SuaraJogja.id - Ibadah salat harus menghadap kiblat dengan benar, yakni menghadap ke kiblat atau ke Ka’bah. Namun, baru-baru ini warganet dikejutkan dengan potret jemaah salat yang melaksanakan ibadah salat di arah yang berbeda-beda.
Biasanya di Indonesia ibadah salat dilaksanakan menghadap ke arah kiblat. Hal ini membuat kegiatan salat menghadap di arah yang sama, sehingga walaupun ibadah dilakukan di berbagai tempat dan dilakukan berjemaah atau sendiri-diri, semuanya menghadap ke kiblat atau barat.
Informasi arah kiblat pun pada umumnya sudah dijelaskan di area-area umum, atau tempat ibadah. Bahkan ada aplikasi khusus yang dapat membantu pengguna untuk mencari arah kiblat dengan benar.
Berbicara mengenai kiblat baru-baru ini warganet dihebohkan dengan video jemaah salat yang berbeda-beda kiblat. Dalam video yang diunggah oleh akun Instagram @indonesiamengaji.id, tampak jemaah salat yang salat menghadap 2 arah kiblat yang berbeda.
Untungnya akun ini pun menjelaskan penyebab hal tersebut dapat terjadi. Ternyata kejadian ini berlangsung di sebuah mushola kapal laut. Awalnya ketika masuk waktu salat kapal masih dalam posisi bersandar sehingga mereka menghadap kiblat mengacu pada acuan kiblat di mushola.
Akan tetapi, ketika jemaah yang salat belum selesai kapal berangkat dan petugas kapal menginformasikan kalau terjadi perubahan arah kiblat, karena pergerakan kapal.
Alhasil jemaah selanjutnya pun salat mengikuti arah kiblat yang disesuaikan dengan arah kapal.
Dampaknya membuat kapal memiliki jemaah yang arah kiblatnya berbeda-beda.
“Kejadiannya di mushola sebuah kapal, awalnya ketika masuk waktu salat, Kapal masih bersandar di pelabuhan Merak, tak lama kapal berangkat dan ada petugas yang menginformasikan arah kiblat disesuaikan untuk yang baru salat,” bunyi keterangan video.
Baca Juga: Cara Menentukan Arah Kiblat dengan HP, Cek Sekarang Matahari di Atas Kabah
Kondisi jemaah salat yang arah kiblatnya berbeda-beda ini pun viral di Instagram. Warganet yang menyaksikan video ini pun memberikan pendapat mengenai fenomena ini.
“Yang perlu dijaga saat niat dan takbiratul ihram posisi sholat menghadap kiblat. Setelah itu kapal bergerak ke arah manapun salat. Informasi setiap perubahan arah kiblat oleh pihak perkapalan sudah bagus,” ucap warganet.
“Kalo dalam kendaraan yang selalu berubah ubah posisinya si tidak ada permasalahan. Yang Jadi permasalahan adalah yang gak salat,” tutur warganet.
“Dua-duanya insya allah diterima,” balas warganet.
“Yang salah yang gak salat,” sindir warganet.
Video jemaah salat yang kiblatnya berbeda-beda ini pun mendapatkan 18 ribu lebih likes dari warganet di Instagram.
Berita Terkait
-
Cara Menentukan Arah Kiblat dengan HP, Cek Sekarang Matahari di Atas Kabah
-
Cara Cek Arah Kiblat, Hari Ini Matahari di Atas Kabah
-
Besok 15 Juli Matahari Akan Berada di Atas Kakbah, Waktu Tepat Untuk Cek Arah Kiblat
-
Jemaah Salat Subuh Penasaran Dengar Suara Mirip Kucing Dekat Mimbar Masjid, Saat Diperiksa Ternyata Bayi Masih Hidup
-
Cara Menentukan Arah Kiblat Pakai Google Maps, Ada Pergeseran 15 dan 16 Juli
Terpopuler
- 4 HP RAM 8 GB Harga di Bawah Rp1,5 Juta: Kamera Bagus, Performa Juara
- Link Gratis Baca Buku Broken Strings, Memoar Pilu Aurelie Moeremans yang Viral
- 28 Kode Redeem FC Mobile Terbaru 10 Januari 2026, Ada 15.000 Gems dan Pemain 111-115
- 4 Mobil Bekas Rp50 Jutaan yang Ideal untuk Harian: Irit, Gesit Pas di Gang Sempit
- 5 Cat Rambut untuk Menutupi Uban: Hasil Natural, Penampilan Lebih Muda
Pilihan
-
Akun RHB Sekuritas Milik Wadirut Dijebol, Ada Transaksi Janggal 3,6 Juta Saham BOBA
-
Danantara Janji Bangkitkan Saham Blue Chip BUMN Tahun Ini
-
Gurita Bisnis Adik Prabowo, Kini Kuasai Blok Gas di Natuna
-
Klaim "Anti Banjir" PIK2 Jebol, Saham PANI Milik Aguan Langsung Anjlok Hampir 6 Persen
-
Profil Beckham Putra, King Etam Perobek Gawang Persija di Stadion GBLA
Terkini
-
Garin Nugroho Singgung Peran Pemerintah: Film Laris, Ekosistemnya Timpang
-
Soal Rehabilitasi Lahan Pascabencana di Sumatra, Kemenhut Butuh Waktu Lebih dari 5 Tahun
-
Rotasi Sejumlah Pejabat Utama di Polda DIY, Ini Daftarnya
-
Sampah Organik Milik Warga Kota Jogja Kini Diambil Petugas DLH, Simak Jadwalnya
-
DPUPKP Catat 47 Hektare Kawasan Kumuh di Kota Jogja, Mayoritas di Bantaran Sungai