SuaraJogja.id - Lomba lari Balikpapan 10K di Balikpapan, Kalimantan Timur, Minggu (4/9/2022), mendadak dikejutkan dengan insiden yang menimpa seorang peserta kategori pelari veteran, Muhammad Jufri. Peserta tersebut meninggal dunia saat mengikuti lomba itu.
Pelari berusia 46 tahun beralamatkan Samarinda Seberang, Samarinda itu, meninggal dunia dalam perjalanan ke rumah sakit setelah mendapat pertolongan pertama di kilometer ketujuh rute lomba, persis di depan Kantor Dinas Kesehatan Kota Balikpapan, Jalan Jenderal Sudirman, tidak jauh dari Puskesmas Klandasan Ilir.
"Beliau peserta nomor dada 0813, masuk dalam kategori Pelari Veteran," kata Ketua Persatuan Atletik Seluruh Indonesia (PASI) Balikpapan Abi Hasan di tempat start di Lapangan Merdeka.
Saat terjatuh, Jufri langsung mendapat pertolongan dari Tim P3K Puskesmas Klandasan Ilir. Menurut keterangan Kepala Dinas Kesehatan Balikpapan dr Andi Sri Juliarty, dari catatan Tim P3K, beberapa saat sesudah ditangani, tekanan darah atau denyut jantung sudah tidak terukur, pupil atau anak mata 3 milimeter atau mengecil, dan kesadaran hilang.
Para petugas mencoba memberikan resusitasi jantung-paru atau pemberian napas buatan dan pemberian tekanan berulang pada dada untuk mengembalikan detak jantung sembari memberi infus epinefrin. Saat itu juga korban sudah berada di ambulan untuk dirujuk ke RSUD Beriman di Gunung Malang, tak jauh dari lokasi jatuhnya.
Namun demikian, ketika sampai di IGD RSUD, diketahui Jufri sudah berpulang. Monitor detak jantung hanya menampilkan garis datar (flat) tanda sudah tidak ada lagi denyut organ pemompa darah tersebut.
"Beliau meninggal kiranya dalam perjalanan ke rumah sakit," kata dr Juliarty.
Dalam status terkait Muhammad Jufri di laporan IGD RSUD Beriman tercantum keterangan Death on Arrival (DOA). Menurut dr Juliarty, kemungkinan besar penyebab meninggal pria kelahiran 1976 tersebut adalah serangan jantung.
Keluarga mendiang dilaporkan telah mendatangi RSUD Beriman pada Minggu sore untuk mengurus jenazah Muhammad Jufri.
Baca Juga: Seorang Peserta Lomba Lari Balikpapan Open 10K Meninggal Dunia, Warganet Ramai Beri Ucapan Duka
Balikpapan 10K digelar untuk memeriahkan Hari Olahraga Nasional 9 September mendatang dan Agus Prayogo keluar sebagai juara untuk kategori Pelari Elite setelah menyelesaikan lomba dengan catatan waktu 31 menit dan 39 detik.
Sejumlah pelari juga tampak kehabisan tenaga dan berjatuhan begitu melintasi garis finis, membuat para petugas medis sibuk memberikan perawatan. [ANTARA]
Berita Terkait
-
Seorang Peserta Lomba Lari Balikpapan Open 10K Meninggal Dunia, Warganet Ramai Beri Ucapan Duka
-
Tembok Tinggi Dibangun Pemilik Lahan, Penghuni RT 79 Akui Tak Punya Akses Keluar-Masuk: Enggak Nyaman
-
Persiba Menang Melawan Persipura, Rahmad Mas'ud Janji Beri Bonus dari Kocek Sendiri
-
Liga 2 Hari Ini: Persiba Pasang Target Menang Menjamu Persipura, Mutiara Hitam Tak Ingin Pulang Membawa Kekalahan
-
Heboh Video Plafon Mal di Balikpapan Ambruk: Rawan!
Terpopuler
- 50 Orang Berambut Cepak 'Serbu' Polda Metro Jaya: 'Mau Ambil Saksi Kasus Jampidsus'
- Jampidsus Febrie Adriansyah Tengah Disorot Publik, Keberadaannya Masih Misterius
- Surat Edaran Rahasia Kejagung Bocor, Jaksa Diminta Waspada dan Dilarang Berkomentar soal Perkara
- Gibran Bukan Panglima! Pakar UGM: Keamanan Papua Tetap Tanggung Jawab TNI dan Polri
- JK Jadi Tersangka Korupsi Ekspor Logam Tanah Jarang, Langsung Ditahan Kejagung
Pilihan
-
Jampdisus Febrie Adriansyah Akhirnya Mundur
-
Tangan Terborgol, Mulut Bungkam: Raut Wajah Bupati Sukoharjo Pakai Rompi Oranye KPK Tengah Malam
-
Ironi Hukum: Menuju Indonesia Emas, Ternyata Emasnya Ada di Rumah Febrie!
-
Bikin Melongo! Polri Pamerkan 74 Kg Emas hingga Ratusan Miliar Hasil Sitaan Kasus Jampidsus
-
Jampidsus Febrie Adriansyah: Saya Tidak Mundur! Masih Terima Perintah Usut Kasus Korupsi
Terkini
-
Ramai di Threads, Dosen Farmasi UMY Diduga Lecehkan Mahasiswi, Kampus Panggil yang Bersangkutan
-
Peringati 250 Tahun AS, Kedutaan Besar AS Gelar Pelatihan Jurnalisme Mobile di Yogyakarta
-
Jogja Laptop Festival 2026: Axioo Suguhkan Hype AMD X1 dan Pongo 535
-
Kejagung Bergerak, Seluruh Titik SPPG DIY Disisir Kejati
-
Kemenpar Dorong Penerbangan Langsung India-YIA, Bidik Kenaikan Wisatawan ke Yogyakarta