SuaraJogja.id - Unggahan video seorang Bapak memberi wejangan kepada anaknya ini memiliki makna yang mendalam, bahkan sedikit menyentil perilaku buruk masyarakat Indonesia saat berbisnis. Bapak-bapak ini berpesan kepada anaknya jika ingin sukses berbisnis, belajarlah dari orang China.
Dalam pesannya, orang China akan tetap rendah hati saat memperlakukan pembelinya meski sudah kaya. "Belajarlah dari orang China. Sekaya apapun orang China akan tetap memperlakukan pembelinya bagaikan raja," katanya dalam tayangan video yang diunggah akun Instagram @rumpi_gosip, Selasa (20/9/2022).
"Berbeda dengan negeri Wakanda [Indonesia] yang baru kaya sedikit sudah ketus dan kurang ramah," tambahnya.
Dalam pesan di video yang terbagi ke dalam dua slide tersebut, Bapak ini menyebut dua tahun pertama, orang China tidak akan menutup tokonya. Sementara pedagang di Indonesia, kadang besoknya, tak butuh waktu lama sudah tutup tokonya.
"Jika barang yang dicari tidak ada maka orang China akan mencarikannya barang di toko sebelah. Berbeda dengan pedagang di keluarga kita yang selalu bermusuhan dan saling santet dengan pedagang lain di depan rumah," sindirnya.
"Orang China selalu berpikir bagaimana menambah aset di tokonya. Sedangkan orang kita baru maju sedikit sudah kredit sofa dan motor ninja," imbuhnya.
Menurutnya, prinsip dagang China biar untung sedikit asal banyak pembelinya. Sedangkan prinsip pedagang di Indonesia menurut pria di vidoe, penjual dengan modal sedikit, mau untung sebesar-besarnya.
"Ada istilah makan sayur lobak dalam hidup orang China artinya. Sebelum sukses orang China tidak akan makan makanan enak. Sementara di keluarga kita, baru maju sedikit sudah makan pizza," tuturnya.
"Anakku sesuai pesan nabi tuntutlah, ilmu walau sampai negeri China. Jangan kau kira wajar mereka kaya karena dunia ini adalah surga bagi mereka. Coba kau baca sejarah bahwa nabi kita dan empat khalifahnya adalah pedagang sukses dan kaya raya," ujarnya.
Baca Juga: Pelaku UMKM Perempuan Mesti Tahu, Ini Pentingnya Kepuasan Pelanggan Bagi Kelangsungan Usaha
Di akhir video, Bapak ini berpesan kembali kepada anaknya agar tidak menjadikan orang China musuh bersama jika kalah bersaing.
"Anakku ingat pesan ayah jangan hanya kau tidak bisa bersaing dengan mereka lantas kau menjadikan musuh bersama. Belajarlah dari orang China," sebutnya.
Kontributor Suarajogja.id: Ismoyo Sedjati
Berita Terkait
Terpopuler
- Profil Norman Joesoef, Pengusaha Muda yang Disebut-sebut Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
- 4 Shio yang Menarik Keberuntungan Hari Ini 5 Agustus 2026: Segalanya Berjalan Lancar
- 4 HP Redmi Memori 256 GB dan Kamera Jernih Harga Rp1 Jutaan, Cocok untuk Multitasking
- Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
- Jalan Santai Cocoknya Pakai Sepatu Apa? Ini 6 Produk Lokal yang Nyaman Buat 17 Agustusan
Pilihan
-
100 Personel Damkar Masih Berjibaku Padamkan Kebakaran Gedung Bapenda DKI
-
Kantor Bapenda DKI Jakarta Dilalap si Jago Merah, Api Semakin Membesar
-
Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
-
Aktris Sali Irsalina Dianiaya Pacar di Fatmawati, Mata Lebam Hingga Diselamatkan Polantas
-
Dipilih Lewat Seleksi Ketat, Bank Dunia Kembali Tunjuk Sri Mulyani Duduki Jabatan Strategis
Terkini
-
1O1 STYLE Yogyakarta Malioboro Kembali dengan 'Rasa Merdeka': Sambut Agustusan dengan Rasa dan Tawa
-
Belum Genap Tiga Tahun, Puluhan Becak Listrik Danais Rusak, Dishub Sebut Baru Proyek Percontohan
-
Tramadol Masih Mudah Dibeli, Pembatasan Resep Dokter Mendesak, Jalur Ilegal Harus Distop
-
GEMPAR Hadir di Pasar Balangan, Pasar Tumbuh Ekonomi Sleman Tangguh
-
Menyesap Selang Demi Setetes Air, Potret Ketangguhan Warga Bantul Bertahan Saat Kemarau