SuaraJogja.id - Para orang tua banyak yang mendidik anaknya supaya lebih mandiri, seperti menyuruhnya membeli sesuatu di pasar atau di penjual keliling seorang diri. Namun, momen anak membeli sesuatu sendiri malah bisa menjadi lucu karena ada hal yang menarik di dalamnya.
Memberikan pendidikan kepada anak harus dilakukan dengan menyuruhnya melaksanakan tugas sehari-hari. Tujuannya untuk melatih kemandirian, serta serta melatih anak untuk berani berkomunikasi dan membeli sesuatu dari orang lain.
Hanya saja ketika melatih anak untuk membeli sesuatu pastikan memberikan informasi yang jelas. Sebab, kalau informasi yang diberikan tidak jelas maka bisa berakhir seperti yang terjadi pada kasus lucu ini.
Melalui video yang diunggah oleh akun Instagram @paguyonan memperlihatkan seorang anak menghampiri seorang pedagang tahu keliling. Dengan malu-malu, anak itu memberikan uang kepada penjual yang sekaligus merekam momen kedatangan bocah itu.
Usai memberikan uang, penjual sempat bertanya mau membeli apa. Akan tetapi, kala melihat lagi uang yang diberikan ternyata di dalamnya ada kertas kecil. Penjual tahu itu pun membaca tulisan di kertas dan ternyata isinya adalah daftar belanja berupa minyak goreng, pampers dan lain sebagainya.
Penjual tahu itu awalnya kaget dengan tulisan belanja itu, dan mengira kalau bocah itu melakukan prank kepada dirinya. Meski begitu, penjual tahu pun membalik kertasnya dan ternyata catatan belanja yang sebenarnya ada di balik kertas tersebut.
Di balik kertas itu baru tertulis informasi berupa tahu dan tempe yang mereka buat. Pedagang tahu pun langsung menyiapkan pesanan anak itu, dan memberikannya ke dalam 2 kantung plastik yang berbeda.
"Pagi-pagi disuruh belanja sama emak," tulis keterangan di video.
Video ini pun viral di Instagram. Warganet yang melihat video tadi, langsung memberikan komentar yang beragam.
Baca Juga: Video Penjual Tahu Gejrot Ganteng Bikin Kesengsem, Publik: Keren Nggak Gengsian
"Bener harus ditulis. Anakku kalo disuruh gak ada tulisan bisa2 bolak-balik ke rumah nanyain lagi akhirnya beli sendiri," ujar warganet.
"MasyaAllah anak sholeh. Pinternya sudah disuruh belanja sama mamanya," imbuh warganet.
"Atuh kaget tukang tahu dipasihan kertas pampers mah," balas warganet.
"Lucu banget deee, cakep si ortunya ngajarin anaknya tanggung jawab," ucap warganet.
Video tukang tahu yang salah baca ini masih ramai mendapatkan komentar, dan video telah mendapatkan 10 ribu lebih like dari warganet.
Tonton videonya di sini.
Kontributor : Dinar Oktarini
Berita Terkait
-
Gosip Artis Hari Ini: Baim Wong Dikecam atas Konten Prank KDRT, Dewi Perssik Dijodohkan Netizen dengan Rian Ibrahim
-
Sempat Trending Topik Gegara Buat Konten Prank KDRT, Ini Deretan Kontroversi Baim Wong hingga Dapat Kecaman dari Publik
-
Aksi Satpol PP Sumbar Ambil Paksa Dagangan Penjual Keliling Tuai Kecaman, Netizen: RIP Kemanusiaan
Terpopuler
- Dari Koruptor Kembali ke Rakyat: Aset Rp16,39 Miliar Kini Disulap Jadi Sekolah hingga Taman di Jabar
- Teman Sentil Taqy Malik Ambil Untung Besar dari Wakaf Alquran di Tanah Suci: Jangan Serakah!
- HP Bagus Minimal RAM Berapa? Ini 4 Rekomendasi di Kelas Entry Level
- Simulasi TKA: 15 Soal Matematika Kelas 6 SD Materi Bangun Ruang dan Statistika
- Link Download 40 Poster Ramadhan 2026 Gratis, Lengkap dengan Cara Edit
Pilihan
-
Opsen Pajak Bikin Resah, Beban Baru Pemilik Motor dan Mobil di Jateng
-
Here We Go! Putra Saparua Susul Tijjani Reijnders Main di Premier League
-
Kabar Baik dari Elkan Baggott untuk Timnas Indonesia
-
Jaminan Kesehatan Dicabut, Ribuan Warga Miskin Magelang Tercekik Cemas: Bagaimana Jika Saya Sakit?
-
Lagu "Cita-citaku (Ga Jadi Polisi)" Milik Gandhi Sehat Ditarik dari Peredaran, Ada Apa?
Terkini
-
Yu Beruk Meninggal Dunia, Jogja Kehilangan 'Ratu Panggung'
-
Demi Asta Cita, BRI Group Pangkas Suku Bunga PNM Mekaar hingga 5%
-
7 Spot Romantis Valentine di Jogja AntiMainstream untuk Momen Tak Terlupakan
-
Ide Ngabuburit di Kota Yogyakarta, Festival Pekan Budaya Tionghoa Yogyakarta Bisa Jadi Pilihan
-
Kasus Korupsi Hibah: Saksi Ungkap Fee Rp3 Juta dan Pesan Menangkan Kustini Sri Purnomo