SuaraJogja.id - Serangan teroris yang menargetkan Kedutaan Besar Rusia di ibu kota Afghanistan, Kabul, menimbulkan korban jiwa dan juga korban luka. Uni Emirat Arab (UAE) pun mengecam keras.
UAE menekankan pentingnya perlindungan terhadap misi diplomatik sesuai dengan norma-norma dan piagam yang mengatur pekerjaan diplomatik.
Pernyataan Kementerian Luar Negeri dan Kerja sama Internasional (MoFAIC) mengonfirmasi bahwa UAE menyatakan kecaman keras mereka atas tindakan kriminal ini dan menyampaikan penolakan permanen atas segala bentuk kekerasan dan terorisme yang bertujuan mengganggu keamanan dan stabilitas yang bertentangan dengan nilai-nilai dan prinsip moral dan kemanusiaan.
MoFAIC turut menyampaikan rasa belasungkawa dan simpati kepada Pemerintah dan Federasi Rusia beserta rakyat mereka, rakyat Afghanistan dan keluarga korban kejahatan keji ini.
Pihaknya berharap agar para korban luka segera diberikan kesembuhan. [ANTARA]
Berita Terkait
-
Kedubes Rusia Di Afghanistan Diguncang Bom, Dua Staf Kedutaan Tewas
-
Pengungsi Afghanistan: "Kalau Saya Bertahan, Saya Pasti Sudah Mati"
-
Napi Teroris Lamongan Dibebaskan Bersyarat Setelah Ikrar Setia Pada NKRI
-
41 Orang Menjadi Korban Dalam Peristiwa Ledakan di Masjid Afghanistan, 18 di Antaranya Meninggal Dunia
-
Potret Wika Salim, Tampil Seksi Lewat Kemeja Oversized saat Mengunjungi The Louvre Abu Dhabi Museum
Terpopuler
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- 4 Genset Mini Portable Praktis dan Senyap, Solusi Saat Mati Listrik
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- Ikuti Jejak Hotel Sultan, Otto Hasibuan Diminta Ikhlas Lepas Lapangan Golf Ottolima ke Negara
- Isu Rapat Khusus Berisi Perintah Awasi Gibran, Gerindra Sebut Hanya Mengawasi Harga Sembako
Pilihan
-
Program Ayah Ambil Rapor Tuai Dilema, Anak Yatim hingga Buruh Harian Punya Cerita Berbeda
-
Jelang Lawan Mesir, Striker Iran Mehdi Taremi Ditahan Otoritas AS
-
Semua Pengurus BEM FH UBK Dipecat, Kasus Suap Rp 20 Juta dari Polisi
-
Satu Kapal Tanker Pertamina Lolos dari Selat Hormuz
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
Terkini
-
Sri Sultan Absen dari Agenda Pemerintahan, Paku Alam X Ditunjuk Jadi Plh Gubernur DIY
-
Rp4,6 Miliar Digelontorkan, Mesin Produksi Susu di DIY Diduga Tak Pernah Berfungsi
-
Program Ayah Ambil Rapor Tuai Dilema, Anak Yatim hingga Buruh Harian Punya Cerita Berbeda
-
Pameran ARCHIVEPELAGO: 45 Tahun Garin Nugroho Menyemai Indonesia
-
Segera Diadili Pengadilan, 13 Tersangka Kasus Little Aresha Dipindah ke Lapas Perempuan Gunungkidul