SuaraJogja.id - Karnaval biasanya identik dengan aksi berjalan kaki, dengan jarak yang tidak terlalu jauh. Namun, bagaimana jadinya kalau peserta karnaval malas gerak atau mager ketika mengikuti karnaval sehingga membuat warganet yang melihatnya menjadi salah fokus alias salfok.
Melakukan kegiatan karnaval, menjadi salah satu yang selalu dilakukan di momen HUT Republik Indonesia atau 17 Agustusan. Karnaval sering dilakukan oleh anak-anak dengan mengenakan baju adat Indonesia atau menggunakan baju yang menggambarkan profesi tertentu.
Lalu anak-anak harus berjalan dengan jarak tempuh yang tidak terlalu jauh, sambing membawa bendera kecil Merah Putih atau menyanyikan lagu-lagu tentang perjuangan bangsa Indonesia. Akan tetapi, ada penampilan insiden yang menarik terkait kegiatan karnaval tersebut.
Dalam video yang diunggah oleh akun Instagram @memengakak.62 memperlihatkan rombongan karnaval 17 Agustusan yang terdiri dari anak-anak beserta orang tuanya. Hampir semua dari mereka berjalan kaki di pinggir jalan sambil membawa bendera.
Akan tetapi, di bagian depan ada peristiwa yang unik. Ada bocah perempuan yang mengenakan seragam polisi wanita malah mengikuti karnaval, dengan menunggangi motor anak yang menggunakan tenaga aki.
Bocah itu tampak santai berada di atas motor kecil itu, sambil menyilangkan kakinya. Lalu, karena merasa mager alias malas gerak bocah itu sampai tiduran di atas sepeda motor dengan wajah yang malas.
“Ketika lagi mager tapi dipaksa ikut karnaval 17-an,” bunyi keterangan di video.
Bocah ini pun membuat warganet salfok. Pasalnya di tengah-tengah temannya yang melakukan karnaval sambil berjalan kaki, bocah ini malah asyik menggunakan motor aki.
“Yang kayak gini walaupun anak-anak gw dorong ke aspal bisa gak sih?” ucap warganet.
Baca Juga: Emak-emak Mantan Bhayangkari Minta Ferdy Sambo Dibebaskan, Tapi Endingnya Bikin Ngakak
“Ini gedenya kalo di sekolah nge bossy banget gak ya,” tanya warganet.
“Punya anak gadis juga tapi kalo tingkahnya begitu kok kayaknya pengen gw omelin,” ujar warganet.
“Didukung lagi sama emaknya, harusnya kalau anak yang lain jalan kaki, anaknya juga harus jalan kaki, kalau ga mau samaan ama yang lain mending ga usah ikut. kebiasaan dari kecil diturutin, makin besar makin parah nanti sikapnya,” tutur warganet.
Video bocah yang mengendarai motor aki, ketika karnaval ini pun mendapatkan 6 ribu lebih likes dari warganet di Instagram.
TONTON VIDEONYA DI SINI.
Kontributor : Dinar Oktarini
Berita Terkait
-
Emak-emak Mantan Bhayangkari Minta Ferdy Sambo Dibebaskan, Tapi Endingnya Bikin Ngakak
-
Alami Nasib Apes, Wanita Ini Malah Disebut Gambaran Nyata Stumble Guys!
-
Viral Warteg Ini Selamat dari Kebakaran Padahal Bangunan di Sekitarnya Rata dengan Tanah, Fakta di Baliknya Bikin Takjub
-
Heboh Uang Berkoper-koper Ditemukan di Rumah Irjen Ferdy Sambo, Begini Faktanya
-
Curhat Ditolak Masuk Masjid Erick Thohir karena Tidak Memakai Hijab, Wanita Ini Kena Semprot Netizen: Taat Aturan Harusnya
Terpopuler
- Urutan Skincare Pagi Viva untuk Anti-Aging Usia 40 Tahun ke Atas, Rawat Kulit Awet Muda
- Sempat Diamankan saat OTT, Sestama BNPB Rustian Kini Diperiksa KPK di Gedung Merah Putih
- 3 Sepatu Lari Lokal untuk Full Marathon, Ini Spesifikasi dan Harganya
- Ramai Tren Downgrade Lifestyle, Desainer Pilih Bedakan Produk Retail dan Wastra
- Sering Dijual Lebih Murah, Apakah Sepatu di Sports Station Ori?
Pilihan
-
Salib Merah Besar ala Film 'Pesta Babi' Hiasi Demo Mahasiswa di Dukuh Atas, Ini Maknanya
-
Tertahan di Gedung UOB, Ketegangan Pecah Saat Mahasiswa Ngotot Tembus Bundaran HI
-
Lepas Jaket Almamater, Mahasiswa Melebur dalam Aksi di Bundaran HI
-
RM Soeharjo Djajengasmoro: Tokoh Penting Pemuda yang Didepak dari Kampus Sendiri karena Ijazah
-
'Partai Mahasiswa' Serbia Guncang Eropa! Kalahkan Rezim Lewat Pemilu
Terkini
-
Puncak AXIS Nation Cup 2026 Segera Tiba, Tim Futsal SMA Terbaik Siap Adu Kekuatan
-
JKT48, Bernadya, dan Inul Daratista Satu Panggung di Grand Final AXIS Nation Cup 2026
-
Jelang COP31, Jaringan Orang Muda Kritik Eksploitasi Alam di Jogja, Rakyat yang Tanggung Akibatnya
-
Korban Luka Kericuhan Malioboro Capai 116 Orang, 13 Jalani Dirawat Inap
-
Bukti Negara Hadir Tingkatkan Kesehatan Masyarakat: Program CKG Sudah Deteksi Medis 105 Juta Orang