SuaraJogja.id - Tindak pidana asusila terjadi di Jalur Jalan Lintas Selatan (JJLS) ruas Panggang-Saptosari. Seorang pemuda asal dusun Temanggung RT 05/ RW 02 Kalurahan Jetis, Kapanewon Saptosari, Gunungkidul, pelaku FM nekat meremas payudara pelajar perempuan yang melintas di jalan tersebut.
Tak hanya satu orang, namun dia juga mencoba melakukan hal yang sama terhadap dua perempuan lainnya. Dia berhasil diciduk polisi usai korban bersama polisi berhasil mengidentifikasi kendaraan yang dipakainya saat beraksi.
Kapolsek Panggang, AKP Ahmad Fawzi menuturkan begal payudara ini beraksi Kamis (1/9/2022) sekira pukul 18.30 WIB. Saat itu korban HK (16) dibonceng temannya, NK (18) sama-sama asal dusun Waru RT 03/RW 04 Kalurahan Girisekar Kapanewon Panggang Kabupaten Gunungkidul menggunakan Sepeda motor Honda Beat AB 4855 IM.
Saat itu mereka baru saja makan dari warung depan SD Legundi Girimulyo Panggang akan pulang ke rumah. Keduanya melewati jalan JJLS Panggang Saptosari. Sesampai di pertigaan Kadisobo datang dari arah belakang seorang laki-laki mengendarai motor Yamaha Aerox warna Kuning Hitam.
Baca Juga: Beredar Video Dinarasikan Pelajar SMA Dianiaya Satpol PP, Tuai Kecaman Publik
"Dia menggunakan helm warna hitam dan jaket kain warna hitam memepet mereka," terang dia, Minggu (4/9/2022) malam.
Pelaku langsung meremas payudara korban dan langsung kabur dengan kecepatan tinggi ke arah Saptosari. Keduanya sempat mengejar pelaku sampai depan Warung Mie Ayam Pak Gino Jetis Saptosari namun tidak terkejar dan pelaku berhasil kabur.
Kemudian keduanya pulang, dan pada pagi harinya, Jumat (2/9/2022) korban menceritakan peristiwa tersebut ke teman sekolahnya bernama NK dan ternyata apa yang dialami oleh korban juga sama dengan yang dialami dua temannya.
"Kedua orang itu pernah mengalami percobaan tindakan asusila dengan ciri ciri motor sama," ungkap dia
Pada hari tersebut juga Niken (teman sekolah Pelapor) membuat story di Instagram bahwa telah terjadi perbuatan asusila dengan ciri-ciri pelaku menggunakan Aerox warna kuning hitam dengan Plat Nomor AB 2492 YM menggunakan Helm Hitam dan Jaket Kain warna hitam.
Baca Juga: Nahas! Ingin Nyalip, Pelajar di Palembang Tewas Terlindas Truk Fuso
Dan hari Sabtu (3/9/2022) mengetahui story yang beredar di sosial media, kemudian anggota karangtaruna di Kapanewon Panggang mencoba mencari ciri-ciri kendaraan tersebut bersama Anggota Polsek Panggang. Mereka berhasil menemukan laki-laki mengendarai motor dengan ciri-ciri sama dengan yang disebutkan korban.
Berita Terkait
-
Selebgram Dipolisikan Gegara Dugaan Arisan Bodong, Korban Klaim Kerugian Hingga Rp1,8 Miliar
-
Viral Mahasiswa Universitas Mustopo Ditahan di Polsek Cakung, Diminta Tebusan Rp12 Juta?
-
Inspiratif! 7 Hikmah dari Kisah Ashabul Kahfi yang Bisa Mengubah Hidupmu
-
Ketua Pemuda Pancasila Larang Anggota Minta THR ke Masyarakat atau Pelaku Usaha
-
Jadi Sorotan Dunia, PPI di Berbagai Negara Tolak Pengesahan RUU TNI
Terpopuler
- Kode Redeem FF SG2 Gurun Pasir yang Aktif, Langsung Klaim Sekarang Hadiahnya
- Pemain Keturunan Indonesia Statusnya Berubah Jadi WNI, Miliki Prestasi Mentereng
- Pemain Keturunan Indonesia Bikin Malu Raksasa Liga Jepang, Bakal Dipanggil Kluivert?
- Jika Lolos Babak Keempat, Timnas Indonesia Tak Bisa Jadi Tuan Rumah
- Ryan Flamingo Kasih Kode Keras Gabung Timnas Indonesia
Pilihan
-
Masjid Agung Sleman: Pusat Ibadah, Kajian, dan Kemakmuran Umat
-
Ranking FIFA Terbaru: Timnas Indonesia Meroket, Malaysia Semakin Ketinggalan
-
Duel Kevin Diks vs Laurin Ulrich, Pemain Keturunan Indonesia di Bundesliga
-
Daftar Lengkap 180 Negara Perang Dagang Trump, Indonesia Kena Tarif 32 Persen
-
Detik-detik Jose Mourinho Remas Hidung Pelatih Galatasaray: Tito Vilanova Jilid II
Terkini
-
Kilas DIY: Bocah Jabar Nekat Curi Motor di Bantul hingga Penemuan Mayat di Sungai Progo
-
Jalur Selatan Alami Lonjakan, Polres Kulon Progo Lakukan Buka Tutup Jalur Utama
-
Okupansi Hotel Anjlok 20 Persen di Momen Lebaran, Permintaan Relaksasi PHRI Tak Digubris Pemerintah
-
Gembira Loka Zoo Hadirkan Zona Cakar, Pengalaman Baru untuk Pengunjung Berjalan Bersama Satwa Buas
-
Mudik ke Jogja? BPBD Ingatkan Potensi Bencana Alam: Pantai Selatan Paling Rawan