Scroll untuk membaca artikel
Muhammad Ilham Baktora
Selasa, 06 September 2022 | 09:35 WIB
Ilustrasi seorang pekerja mengangkut beras di salah satu gudang penyimpanan. ANTARA FOTO/Asep Fathulrahman

Dan, jika terjadi kenaikan harga beras tentu pemerintah daerah akan melakukan intervensi dengan melakukan operasi pasar (OP) untuk kembali menstabilkan harga pasaran.

"Kami berharap harga beras tetap stabil dan daya beli masyarakat meningkat," katanya.

Ia mengatakan, selain harga beras stabil juga harga komoditas lainnya tetap terjaga, seperti telur Rp2i ribu per kilogram, gula pasir Rp14 ribu per kilogram, minyak curah Rp12 ribu per liter, daging sapi Rp132 ribu per kilogram, daging ayam Rp36 ribu per kilogram, cabe merah Rp40 ribu per kilogram, dan terigu Rp11 ribu per kilogram.

Saat ini, produksi kebutuhan pangan melimpah dan pasokan berjalan lancar, sehingga tidak terjadi lonjakan harga.

Baca Juga: Meriahkan Hari Pelanggan Nasional, Food Station Luncurkan Produk Baru Beras FS Pulen Wangi

Selain itu juga petugas Satgas di lapangan terus melakukan pemantauan dan pengawasan untuk mengantisipasi penimbunan.

"Kami meyakini harga komoditas pangan stabil jika pasokan berjalan lancar," katanya.

Sementara itu, Baden (65) pedagang beras di Pasar Rangkasbitung Kabupaten Lebak mengaku dirinya hingga kini menjual beras dengan harga yang stabil dan tidak menaikkan harga.

"Beras yang ada di kami sebanyak 15 ton itu dipasok dari petani lokal," kata Baden.

Baca Juga: Pemerintah Memastikan Stok Beras dan Pangan Tersedia hingga Akhir 2022

Load More