Jumlah kerugian materi yang dialami korban dari pembobolan 17 ATM mencapai sekitar lebih dari Rp43 juta.
Menurut keterangan tersangka, uang curian sudah habis untuk foya-foya dan membayar rental mobil.
"Tersangka kami tangkap di wilayah Bandung, Jawa Barat.
Menanggapi kejadian nahas yang menimpa perusahaannya, Dirut BPD DIY Santoso Rohmad menyatakan, seluruh bank sebetulnya sudah melakukan pengamanan sesuai standar. Demikian juga pengamanan secara fisik, telah dilakukan mengikuti standar.
Hanya saja, ia masih belum mengetahui, apakah akal yang dilakukan para tersangka hanya bisa diterapkan di ATM dengan merk tertentu atau bisa dilakukan di merk ATM lainnya.
"Karena merk mesin ini [merk yang digunakan untuk ATM BPD DIY] juga masih digunakan oleh bank lain," terangnya.
Selain itu, diketahui pada saat pembobolan berlangsung, persoalan di ATM-ATM tertentu juga terpantau dalam sistem pusat kontrol.
Situasi itu diikuti dengan cek fisik, mendatangi ATM yang terpantau bermasalah.
"Saat itu ketahuan, kami lapor ke kepolisian," tuturnya.
Baca Juga: Rusuh Antarsuporter di Gejayan dan Jombor, Polda DIY Bantah Kabar Ada Korban Jiwa
Santoso mengapresiasi kinerja kepolisian yang telah menangkap pelaku pembobol ATM dalam waktu tidak lebih dari dua hari.
"Kami juga senantiasa meningkatkan sistem keamanan di internal kami, baik itu keamanan secara sistem maupun fisik ATM-ATM kami yang tersebar di seluruh DIY," imbuh dia.
"Masyarakat tidak perlu lagi ada keraguan untuk keamanan bertransaksi di ATM. Kejadian ini relatif modus baru, yang mungkin perlu diwaspadai teman-teman perbankan," pesan Santoso.
Modus Baru, Begini Teknik Empat Tersangka Curi Uang ATM
Wakil Direskrimum Polda DIY AKBP Tri Panungko mengungkap, dari tiap titik ATM yang dibobol empat pelaku, rerata mereka mengambil uang sebanyak Rp3 juta.
"Untuk rentang waktu aksi dari 15 TKP itu kurang lebih enam jam. Memang bervariatif, mungkin tergantung dari cara kerja mesin ATM pada saat pelaku melakukan aksinya," jelas dia.
Berita Terkait
Terpopuler
- Eks Kepala BGN Dadan Hindayana Dijemput Kejagung, 2 Lainnya Dikejar untuk Ditangkap
- Eks Kepala BGN Dadan Hindayana Diperiksa Kejagung, Lodewyk Pusung dan Sony Sanjaya Ikut Diciduk
- 5 Motor yang Jadi Mimpi Buruk Mekanik, Montir Langsung Pura-Pura Sibuk
- realme C100i Jadi Andalan Anak Muda, Baterai Awet 6 Tahun dan Reverse Charging
- 5 HP dengan Kamera Telefoto Terbaik untuk Konten Media Sosial
Pilihan
-
Mengejutkan! Ini Pesan Terakhir Wamen Imipas Silmy Karim Sebelum Dicari KPK Terkait OTT Imigrasi
-
Siasat Dadan Hindayana Cs Korupsi MBG: Pakai Yayasan Sendiri, Sedot Miliaran Rupiah Tiap Hari!
-
Momen Unik Penahanan Dadan Cs, Satu Tersangka Tertinggal Mobil Tahanan hingga 'Dikepung' Wartawan
-
Pakai Rompi Pink dan Diborgol, Kejagung Resmi Tahan Eks Kepala BGN Dadan Hindayana Cs
-
Drama 'Penjemputan' Dadan Hindayana Cs, Ada yang Sempat Lari ke Jabar
Terkini
-
Tangisan Haru Pengemudi! Bentor di Jogja Dimusnahkan dan Diganti Becak Listrik
-
Sultan HB X Buka Suara Kasus Korupsi Lurah Condongcatur, Jika Dibiarkan, Tanah Kas Desa Bisa Habis
-
Dugaan Praktik Penahanan Ijazah Siswa Kembali Muncul, SMAN 2 Jogja Bantah, Inspektorat Investigasi
-
Kadin Sleman Sambut Reaktivasi Bandara Adisutjipto, Diyakini Bangkitkan Mesin Ekonomi Sleman
-
Ratusan Driver Gojek Yogyakarta Turun ke Jalan, Loyalitas pada Sosok yang Dianggap Mengubah Nasib