SuaraJogja.id - Lisandro Martinez menarik perhatian ketika dia dikaitkan dengan Erik ten Hag di Manchester United. Bukan karena mantan bek Ajax itu menelan biaya 55 juta pundsterling, melainkan karena Martinez, yang dikontrak untuk bermain sebagai bek tengah, tingginya hanya 175 cm.
Mereka yang mempertanyakan tinggi badan pemain Argentina itu menyaksikan dengan gembira saat dia dikejutkan oleh kekalahan United dari Brighton dan Brentford .
Bahkan penggemar Setan Merah menyerukan perubahan posisi, banyak dari mereka mendesak Ten Hag untuk menurunkan Martinez sebagai gelandang bertahan.
Namun postur tubuh yang dimiliki oleh Lisandro Martinez juga pernah dimiliki pemain bintang dunia dan berhasil mengukir sejarah. Berikut 5 pemain bek tengah legendaris yang memiliki postur tubuh di bawah rata-rata pesepak bola dunia.
FABIO CANNAVARO – 175 cm
Real Madrid, Inter Milan, dan Juventus hanyalah beberapa tim yang memetik keuntungan dari memainkan bintang Italia Cannavaro. Dia terkenal menjadi kapten negaranya untuk kejayaan Piala Dunia pada tahun 2006.
Cannavaro juga memenangkan Ballon d'Or dengan cara yang sama, menjadi bek ketiga dalam sejarah yang mendapatkan penghargaan individu yang didambakan. Dia membuat 695 penampilan klub dalam 18 tahun, dan juga bermain sebanyak 136 kali oleh Italia.
FRANCO BARESI – 175 cm
Legenda Italia LAINNYA, Baresi dianggap sebagai bek tengah terhebat dalam sejarah. Seorang pria satu klub, saudara dari ikon Inter Milan Giuseppe, menghabiskan seluruh karirnya di San Siro bermain untuk rival AC Milan dan sekarang menjadi wakil presiden kehormatan klub.
Baca Juga: 5 Posisi Seks Untuk Pasangan Dengan Tubuh Lebih Tinggi Dibanding Lelaki, Wajib Coba!
Baresi membuat 719 penampilan dalam 20 tahun, membawa Milan meraih enam gelar Serie A dan tiga Piala Eropa. Dia juga bermain sebanyak 81 kali oleh Italia karena mereka gagal di tiga Piala Dunia.
Dan Baresi bahkan nyaris meraih kemenangan Ballon d'Or pada 1989, menempati posisi kedua di belakang rekan setimnya di Milan, Marco van Basten.
JAVIER MASCHERANO – 172 cm
Sebuah contoh klasik dari seorang gelandang berubah menjadi bek kelas dunia, Mascherano membintangi Liverpool dan Barcelona.
Dia menjadi tokoh kultus di Anfield dalam 139 pertandingan, kalah di final Liga Champions 2007 dari AC Milan. Tapi Mascherano benar-benar menemukan kakinya di Barcelona, memenangkan lima gelar LaLiga, lima Piala Spanyol dan dua Liga Champions hanya dalam delapan tahun.
Ia juga menyelesaikan runner-up di final Piala Dunia 2014 bersama Argentina, memenangkan 147 caps. Dan Mascherano ingin memperbaiki keadaan dengan negaranya setelah menjadi pelatih kepala U-20.
Berita Terkait
-
5 Posisi Seks Untuk Pasangan Dengan Tubuh Lebih Tinggi Dibanding Lelaki, Wajib Coba!
-
Erik ten Hag Puji Duet Martinez-Varane, Harry Maguire Tersingkir dari Tim Utama Manchester United?
-
Cerita Lisandro Martinez, Bek Baru Manchester United Berjuluk Tukang Jagal
-
Ciri-ciri Mayat Perempuan Dalam Karung di Tempat Pembuangan Sampah Pinggir Jalan Gegerkan Warga Serang Banten
-
Rekomendasi 2 Posisi Seks untuk Pasangan dengan Tinggi Badan Beda Jauh
Terpopuler
- Demi Ketenangan Almarhum, Orang Tua Affan Kurniawan Mohon Tak Ada Peringatan Setahun Kematian
- Masuk Desil 10 Padahal Penghasilan Pas-pasan? Jangan Panik, Ini Arti dan Penjelasan Resminya
- 12 Ikan Hias Pembawa Keberuntungan Menurut Feng Shui, Cocok untuk Akuarium di Rumah
- Jelang FIFA ASEAN Cup 2026, Kevin Diks Tegas Sistem Empat Bek Lebih Cocok
- Mau Terlihat Lebih Muda? Ini 5 Pilihan Warna Lipstik yang Bisa Dicoba
Pilihan
-
Gempa 6,4M Guncang Sumatera Utara sampai Sumbar
-
Masih Banyak Warga NTT Terjebak di Bawah Reruntuhan Bangunan, 2000 Orang Mengungsi
-
Info Terbaru Gempa NTT: 15 Warga Manggarai Tewas, 280 Bangunan Jadi Puing
-
5 Bandara Rusak Diguncang Gempa NTT, Landasan Pacu Sampai Retak
-
Pesona Masjid Pancasila Kediri: Sederhana di Luar, Bikin Pangling di Dalam
Terkini
-
Rayakan HUT Ke-81 RI Lebih Hemat dengan Ragam Promo Spesial dari BRI
-
Bukan Sekadar Horor Biasa, 'Munafik: Melawan Iblis' Hadir dengan Unsur Religi Serta Budaya Jawa
-
ROG AI Masterclass 2026: ASUS ROG Buka Edukasi AI di Yogyakarta, Kota Pertama Rangkaian Nasional
-
Yuk Nikmati Liburan Seru ke Pantai Selatan Yogyakarta Bareng PORTA
-
Jargas Digenjot Demi Ketahanan Energi, Antara Manfaat Belum Merata dan Kesiapan yang jadi Tantangan