SuaraJogja.id - Seorang pemuda inisial DRW alias R bin BS (24) diringkus Polsek Kretek setelah gelapkan satu unit sepeda motor milik seorang gadis berinisial WO (21) yang baru dikenalnya. Kini pelaku mendekam di rutan Polsek Kretek dan terancam pidana 5 tahun penjara.
Kapolsek Kretek Kompol Yosephine Iswantari menjelaskan mulanya pada 5 September 2022 sekitar pukul 19.00 WIB korban berkenalan dengan tersangka melalui aplikasi Litmatch. Dalam perkenalan itu tersangka mengaku bernama Andrian alias Rian yang beralamat di Semarang.
Keduanya menjali komunikasi melalui Whatsapp setiap 2 atau 3 hari sekali hingga tersangka mengatakan ke korban tentang keinginannya bermain ke Yogyakarta. Akhirnya pada Sabtu (17/9/2022) sekitar pukul 16.30 WIB DRW pun tiba di Yogyakarta tepatnya di Terminal Giwangan dan menghabiskan waktu hingga pukul 22.00 WIB bersama korban.
Pada Minggu (18/9/2022) DRW dan WO kembali membuat janji temu dan sekitar pukul 09.00 WIB korban menjemput tersangka di Terminal Giwangan untuk pergi ke Pantai Parangtritis.
"Pada waktu itu korban dibonceng tersangka, sampai di Parangtritis mereka berjalan menuju warung untuk duduk dan ngobrol. Waktu itu tersangka bilang ingim berenang di pantai namun tidak membawa pakaian ganti," katanya, Selasa (4/9/2022).
Tersangka pun kemudian ijin kepada korban untuk membeli celana ganti dan pergi dengan meninggalkan satu tas selempang coklat, sepasang sepatu warna putih, dan jaket berwarna biru dongker.
Selang 5 menit korban menaruh kecurigaan terhadap tersangka dan mencoba menghubungi DRW namun tidak diangkat. Selanjutnya korban menuju ke tempat parkir namun sepeda motor miliknya sudah tidak ada.
"Korban bertanya ke juru parkir dan membenarkan kalau tersangka meninggalkan parkiran membawa motor dan dua helm. Korban mencoba menghubungi tersangka lagi akhirnya diangkat namun tersangka bilang kalau mampir ke warung membeli rokok," imbuhnya.
Sekitar pukul 14.00 WIB lebih, lanjut Yosephine, korban meminta DRW untuk segera kembali ke parkiran Pantai Parangtritis namun nomor HP tersangka tidak dapat dihubungi lagi oleh WO.
Akhirnya pada 19 September 2022 korban melaporkan kejadian tersebut ke Polsek Kretek. Penyelidikan pun dilakukan dan Unit Reskrim Polsek Kretek mendapatkan informasi keberadaan tersangka di Grobogan Jawa Tengah.
"Sesampainya di Grobogan ternyata tersangka mengetahui bahwa dirinya telah dicari tim Unit Reskrim Polsek Kretek. Lalu tersangka pergi ke arah barat dan anggota kami melalukan pengejaran," papar Yosephine.
Tersangka berhasil diamankan Unit Reskrim Polsek Kretek di Indramayu Jawa Barat. Akibatnya tersangka disangkakan Pasal 378 KUHP dan atau 372 KUHP dengan ancaman pidana 5 tahun penjara.
Berita Terkait
-
Rizky Billar Pilih Kabur Saat Polisi Olah TKP di Rumahnya
-
Polsek Srandakan Viral, Klarifikasi Cuitan Kasar Soal Peristiwa Kanjuruhan
-
Diguyur Hujan Semalaman, Ratusan Hektar Lahan Pertanian di Bantul Terendam Banjir
-
Prihatin Tragedi Kanjuruhan, Ratusan Pecinta Bola Bantul Gelar Doa dan Nyalakan Lilin di Stadion Sultan Agung
Terpopuler
- Banyak UMKM Mundur dari Rans Carnival Jogja, Warganet Pasang Badan Bantu Larisin
- Tak Ingin Sakiti Hati Warga Jogja, OM Wawes Pilih Batal Manggung di RANS Carnival
- Tolak Andrea Bocelli, GPCI Bakal Gelar Konser Besar Galang Dana Palestina
- Prestasi Kinclong Netty Rosdiana Siagian: Mundur dari Polri, Tak Sejalan dengan Hati Nurani
- 7 Sneakers Lokal dengan Rating Bintang 5 di Shopee yang Nyaman dan Modis
Pilihan
-
Gempa M 5,5 Guncang Laut Barat Laut Tanimbar, Getaran Terasa hingga Saumlaki
-
Resmi, MA Putuskan Suket Penyetaraan Ijazah Gibran Tidak Sah
-
Kembangkan AURA, Suara.com Raih AMSI Awards 2026 di Bidang Inovasi Produk dan Pemanfaatan AI
-
Salib Merah Besar ala Film 'Pesta Babi' Hiasi Demo Mahasiswa di Dukuh Atas, Ini Maknanya
-
Tertahan di Gedung UOB, Ketegangan Pecah Saat Mahasiswa Ngotot Tembus Bundaran HI
Terkini
-
Generasi Muda Mulai Apatis terhadap Tuhan, Muhammadiyah Jawab Fenomena Agnostisisme dengan ChatHPT
-
RANS Carnival Kena Cancel Culture, Pakar Komunikasi Sebut Ini Bukan Sekadar Retorika
-
Dominasi Lapangan, SMK Nusantara dan MAN 1 Kabupaten Sukabumi Jadi Juara AXIS Nation Cup 2026
-
Gandeng 43 Kampus Muhammadiyah, PERADI Profesional Perkuat Pendidikan dan Integritas Advokat
-
Coach Justin Nilai AXIS Nation Cup Buka Jalan Talenta Muda ke Level Profesional