga setempat langsung menghubungi pihak polisi dan dan meminta bantuan tenaga kesehatan.
Dua kendaraan tersebut mengalami ringsek di bagian depan. Beberapa diantaranya shock breker motor ikut bengkok.
Anang mengimbau kepada pengendara tetap waspada saat berkendara. Terjadinya kecelakaan ini bisa dihindari dengan saling menjaga dan meningkatkan kehati-hatian ketika di jalan raya.
Berita Terkait
-
Promosi Jelang GIIAS 2022, Mazda Dicibir Warganet soal Inden
-
Balap 'Street Race' Buat Pecinta Motor akan Digelar di Medan, Ini Lokasinya
-
Motor Triumph Harga Terjangkau Disinyalir Siap Mengaspal Tahun Depan, Begini Bocorannya
-
Seorang Wanita Tewas Setelah Jatuh dari Kereta Gantung, Diduga Sebagai Tindak Bunuh Diri
-
Turut Berduka atas Meninggalnya Suporter PSS, Ketum PSSI: Semoga Ini yang Terakhir
Terpopuler
- Promo Indomaret 12-18 Maret: Sirup Mulai Rp7 Ribuan, Biskuit Kaleng Rp15 Ribuan Jelang Lebaran
- 5 Mobil Bekas Irit Bensin Pajak Murah dengan Mesin 1000cc: Masa Pakai Lama, Harga Mulai 50 Jutaan
- 45 Kode Redeem FF Max Terbaru 13 Maret 2026: Kesempatan Raih ShopeePay dan Bundel Joker
- 26 Kode Redeem FF 13 Maret 2026: Bocoran Rilis SG2 Lumut, Garena Bagi Magic Cube Gratis
- Apa Varian Tertinggi Isuzu Panther? Begini Spesifikasinya
Pilihan
-
Kabar Duka, Jurgen Habermas Filsuf Terakhir Mazhab Frankfurt Meninggal Dunia
-
Korut Tembakkan 10 Rudal Tak Dikenal ke Laut Jepang, Respons Provokasi Freedom Shield
-
Amukan Si Jago Merah Hanguskan 10 Rumah dan 2 Lapak di Bintaro
-
Teror Beruntun di AS: Sinagoge Diserang, Eks Tentara Garda Nasional Tembaki Kampus
-
KPK OTT Bupati Cilacap, Masih Berlangsung!
Terkini
-
Program Gentengisasi Buka Peluang Baru bagi UMKM Bahan Bangunan
-
BRI Perkuat Layanan Lebaran Lewat BRImo, ATM, dan Jaringan Agen BRILink
-
Kuasa Hukum Sri Purnomo Sebut Tuntutan 8,5 Tahun Penjara Bentuk Frustrasi Jaksa
-
Sri Purnomo Dituntut 8,5 Tahun Penjara atas Kasus Dugaan Korupsi Dana Hibah Pariwisata Sleman
-
Waspada Longsor hingga Banjir di Sleman: Ini Lokasi Rawan Bencana yang Harus Dihindari Pemudik