SuaraJogja.id - Satlantas Polres Bantul melaporkan melaporkan anatomi kecelakaan lalu lintas di wilayah Kabupaten Bantul. Tercatat sebanyak 1665 kasus kecelakaan terjadi dalam rentang waktu Januari hingga Agustus 2022.
“Berdasarkan data terdapat 1665 kasus kecelakaan, korban meninggal dunia 115, luka ringan 1942, dan luka berat nihil,” kata Kasat Lantas Polres Bantul Iptu Fikri Kurniawan, Kamis (1/9/2022).
Untuk waktu banyaknya peristiwa kecelakaan terjadi pada pukul 06.00-12.00 yaitu sebanyak 600 kasus. Sementara waktu paling minim terjadinya laka yaitu pukul 00.00-06.00 WIB dengan kasus sebanyak 146.
“Pukul 00.00 sampai 06.00 WIB ada 146 laka, 06.00-12.00 WIB 600 laka, 12.00-18.00 WIB 522 laka, dan 18.00-24.00 WIB 397 laka,” paparnya.
Pihaknya mengatakan dari jumlah tersebut kecelakaan paling sering terjadi di Jalan Kabupaten yaitu sebanyak 546 kasus. Sementara Jalan Desa sebanyak 173 kasus, Jalan Provinsi 441 kasus, dan Jalan Nasional 505 kasus.
Terpisah Kasi Humas Polres Bantul Iptu I Nengah menghimbau kepada masyarakat untuk melaksanakan tata tertib berkendara demi keselamatan diri sendiri. Pihaknya juga mengajak masyarakat untuk menjadi pelopor keselamatan dalam hal bijak berkendara.
“Stop pelanggaran lalu lintas, gunakan helm standar SNI, gunakan sabuk keselamatan, dan jangan gunakan handphone saat berkendara. Penerapan aturan itu tak lain guna kepentingan bersama, terhindar dari laka maupun tindak kejahatan,” tegas Jeffry.
Berita Terkait
-
Petakan Titik Rawan Kecelakaan di Kabupaten Bantul, Masyarakat Diminta Waspadai Lokasi Ini
-
Update Kecelakaan Maut Bekasi dari KNKT: Sopir Tidak Mengantuk tapi Bingung karena Salah Jalan
-
Pilu! Isak Tangis Ibunda di Makam Naufal Siswa SD Korban Kecelakaan Maut di Bekasi
-
Siswa SD Korban Kecelakaan Maut di Bekasi Tewas saat Ultah, Tangis Ibunda Pecah saat Peluk Kuburan Naufal
Terpopuler
- Pemerintah Tutup Ruang Pembentukan Provinsi Luwu Raya, Kemendagri: Ikuti Moratorium!
- Warga Sambeng Borobudur Pasang 200 Spanduk, Menolak Penambangan Tanah Urug
- Cerita Eks Real Madrid Masuk Islam di Ramadan 2026, Langsung Bersimpuh ke Baitullah
- Sosok Arya Iwantoro Suami Dwi Sasetyaningtyas, Alumni LPDP Diduga Langgar Aturan Pengabdian
- Menkop Ferry Minta Alfamart dan Indomaret Stop Ekspansi Karena Mengancam Koperasi Merah Putih
Pilihan
-
SBY Sentil Doktrin Perang RI: Kalau Serangan Udara Hancurkan Jakarta, Bagaimana Hayo?
-
Kasus Pembakaran Tenda Polda DIY: Perdana Arie Divonis 5 Bulan, Hakim Perintahkan Bebas
-
Bikin APBD Loyo! Anak Buah Purbaya Minta Pemerintah Daerah Stop Kenaikan TPP ASN
-
22 Tanya Jawab Penjelasan Pemerintah soal Deal Dagang RI-AS: Tarif, Baju Bekas, hingga Miras
-
Zinedine Zidane Comeback! Sepakat Latih Timnas Prancis Usai Piala Dunia 2026
Terkini
-
Donny Warmerdam Dipastikan Masuk DSP PSIM Yogyakarta saat Hadapi Bali United
-
Warga Jogja War Penukaran Uang Baru, Rela Antre Online demi THR Lebaran
-
Diskresi atau Pidana? Saksi Ahli Buka Fakta Baru di Kasus Hibah Pariwisata Sleman
-
Waspada Link Undangan Palsu, APK Berbahaya Curi OTP dan Data
-
Singgung Prabowo Trah Sultan HB II, Tuntut Pengembalian Aset Jarahan Geger Sepehi 1812 dari Inggris