SuaraJogja.id - Demi menghilangkan jejak pemeriksaan dari petugas Imigrasi di Indonesia, Chen Yongtong (34), seorang warga negara asing (WNA) asal China, mengaku membakar paspor Meksiko palsu miliknya.
"Berdasarkan informasi dan pemeriksaan terhadap Chen Yongtong paspor yang bersangkutan dibakar," kata Koordinator Penyidikan Keimigrasian pada Direktorat Pengawasan dan Penindakan Keimigrasian Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia (Kemenkumham) Hajar Aswad di Jakarta, Rabu.
Chen Yongtong merupakan WNA asal China yang saat ini ditahan di Rumah Tahanan Negara Kelas I Jakarta Pusat atas dugaan menggunakan paspor Meksiko palsu untuk masuk ke Indonesia.
Petugas imigrasi juga tidak temukan bekas atau sisa barang bukti yang dibakar oleh WNA asal China tersebut. Namun, berdasarkan data perlintasan dan sistem keimigrasian, petugas berhasil menemukan dan mencocokkan dengan ID Chen Yongtong yang telah diamankan petugas.
"Secara fisik kami tidak memperoleh dokumen perjalanan yang bersangkutan. Berdasarkan hasil pemeriksaan, paspornya dibakar," kata Aswad.
Chen Yongtong masuk ke Indonesia pada tanggal 16 Januari 2022 menggunakan paspor berkebangsaan Meksiko dengan visa kunjungan wisata untuk bisnis bersama dengan Wu Jinge (36) yang juga telah diamankan pihak imigrasi.
Dari penelusuran petugas imigrasi, keduanya diketahui sengaja masuk ke Tanah Air menggunakan paspor palsu dan menjadikan Indonesia sebagai negara transit. Adapun motifnya ialah menuju negara ketiga, Kanada.
"Indonesia sebagai negara transit bagi mereka, kemudian mereka melanjutkan kembali ke negara ketiga, Kanada," kata dia.
Berdasarkan penjelasan imigrasi, orang asing yang ingin masuk ke Kanada membutuhkan beberapa cap dari negara-negara lain sehingga tidak bisa langsung masuk, terutama dari Meksiko.
Baca Juga: Punya Catatan Kelam, WNA Timor Leste Ini Dilarang Masuk ke Indonesia
Kedua WNA asal China itu diduga sengaja masuk ke Indonesia dengan paspor palsu agar perjalanannya menuju Kanada bisa berjalan lancar. [ANTARA]
Berita Terkait
-
Punya Catatan Kelam, WNA Timor Leste Ini Dilarang Masuk ke Indonesia
-
Wisatawan Asal China Terpeleset Saat Mendaki Gunung Rinjani, Evakuasi Libatkan 10 Porter dan 2 Tenaga Medis
-
Penjual Kosmetik Rugi Puluhan Juta Rupiah, Diduga Jadi Korban Hipnotis WNA Timur Tengah
-
WN Bangladesh Ditangkap Gegara Urus Paspor Pakai Identitas Palsu
-
Viral Bule Kencing di Motor saat Nunggu Lampu Merah
Terpopuler
- 5 Cushion Terbaik dan Tahan Lama untuk Kondangan, Makeup Flawless Seharian
- 5 Sepeda Lipat Murah Kuat Angkut Beban hingga 100 Kg: Anti Ringkih dan Praktis
- 5 Body Lotion untuk Memutihkan Kulit, Harga di Bawah Rp30 Ribu
- 5 HP Infinix Kamera Bagus dan RAM Besar, Harga Mulai Rp1 Jutaan
- 5 HP Samsung Kamera Bagus dan RAM Besar, Pas buat Multitasking
Pilihan
-
Konflik Geopolitik Tak Pernah Belanja di Warung, Tapi Pelaku UMKM Semarang Dipaksa Akrobat
-
Kenapa CFD di Kota Lain Lancar, Tapi Palembang Macet? Ini Penyebab yang Terungkap
-
JK Dilaporkan ke Polisi, Juru Bicara Jelaskan Konteks Ceramah
-
AS Blokade Semua Pelabuhan Iran Senin Hari Ini, Harga BBM Langsung Naik
-
Balas Rhoma Irama, LMKN Jelaskan Akar Masalah Royalti Musik Dangdut Jadi Rp25 Juta
Terkini
-
Berani Lawan Arus, Komunitas Petani Punk Gunungkidul Siap Manfaatkan AI untuk Sokong Program MBG
-
Holding UMi Tancap Gas: 34,5 Juta Debitur Terjangkau, 1,4 Juta Nasabah Naik Kelas
-
Geger Temuan Mayat dalam Mobil BRV di Sleman, Korban Sempat Hilang Kontak Selama Satu Bulan
-
Estimasi Kuliah Kedokteran UGM 2026 Tembus Ratusan Juta, Setara Harga Mobil SUV?
-
Standar Global untuk BRImo, BRI Raih Sertifikasi ISO/IEC 25000