SuaraJogja.id - Kesiapan Indonesia sebagai tuan rumah penyelenggara Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) G20 sudah hampir 100 persen menurut keterangan Wakil Presiden Ma'ruf Amin.
"Saya kira, seperti disampaikan Pak Menko (Luhut) tadi, memang rapat koordinasi untuk mempersiapkan (KTT 20), kesiapan ini hampir 100 persenlah," kata Ma'ruf Amin di Stasiun Pengisian Kendaraan Listrik Umum (SPKLU) Apurva Kempinski, Nusa Dua, Bali, Selasa.
Wapres memberikan pengarahan dalam Rapat Koordinasi KTT G20 di Ballroom The Apurva Kempinski Bali, Lot 4, Nusa Dua. Dalam rapat tersebut, Wapres meminta agenda dan pelayanan dalam KTT G20 nanti harus sempurna dan memberikan kesan terbaik.
"Saya mendengar bahwa G20 yang lalu, kurang sempurna, kurang baik dan kita jangan mengulangi itu. Jangan ada kesan agenda yang kita siapkan dan pelayanan yang kita berikan kurang; karena agenda ini membawa kebaikan bersama, bangkit bersama, tangguh bersama dalam menghadapi berbagai tantangan dan pemulihan," kata Ma'ruf.
Dia juga mengingatkan agar sisi pelayanan, akomodasi, maupun hal lain dapat dipersiapkan dengan matang, karena KTT G20 akan dihadiri berbagai kepala negara dan ketua lembaga internasional.
"Jadi harus ada kesan baik dari kita, dari Indonesia. Dari yang saya dengar dari Pak Luhut, kita sudah siap. Tempat ini luar biasa, tidak hanya tempat pelayanan juga baik," tambahnya.
Turut hadir dalam rapat tersebut antara lain Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi (Menko Marves) Luhut Binsar Panjaitan, Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum dan Keamanan Mahfud MD (Menkopolhukam), Menteri Luar Negeri (Menlu) Retno Marsudi, Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Menparekraf) Sandiaga Uno, Menteri Komunikasi dan Informatika (Menkominfo) Johnny G. Plate, Kapolri Jenderal Pol. Listyo Sigit Prabowo, Kepala Staf Kepresidenan Moeldoko, dan Gubernur Bali I Wayan Koster.
KTT ke-17 G20 diselenggarakan di Bali pada 15-16 November 2022. KTT tersebut menjadi puncak dari proses dan usaha intensif seluruh alur kerja G20 (Pertemuan Tingkat Menteri, Kelompok Kerja, dan Engagement Groups) selama setahun keketuaan Indonesia.
Tema yang diangkat Indonesia dalam Presidensi G20 2022 adalah Recover Together, Recover Stronger. Melalui tema tersebut, Pemerintah ingin mengajak seluruh dunia untuk bahu-membahu, saling mendukung untuk pulih bersama, serta tumbuh lebih kuat dan berkelanjutan.
Baca Juga: INKA dan Anak Usaha PT Bakrie & Brothers Bangun Kendaraan Listrik
Tiga isu prioritas utama yang diangkat dalam pertemuan tersebut ialah arsitektur kesehatan global, transisi energi berkelanjutan, serta transformasi digital dan ekonomi.
G20 adalah forum kerja sama multilateral yang terdiri dari 19 negara utama dan Uni Eropa. G20 merepresentasikan lebih dari 60 persen populasi bumi, 75 persen perdagangan global, dan 80 persen Produk Domestik Bruto (PDB) dunia.
Anggota G20 terdiri atas Afrika Selatan, Amerika Serikat, Arab Saudi, Argentina, Australia, Brasil, India, Indonesia, Inggris, Italia, Jepang, Jerman, Kanada, Meksiko, Republik Korea, Rusia, Perancis, Cina, Turki, dan Uni Eropa. [ANTARA]
Berita Terkait
-
INKA dan Anak Usaha PT Bakrie & Brothers Bangun Kendaraan Listrik
-
Simak Pengerjaan E-Inobus PT INKA untuk KTT G20, Wamen BUMN Kartika Wirjoatmodjo Sebutkan Bus Listrik Ini Lulus SUT
-
8 Hotel di Nusa Dua Memenuhi Asesmen Kemanaan Untuk Tamu Asing di KTT G20
-
4 Fakta Menarik di Balik Rencana Xi Jinping dan Putin ke KTT G20 Bali
-
Kendaraan Listrik Akan Jadi Andalan KTT G20
Terpopuler
- Pentagon Gelar Karpet Merah, Sjafrie Sjamsoeddin Dituding Bawa Agenda Akses Bebas di Langit RI
- 6 Sabun Cuci Muka yang Bagus untuk Memutihkan Wajah dan Harganya
- AS Blokade Semua Pelabuhan Iran Senin Hari Ini, Harga BBM Langsung Naik
- 7 HP Murah di Bawah Rp1 Juta Paling Layak Beli di 2026, Performa Oke Buat Harian
- 7 HP Samsung Seri A yang Sudah Kamera OIS, Video Lebih Stabil
Pilihan
-
Warga Sambeng Borobudur Terancam Kehilangan Mata Air, Sendang Ngudal Dikepung Tambang
-
Rivera Park Tebo Terancam Lagi, Tambang Ilegal Kembali Beroperasi Saat Wisatawan Membludak
-
Bukan Merger, Willy Aditya Ungkap Rencana NasDem-Gerindra Bentuk 'Political Block'
-
Habis Kesabaran, Rossa Ancam Lapor Polisi Difitnah Korban Operasi Plastik Gagal
-
Konflik Geopolitik Tak Pernah Belanja di Warung, Tapi Pelaku UMKM Semarang Dipaksa Akrobat
Terkini
-
Waspada! Cuaca Ekstrem Picu Longsor di Sejumlah Titik di Sleman
-
BRI Perkuat Digitalisasi, Tebus Gadai di BRImo Dapat Cashback 10%
-
Tegaskan Indonesia Bukan Jalur Agresi, Pemerintah Didesak Tolak Akses Bebas Pesawat Militer AS
-
Jatah WFH ASN Jogja Hari Rabu, Pemda DIY Tak Mau Jumat: Biar Nggak Bablas Liburan!
-
Berani Lawan Arus, Komunitas Petani Punk Gunungkidul Siap Manfaatkan AI untuk Sokong Program MBG