Kebiasaan makan yang unik. (Instagram/promopalembang)
“Disiram pakai kuah gulai aja enak padahal,” tulis warganet di Instagram.
Unggahan video seorang pria yang memiliki kebiasaan unik mengguyur nasi dengan air putih saat makan ini lantas viral dan mendapatkan lebih dari 14 ribu likes.
Kontributor : Dinar Oktarini
Berita Terkait
-
Kata dr.Zaidul Akbar Berhati-hatilah Terlalu Banyak Makan Bisa Lemahkan Iman, Jika Merasa Segera Lakukan Ini!
-
TikTokers Ini Bikin Challenge 24 Jam Makan Makanan yang Tak Disukai Kak Jill, Reaksinya Jujur Banget
-
Meninggal di Usia 96 Tahun, Ini 5 Alasan Umur Panjang Ratu Elizabeth II: Makan dan Olahraga Secukupnya
-
Setelah Kiwi dengan Kulitnya, Kini Anak Rachel Vennya Makan Anggur Dicocol Saus
Terpopuler
- Pelatih FC Twente Usir Mees Hilgers: Saya Tak Berharap Dia Kembali ke Klub!
- PIP Termin II 2026 Kapan Cair? Ini Jadwal Lengkap dan Cara Ceknya agar Dana Tidak Hangus!
- 4 Shio yang Menarik Keberuntungan Hari Ini 5 Agustus 2026: Segalanya Berjalan Lancar
- 4 Shio Beruntung Hari Ini 4 Agustus 2026: Macan hingga Babi Berpeluang Dapat Kabar Baik
- Link Resmi Pandang.istanapresiden.go.id buat Daftar Upacara Bendera HUT RI di Istana Negara
Pilihan
-
Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
-
Aktris Sali Irsalina Dianiaya Pacar di Fatmawati, Mata Lebam Hingga Diselamatkan Polantas
-
Dipilih Lewat Seleksi Ketat, Bank Dunia Kembali Tunjuk Sri Mulyani Duduki Jabatan Strategis
-
Pagar Besi di Mal-mal, Benarkah untuk Antisipasi Plot Kerusuhan Agustus?
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
Terkini
-
GEMPAR Hadir di Pasar Balangan, Pasar Tumbuh Ekonomi Sleman Tangguh
-
Menyesap Selang Demi Setetes Air, Potret Ketangguhan Warga Bantul Bertahan Saat Kemarau
-
Pasien Asuransi Pemerintah Masih Menunggu, Industri Sebut Administrasi Jangan Kalahkan Kemanusiaan
-
UMY Kembangkan 5 AI Pendeteksi Penyakit, Bantu Diagnosis Kanker hingga Tumor Otak Lebih Cepat
-
Unisa Yogyakarta Perkuat Riset Lewat Laboratorium Animal House, Dukung Pengembangan Kandidat Obat