SuaraJogja.id - Pemerintah resmi menaikkan harga BBM bersubsidi pada Sabtu (3/9/2022) pukul 14.30 WIB. Pengumuman yang mendadak membuat masyarakat berbondong-bondong serbu SPBU.
Pantauan dari SuaraJogja.id, antrean mengular terjadi di sejumlah SPBU di Kabupaten Bantul baik sebelum kenaikan harga maupun setelah harga naik.
Salah satu masyarakat yang mengantre di SPBU Gabusan, Niken (32), mengatakan bahwa kenaikan ini cukup membingungkan masyarakat. Sebelumnya masyarakat ikut panic buying setelah isu kenaikan BBM mencuat ke publik.
“Kalau seperti ini masyarakat kan malah bingung. Kemarin katanya naik tapi tidak jadi, sekarang diumumkan tiba-tiba naik,” katanya, Sabtu (3/9/2022).
Niken mengaku dengan harga BBM yang resmi naik ini ia khawatir akan kebutuhan lainnya tidak tercukupi. Sebab dari segi pendapatan belum tentu ada kenaikan.
“Naiknya kan lumayan ini, mau tidak mau kebutuhan harus tercukupi meskipun harus mengurangi kebutuhan yang lain,” terangnya.
Warga lain yang ikut mengantre Zahwa (24) mengatakan kenaikan harga BBM cukup memberatkan dirinya yang bekerja sebagai staf operasional UMKM.
“Saya kerjanya staf operasional yang setiap hari harus muter cek kondisi gerai dan semacamnya yang sehari itu bisa habis bensin Rp20 ribu sebelum naik, sekarang harganya naik pengeluaran buat bensin tambah banyak,” ungkapnya.
Dirinya juga khawatir dengan pendapatan yang tidak seberapa akan mempengaruhi kebutuhan lainnya tidak dapat tercukupi.
Baca Juga: Resmi! Inilah Daftar Harga BBM Terbaru 34 Provinsi di Indonesia
“Apalagi di Jogja gaji kan tidak seberapa, ngepress lah. Kalau gini mau saving (nabung) aja susah,” tandasnya.
Berita Terkait
-
Resmi! Inilah Daftar Harga BBM Terbaru 34 Provinsi di Indonesia
-
Menkeu Sri Mulyani Beberkan Alasan Pemerintah Menaikkan Harga BBM
-
Usai Harga BBM Naik, Polisi di Serang Perketat Keamanan di SPBU
-
Harga BBM Naik, Sopir Sebut Ongkos Travel di Riau Bakal Ikutan Naik
-
Menaikan Harga BBM Subsidi Menjadi Pilihan Terakhir Pemerintah, Pengamat: Seharusnya Sudah Sejak Dulu
Terpopuler
- Daftar Prodi Berpotensi Ditutup Imbas Fokus Industri Strategis Nasional
- 5 Parfum Scarlett yang Wanginya Paling Tahan Lama, Harga Terjangkau
- Perjalanan Terakhir Nuryati, Korban Tragedi KRL Bekasi Timur yang Ingin Menengok Cucu
- Meledak! ! Ahmad Dhani Serang Maia Estianty Sampai Ungkit Dugaan Perselingkuhan dengan Petinggi TV
- Membedah 'Urat Nadi' Baru Lampung: Shortcut 37 KM dan Jalur Ganda Siap Usir Macet Akibat Babaranjang
Pilihan
-
7 Sabun Mandi Cair Wangi Mewah yang Bikin Rileks Setelah Pulang Kerja, Ada yang Mirip Aroma Spa
-
Mantan Istri Andre Taulany Dilaporkan ke Polisi, Diduga Aniaya Karyawan
-
Stasiun Bekasi Timur akan Kembali Beroperasi Lagi Siang Ini
-
Truk Tangki BBM Meledak Hebat di Banyuasin, 4 Pekerja Terbakar saat Api Membumbung Tinggi
-
RS Polri Berhasil Identifikasi 10 Jenazah Korban Tabrakan Kereta di Bekasi Timur, Ini Nama-namanya
Terkini
-
Fakta Persidangan: Hakim Ungkap Dana Hibah untuk Masyarakat, Tak Ada Bukti Sri Purnomo Ambil Manfaat
-
Ironi Surplus Telur, UGM Peringatkan Risiko Investasi Asing Ancam Peternak Lokal
-
Kinerja BRI 2026: Laba Rp15,5 Triliun Naik 13,7% Pada Triwulan Pertama
-
Hujan Deras Disertai Angin Puting Beliung Terjang Sleman, Atap Rumah Beterbangan dan Pohon Tumbang
-
Sultan Jogja Heran Sadisnya Ibu-ibu Pengasuh Daycare Little Aresha, Perintahkan Tutup Daycare Ilegal