SuaraJogja.id - Timnas Indonesia dijadwalkan hanya akan menghadapi Curacou dalam uji tanding di ajang FIFA Matchday bulan September 2022 mendatang.
Hal itu disampaikan langsung oleh Yunus Nusi selaku Sekretaris Jenderal (Sekjen) PSSI. Menurutnya Curacou akan menjadi lawan tanding Timnas Indonesia di FIFA Matchday yang akan datang.
Menurut Yunus Nusi, anak asuh Shin Tae-yong pada FIFA Matchday akan melakoni pertandingan melawan Curacou sebanyak dua kali pertandingan.
"Iya, Timnas Indonesia hanya akan melawan Curacao, nanti dua kali main dengan Curacao," ungkap Yunus Nusi.
Curacou merupakan negara yang berada di peringkat ke-84 FIFA. Negara tersebut saat ini tergabung dalam Konfederasi Amerika Tengah dan Utara, yakni CONCACAF.
Lawan Indonesia di FIFA Matchday yang akan berlangsung 19-27 September 2022 sesuai dengan apa yang dikehendaki oleh pelatih Timnas Indonesia.
Shin Tae-yong dari jauh-jauh hari mengungkapkan permintaannya kepada PSSI untuk mencarikan lawan tanding yang secara ranking FIFA ada di peringkat 100 besar.
Keinginan pelatih asal Korea Selatan itu merupakan bagian dari persiapan Timnas Indonesia dalam membentuk tim yang kuat untuk proyeksi Piala Asia 2023 mendatang.
Curacou yang akan menjadi lawan tanding Timnas Indonesia di FIFA Matchday bulan September mendatang tak luput dari perhatian netizen.
Baca Juga: Profil Guam, Lawan Pertama Timnas Indonesia U-16 di Kualifikasi Piala Asia
Banyak yang memberikan komentar terkait lawan Indonesia yang hanya satu negara, padahal sejak jauh hari PSSI memberikan pernyataan bahwa skuat Garuda akan melakoni uji coba dengan dua negara di FIFA Matchday.
"Kata nya 2,3 negara, malah,, y sudahlah nama nya jga latihan," ungkap salah seorang netizen.
"Mau naikin rangking fifa atau persiapan piala asia bos, tapi persiapan kok ganiat cuma 1 lawan aja," ujar netizen yang lain.
"Ngapain cuman lawan 1 aja? Ya tolong lah datangkan belanda lagi kayak 2013 dulu," kata netizen lainnya.
"Kalau blum dikonfirmasi pihak Federasi Curacao dulu, msih blum percaya aja," ucap netizen satunya.
"Alhamdulillah disyukurin aja tetap ada pertandingan....dengan level sepakbola kita gak gampang kita lawan negara2 kuat," kata netizen lain.
Berita Terkait
Terpopuler
- Guru Besar UII: Publik Tak Cukup Tuntut Maaf, Layak Layangkan Mosi Tidak Percaya pada Prabowo
- Sayembara Rp10 Juta Dedi Mulyadi Dikritik UGM, Dinilai Cermin Gagalnya Negara Jamin Keamanan
- Tak Terima Disita, Pemilik Emas dan Uang Sitaan Kejagung di Kasus Febrie Bakal Ajukan Praperadilan
- Serum Viva untuk Flek Hitam Warna Apa? Ini 2 Varian Terbaiknya
- 5 Rekomendasi Parfum Aroma Vanilla di Alfamart, Wangi Mewah Tahan Lama untuk Harian
Pilihan
-
Adik Kim Jong un ke Indonesia Cs: Hei Antek-antek Asing, Stop Jadi Corong Bayaran AS
-
Melania Trump Hendak Dibunuh saat Belanja Baju, Ada 'Orang Dalam' Berkhianat
-
Bayi 'Putri Duyung' Lahir di OKI, Apa Itu Sirenomelia yang Membuat Kakinya Menyatu?
-
Bukan Sekadar Urusan Nasi Uduk di Matraman, 'Waspada Skenario Kerusuhan Agustus 2026'
-
Penjaga Rumah Febrie Adriansyah Ditemukan Tewas, Mulut dan Hidung Berbusa
Terkini
-
Praperadilan Dikabulkan, Penetapan Tersangka Raudi Akmal Dinyatakan Cacat Hukum
-
Dorong Ekonomi, Volume Transaksi Merchant BRI Raih Rp67,9 Triliun
-
Siswa Non Muslim di Jogja Diperlakukan Diskriminatif Saat Pelajaran Agama, Tak Punya Ruangan Tetap
-
Perry Warjiyo Mundur dari Bank Indonesia, Ekonom Sebut Tekanan Rupiah Bakal Membesar
-
Sidang Praperadilan Memanas, Hakim Pertanyakan Dasar Kejari Tetapkan Raudi Akmal Tersangka