- Polda DIY mencatat penurunan 6% total kecelakaan lalu lintas pada hari ketujuh Operasi Keselamatan Progo 2026.
- Tingkat fatalitas korban meninggal dunia menurun drastis hingga mencapai nol persen dibandingkan tahun sebelumnya.
- Selama operasi, Polda DIY melakukan 120 tilang serta 1.198 teguran, mengedepankan pendekatan preventif dan preemtif.
SuaraJogja.id - Kepolisian Daerah Istimewa Yogyakarta (Polda DIY) mencatat penurunan jumlah kejadian kecelakaan lalu lintas selama tujuh hari pelaksanaan Operasi Keselamatan Progo 2026. Penurunan paling mencolok terlihat pada tingkat fatalitas korban.
Kabidhumas Polda DIY, Kombes Pol Ihsan, menyampaikan bahwa pada hari ketujuh operasi, jumlah kejadian kecelakaan lalu lintas menurun sebesar 6 persen. Jika dibandingkan tahun 2025 sebanyak 17 kejadian menjadi 16 kejadian di tahun 2026.
Penurunan paling mencolok terlihat pada tingkat fatalitas korban, di mana angka korban meninggal dunia (MD) mencapai 0 persen atau turun 100 persen dibandingkan tahun lalu.
"Pada hari ketujuh ini, jumlah korban meninggal dunia nihil, turun dari satu korban pada tahun sebelumnya," kata Kombes Pol Ihsan dalam keterangannya dikutip, Selasa (10/2/2026).
Disampaikan Ihsan, pada hari ketujuh, tercatat dilakukan 120 tindakan tilang dan 1.198 teguran di seluruh wilayah DIY. Penindakan tilang ini menurun 50 persen dibandingkan tahun sebelumnya.
Ia bilang petugas di lapangan kini lebih mengedepankan pendekatan preventif dan preemtif. Termasuk penyuluhan tempat-tempat rawan laka hingga pelanggaran.
"Fokus kami bukan pada banyaknya tilang, melainkan pada keselamatan masyarakat," ujarnya.
Hingga hari ketujuh, kegiatan Dikmas Lantas melalui media sosial telah dilaksanakan sebanyak 140 kali oleh Ditlantas Polda DIY. Sementara program Police Goes to Campus dan Police Goes to School juga terus ditingkatkan untuk menyasar kalangan pelajar dan mahasiswa.
Polda DIY mengimbau kepada seluruh pengguna jalan untuk tetap mematuhi peraturan lalu lintas, menggunakan perlengkapan keselamatan yang standar, dan selalu waspada saat berkendara.
Baca Juga: Jogja Mulai Jenuh oleh Event Sport Tourism, Sinkronisasi Program Pariwisata Dinilai Mendesak
Operasi Keselamatan Progo 2026 masih akan terus berlangsung dengan harapan dapat menciptakan ekosistem jalan raya yang aman dan nyaman bagi seluruh warga maupun wisatawan di Yogyakarta.
Berita Terkait
Terpopuler
- Sosok Arnold Aristoteles, Mantan Jenderal yang Dimarahi Menteri PU Dody Hanggodo
- Apakah Kulkas Harus Dimatikan saat Membersihkan Bunga Es? Begini Cara yang Benar
- Urutan Pemakaian Air Mawar, Moisturizer, dan Sunscreen di Pagi Hari yang Tepat
- 15 Kode Redeem FF Terbaru 27 September 2026, Lengkap Trik Jitu Dapatkan Bundle Sasuke
- 9 Bedak Padat dan Tabur Terbaik di Indomaret di Bawah 50 Ribu
Pilihan
-
Masinis Argo Bromo Anggrek Jadi Tersangka Kecelakaan Kereta di Bekasi
-
Hasil Rapat Haji di Istana, Masa Tunggu Jadi 14 Tahun
-
Hasil Investigasi di Lapas Cibinong: Kulkas Berisi Miras hingga Perabotan Mewah Milik Kasi Kamtib
-
Bayi Dua Hari Ditinggalkan dalam Kardus, Tangisnya Bongkar Misteri di Depan Rumah Warga
-
Tanpa Pengacara, WNI Didakwa Edarkan 25 Kg Heroin: Terancam Hukuman Mati di Malaysia
Terkini
-
Cara PIMPASA Imigrasi Yogyakarta Cegah Perdagangan Orang Lewat Pangan dan Wayang
-
Direproduksi Antar Generasi, 200 Lebih Kasus Bullying Terjadi di Kota Jogja
-
Warganet Khawatir Girder Tol Jogja-Solo Rawan Roboh, Kontraktor Beri Penjelasan
-
Kasus Keracunan MBG Berulang di Jogja, Orang Tua Unjukrasa Desak Proses Hukum SPPG
-
Gandeng Ndarboy dan Happy Asmara, Film Musikal 'Cidro Asmoro' Siap Gebrak Bioskop 2026!