SuaraJogja.id - Angka kasus penularan Covid-19 di Kota Yogyakarta sudah rendah, temuan kasus barunya hanya 40 pasien pada pekan ke-39, dari 25 September-1 Oktober 2022.
"Penambahan kasus harian di Yogyakarta saat ini bisa dihitung dengan jari," kata Kepala Bidang Pencegahan Pengendalian Penyakit dan Pengelolaan Data Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Yogyakarta, Lana Unwanah Rabu (5/10/2022).
Dinkes Kota Yogyakarta juga mencatat selama pekan ke-39 jumlah pasien yang sembuh dari Covid-19 sebanyak 51 orang dan tidak ada pasien yang meninggal dunia karena penyakit itu. Pada pekan sebelumnya pun tidak ada kasus kematian akibat Covid-19.
Selain itu, berdasarkan hasil analisis kondisi epidemiologi, surveilans, dan kemampuan fasilitas pelayanan kesehatan sebanyak 24 dari 45 kelurahan di Kota Yogyakarta berada di zona hijau atau zona tanpa kasus Covid-19 dan sisanya masuk zona kuning atau zona risiko rendah.
Dari 14 kecamatan yang ada di Kota Yogyakarta, sebanyak enam kecamatan di antaranya berada di zona hijau dan delapan lainnya masuk zona kuning.
Tidak ada kelurahan maupun kecamatan yang berada zona merah atau zona risiko tinggi penularan Covid-19 di Kota Yogyakarta.
Meskipun angka penularan penyakit tersebut sudah rendah, Pemerintah Kota Yogyakarta tetap menjalankan upaya pencegahan dan penanggulangan Covid-19, termasuk membuka selter isolasi untuk penderita virus tersebut.
Rumah Susun Sewa (Rusunawa) Bener Tower I tetap dioperasikan sebagai selter isolasi meskipun saat ini tidak ada satu pun pasien yang menjalani perawatan di fasilitas tersebut.
"Pasien terakhir yang masuk ke selter sudah dipulangkan pada 23 Agustus dan sampai sekarang tidak ada lagi pasien yang masuk," kata Kepala Seksi Pelayanan Kesehatan Rujukan Dinkes Kota Yogyakarta, Okto Heru Santosa.
Baca Juga: Update COVID-19 Jakarta 3 Oktober: Positif 384, Sembuh 722, Meninggal 3
Namun, selter isolasi di Rusunawa Bener Tower II tidak lagi dioperasikan. Bangunan itu kembali difungsikan sebagai rumah susun sewa.
Sementara itu, Kepala Seksi Kedaruratan BPBD Kota Yogyakarta, Petrus Singgih Purnomo mengatakan bahwa petugas disinfeksi tetap disiagakan di selter isolasi Rusunawa Bener.
"Kami pun tetap menyiagakan tim untuk menyelenggarakan pemakanan dengan prosedur Covid-19. Pemakaman juga bisa dilakukan langsung oleh wilayah," katanya.
Sepanjang September 2022, BPBD Kota Yogyakarta mencatat ada enam pemakaman yang dilakukan sesuai dengan prosedur pencegahan penularan Covid-19.
Angka penularan Covid-19 yang sudah rendah dan cakupan vaksinasi yang tergolong tinggi, menurut Lana, merupakan modal untuk mempersiapkan Kota Yogyakarta dan seluruh masyarakatnya menuju kondisi endemi. [ANTARA]
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Pelembap Viva Cosmetics untuk Mencerahkan Wajah dan Hilangkan Flek Hitam, Dijamin Ampuh
- Siapa Saja Tokoh Indonesia di Epstein Files? Ini 6 Nama yang Tertera dalam Dokumen
- 24 Nama Tokoh Besar yang Muncul di Epstein Files, Ada Figur dari Indonesia
- 5 Smart TV 43 Inci Full HD Paling Murah, Watt Rendah Nyaman Buat Nonton
- Adu Tajam! Persija Punya Mauro Zijlstra, Persib Ada Sergio Castel, Siapa Bomber Haus Gol?
Pilihan
-
Ketika Hujan Tak Selalu Berkah, Dilema Petani Sukoharjo Menjaga Dapur Tetap Ngebul
-
KPK Cecar Eks Menteri BUMN Rini Soemarno Soal Holding Minyak dan Gas
-
Diduga Nikah Lagi Padahal Masih Bersuami, Kakak Ipar Nakula Sadewa Dipolisikan
-
Lebih dari 150 Ribu Warga Jogja Dinonaktifkan dari PBI JK, Warga Kaget dan Bingung Nasib Pengobatan
-
Gempa Pacitan Guncang Jogja, 15 Warga Terluka dan 14 KA Berhenti Luar Biasa
Terkini
-
BRI Dorong Lingkungan Bersih lewat Program CSR Bersih-Bersih Pantai di Bali
-
Babak Baru Rampasan Geger Sepehi 1812: Trah Sultan HB II Tegas Ambil Langkah Hukum Internasional
-
Misteri Terkuak! Kerangka Manusia di Rumah Kosong Gamping Sleman Ternyata Mantan Suami Pemilik Rumah
-
Lebih dari 150 Ribu Warga Jogja Dinonaktifkan dari PBI JK, Warga Kaget dan Bingung Nasib Pengobatan
-
Gempa Pacitan Guncang DIY: 40 Warga Dirawat Medis, Kerusakan Terkonsentrasi di Bantul