Pemain Timnas Indonesia U-16, Nabil Asyura (kiri). [ANTARA FOTO/Andreas Fitri Atmoko]
"Jangan sampai terlena kalau kita menyerang menguasai bola tapi kita lupa bagaimana organisasi bertahan. Mereka tim yang bagus, memiliki organisasi bagus dan militan juga dan kita harus antisipasi semuanya," tegasnya.
Ditambahkan Bima, meminimalisir kesalahan sendiri juga penting untuk diingat oleh para pemain muda Indonesia. Didukung dengan kesabaran dalam melakukan serangan dan bertahan.
"Dengan main lebih sabar, main lebih rapi lagi. Kemudian jangan membikin kesalahan-kesalahan yang enggak perlu, enggak penting," ujarnya.
Berita Terkait
Terpopuler
Pilihan
-
Balas Rhoma Irama, LMKN Jelaskan Akar Masalah Royalti Musik Dangdut Jadi Rp25 Juta
-
Buat Kaum dengan Upah Pas-pasan, Nabung dan Investasi Adalah Kemewahan
-
Resmi! Liliek Prisbawono Jadi Hakim MK Gantikan Anwar Usman
-
Apartemen Bassura Jadi Markas Vape Narkoba, Wanita Berinisial E Diciduk Bersama Ribuan Barang Bukti!
-
Mendadak Jakarta Blackout Massal: Sempat Dikira Peringatan Hari Bumi, MRT Terganggu
Terkini
-
Standar Global untuk BRImo, BRI Raih Sertifikasi ISO/IEC 25000
-
Babak Baru Kasus Korupsi Dana Hibah Pariwisata Sleman: Jejak Digital Seret Tersangka Baru
-
Ancaman BBM Naik Akibat Perang, Kurir Paket dan Ojol di Yogyakarta Kian Terhimpit
-
UGM-Bank Mandiri Taspen Lanjutkan Kemitraan, Siapkan Talenta Muda dan Literasi Pensiun
-
BRI Umumkan Dividen Rp52,1 Triliun, Didukung Laba Rp56,65 Triliun