SuaraJogja.id - Seorang warga Notoprajan, Ngampilan, Kota Yogyakarta meninggal usai bermain tenis meja atau pingpong pada Selasa (16/8/2022) pagi. Sebelum menghembuskan napas terakhir warga berinisial JN (52) itu sempat mengeluh merasakan masuk angin.
Kasi Humas Polresta Yogyakarta, AKP Timbul Sasana Raharjo menuturkan kronologi bermula saat korban tengah bermain pingpong di camp Persatuan Tenis Meja (PTM) Garuda Perkasa yang berada di Utara Masjid Taqwa Suronatan, Ngampilan, Kota Yogyakarta pada Selasa (16/8/2022) sekitar pukul 08.30 WIB pagi.
Korban saat itu bermain pingpong bersama dua orang rekannya. Mereka bermain dengan tujuan untuk berolahraga bersama warga Suronatan.
"Kemudian setelah bermain pimpong korban istirahat duduk di kursi selatan meja pingpong sambil bernapas ngos-ngosan," kata Timbul dikonfirmasi awak media, Selasa (16/8/2022).
Melihat kondisi korban tersebut, dua orang rekannya tadi memberikan air putih. Namun tak berselang lama tiba-tiba korban langsung terjatuh dari kursinya.
"Saat itu korban duduk di kursi lalu tiba-tiba jatuh dari kursi dan tidak bernapas lagi," ujarnya.
Berdasarkan keterangan dari keluarga, disampaikan Timbul bahwa korban sebelumnya sempat merasa masuk angin. Selain itu korban juga memiliki riwayat penyakit asam lambung.
"Hasil pemeriksaan dari dokter Puskesmas Ngampilan, korban dinyatakan meninggal dunia karena sakit," imbuhnya.
Mendapatkan laporan tersebut jajaran Polsek Ngampilan langsung mendatangi lokasi untuk melakukan identifikasi lebih lanjut. Termasuk berkoordinasi dengan pihak puskesmas untuk melakukan pemeriksaan medis.
Baca Juga: Ada Fans yang Meninggal Dunia, Jefri Nichol Menangis
Berita Terkait
Terpopuler
- Istana Diminta Istirahatkan Qodari atau Demo Mahasiswa Bisa Makin Besar
- Ciri-Ciri Sepatu Berbahan Kulit Babi, Kenali sebelum Membeli
- 4 Sepatu Jalan Kaki Lokal Terbaik Harga Rp300 Ribuan Sesuai Review, Kualitas Jempolan
- 4 Pompa Air Kedalaman 20 Meter ke Atas, Hemat Listrik dan Tekanan Air Stabil
- Roy Suryo Ditangkap di Bintaro Terkait Kasus Ijazah Palsu Jokowi, Sempat Diancam Borgol
Pilihan
-
Salah Sasaran Evaluasi: Menilai Program MBG Lewat Respons Anak Itu Absurd
-
Dasco di Mobil Komando Aksi: Aspirasi Kawan-kawan Sudah Disampaikan, Hidup Mahasiswa!
-
Bukan Sekadar Karaoke, Orutaku Club Jadi Mesin Waktu Bagi Wibu Generasi 90-an
-
Kejagung Tetapkan Glory Harimas Sihombing Tersangka, Dugaan Jual Beli Titik Dapur MBG Terungkap
-
Wamensesneg Terluka Kena Batu, Kivlan Zen Berdarah Saat Eksekusi Hotel Sultan GBK Ricuh
Terkini
-
4.664 Kasus Perceraian di DIY, Trauma Anak Jadi Luka yang Jarang Dibahas
-
Tempat Hiburan di Jogja Ludes Terbakar, Owner Soroti Pemadaman Listrik Berulang
-
Seniman ARTJOG Lapor ke LBH, Soroti Dugaan Represi di Ruang Seni Yogyakarta
-
Menghadapi Krisis Iklim dari Desa: Sinergi KAGAMA dan UGM Lewat KKN-PPM 2026
-
Dorong Inovasi PAI dan Kualitas Pendidikan, UNY Bekali Guru dengan Project Based Learning