SuaraJogja.id - YUD (26) harus berurusan dengan jajaran Unit Reskrim Polsek Mlati, Kabupaten Sleman, usai dilaporkan mencuri uang dan telepon genggam (HP) di sebuah kios tempat potong rambut, kawasan Sinduadi, Kapanewon Mlati.
Kapolsek Mlati, Komisaris Polisi (Kompol) Andhies F Utomo mengatakan, tersangka nekat mencuri lantaran sakit hati kepada mantan atasannya dahulu.
"Dia mantan karyawan, resign," kata dia, Senin (8/8/2022).
Pencurian yang dilakukan YUD akhirnya diketahui, setelah diawali oleh FIND (23), karyawan tempat potong rambut tersebut masuk ke tempat kerja pada akhir Juni 2022 lalu.
Saat itu, FIND mendapati HP yang biasa digunakan operasional tempat usaha dan uang tunai di dalam laci senilai Rp5,5 juta raib dari tempatnya.
Kemudian, ia melapor ke Mapolsek Mlati. Lewat sejumlah langkah yang diambil petugas, YUD kemudian dapat ditangkap, saat berada di Kemantren Tegalrejo, Kota Jogja. YUD diketahui merupakan warga setempat.
Selain menangkap tersangka, petugas juga menyita sejumlah barang bukti seperti HP dan uang Rp3,3 juta.
Jajaran Unit Reskrim juga menyita satu cermin, shaver, detailer, pecatu daya, tas cangklong. Serta sepeda motor yang digunakan pelaku sebagai sarana mencuri.
Kanit Reskrim Polsek Mlati, AKP Bowo Susilo mengatakan, tersangka mencuri di bekas tempat kerja yang bersangkutan, dengan sebelumnya mencari jasa tukang kunci secara daring.
Baca Juga: Jupri Kepepet, Curi Uang Rp 6 Ribu di Toko Orang Kini Harus Mendekam di Penjara Polisi Probolinggo
"Ia mengaku sebagai karyawan tempat potong rambut tersebut dan kehilangan kunci. Setelah pintu terbuka, kemudian ia mengambil HP," ucapnya.
Untuk membuka kunci laci tempat penyimpanan uang, tersangka menggunakan semprotan cairan khusus selanjutnya memasukkan kawat ke lubang kunci laci.
"Makanya [karena pakai kunci ganda dan cairan khusus] tidak ada kerusakan di TKP," tuturnya.
Jumlah uang yang disita petugas tak sama dengan nominal yang dicuri, sebab tersangka sudah menggunakannya sebanyak Rp2,2 juta.
"Untuk membeli cermin, shaver dan peralatan cukur lainnya. Menurut pengakuannya, pelaku akan membuka tempat cukur," lanjut Bowo.
YUD disangkakan pasal 363 KUH Pidana ayat 1 ke 5 (e) tentang pencurian dengan pemberatan.
Berita Terkait
-
Polisi Tangkap 3 Pencuri Brankas Emas di Medan Tembung
-
Hujan Lebat dan Angin Kencang Terjang Pandeglang, Kios Pedagang di Carita Hancur
-
Jupri Kepepet, Curi Uang Rp 6 Ribu di Toko Orang Kini Harus Mendekam di Penjara Polisi Probolinggo
-
Diduga Lupa Matikan Kompor, Kios Handphone di Purbalingga Terbakar, Ibu dan Anak Tewas Terjebak Api
-
Pelaku Curanmor Kunci Korban dari Luar, Satu Unit Motor dan Uang Digasak
Terpopuler
- 5 Moisturizer yang Cocok untuk Kulit Kering dan Kusam di Usia 40 Tahun ke Atas
- 4 HP Kamera 200 MP Under Rp5 Juta untuk Foto dan Video Kualitas Tinggi
- 5 Lipstik Wardah yang Tahan Lama Saat Hujan dan Tidak Mudah Luntur Saat Makan
- 3 Sepatu Lari Lokal untuk Full Marathon, Ini Spesifikasi dan Harganya
- Sering Dijual Lebih Murah, Apakah Sepatu di Sports Station Ori?
Pilihan
-
Resmi, MA Putuskan Suket Penyetaraan Ijazah Gibran Tidak Sah
-
Kembangkan AURA, Suara.com Raih AMSI Awards 2026 di Bidang Inovasi Produk dan Pemanfaatan AI
-
Salib Merah Besar ala Film 'Pesta Babi' Hiasi Demo Mahasiswa di Dukuh Atas, Ini Maknanya
-
Tertahan di Gedung UOB, Ketegangan Pecah Saat Mahasiswa Ngotot Tembus Bundaran HI
-
Lepas Jaket Almamater, Mahasiswa Melebur dalam Aksi di Bundaran HI
Terkini
-
Menjaga Berkah di Dapur Subuh: Perjalanan Inspiratif Penjual Dimsum yang Berhasil Mandiri Finansial
-
Dugaan Ormas Dibenturkan dengan Demonstrans saat Kerusuhan Malioboro, Sultan Klaim Tak Tahu
-
Dua Peserta Demo di Malioboro Sempat Hilang, LBH Laporkan Sudah Pulang
-
Jadi Bank Beraset di Atas Rp500 Triliun, BRI Raih Empat Penghargaan Bergengsi Pada 2026
-
Puncak AXIS Nation Cup 2026 Segera Tiba, Tim Futsal SMA Terbaik Siap Adu Kekuatan