SuaraJogja.id - Inflasi sering didengar di pemberitaan media massa. Inflasi dalam istilah ekonomi cukup menentukan keadaan ekonomi nasional. Anda perlu tahu pengertian inflasi agar lebih memahami dan karakteristiknya.
Secara sederhana, inflasi merupakan penyebab turunnya daya beli dari nilai uang.
Ada pengertian inflasi menurut beberapa ahli dikutip dari jurnal ui.ac.id.
Salah satunya diungkapkan Samuelson (2001). Dia menjelaskan inflasi sebagai suatu keadaan di mana terjadi kenaikan tingkat harga umum, baik barang-barang, jasa-jasa maupun faktor-faktor produksi.
Inflasi terjadi pada saat kondisi ketidakseimbangan (disequilibrium) antara permintaan dan penawaran agregat, yaitu lebih besarnya permintaan agregat daripada penawaran agregat.
Menurut Gunawan (1991), inflasi ini mempunyai 3 pokok kandungan di dalamnya.
Hal pertama soal harga barang dan jasa yang cenderung meningkat.
Hal itu diikuti dengan peningkatan harga barang dan jasa yang terjadi terus menerus.
Terakhir harga yang meningkat itu bukan hanya pada satu atau beberapa komoditi saja.
Baca Juga: Menhub Budi Minta Seluruh Jajarannya Antisipasi Laju Inflasi dari Sektor Transportasi
Sementara itu menurut Rahardja dan Manurung (2004), di antara ciri inflasi adalah terjadi
kenaikan harga, kenaikan harga bersifat umum, dan berlangsung terus menerus.
Penyebab Inflasi
Masih dalam jurnal yang sama, paling tidak ada penyebab inflasi.
1. Peningkatan permintaan total
2. Ada gangguan dari sisi penawaran barang dan
jasa
3. Kenaikan harga-harga
Berita Terkait
-
Generasi Muda dan Gagasan Circular Campus, Saat Kampus Mulai Memikirkan Masa Depan Sampah
-
Pernikahan: Antara Komitmen, Tuntutan Ekonomi, dan Perubahan Zaman
-
Biaya Hidup Meroket, Gaji Stagnan: Kenapa Anak Muda yang Disalahkan?
-
Prabowo Panggil Yusril Bahas Definisi Korupsi, Revisi UU Tipikor Mengemuka
-
Harga Cabai Rawit Melonjak, Mendagri: Ini Senangkan Petani
Terpopuler
- 2 Sabun Cuci Muka Wardah Terbaik untuk Flek Hitam Usia 40 Tahun ke Atas
- OJK Respon Isu Dirut MNC Dicekal Usai Keterangan Kontroversial Jusuf Hamka
- Kajian UGM: Durasi Pidato Prabowo Naik Tiga Kali Lipat, Ucapan Tidak Pantas Tercatat 311 Kali
- Bau Babi di Kapal ASDP Tuai Keluhan Penumpang, Pemerhati Usul Kapal Khusus Ternak dari APBN
- Penyekapan 10 Calon ART Gegerkan Surabaya, Pemkot Segel Penampungan di Kedung Anyar
Pilihan
-
'Partai Mahasiswa' Serbia Guncang Eropa! Kalahkan Rezim Lewat Pemilu
-
Kebakaran Hutan di Toraja Utara Hanguskan Kuburan Leluhur
-
Prabowo Tak Takut Ancaman MSCI, OJK: Kita Tetap Usaha Jadi Emerging Market
-
Pasar Bergejolak, Kapan Waktunya Beli, Tahan, atau Jual Saham?
-
Aktivis Greenpeace: Kalau Rakyat Menanggung Semua Krisis Sendiri, Apa Kerja Pemerintah?
Terkini
-
Es Jeruk di Malioboro Rp20 Ribu Viral, Hasto Bakal Turunkan Satpol PP
-
BPPD DIY Dorong Yogyakarta Jadi Destinasi Cultural Wellness Berkelanjutan Lewat Festival 2026
-
Gandung Pardiman Meninggal Dunia di RS Panti Rapih, Dimakamkan di Ponjong
-
BRI Terus Lakukan Buyback Saham, Fundamental Perseroan Jadi Penopang Pertumbuhan
-
JPW Desak Ketegasan Polda DIY Tindak Parkir Liar Selama Operasi Patuh Progo 2026