SuaraJogja.id - Ibadah umrah merupakan impian banyak umat muslim. Tidak heran banyak orang yang rela mengeluarkan biaya yang cukup besar untuk umrah ke Tanah Suci, sampai-sampai menabung bertahun-tahun demi mewujudkan mimpinya tersebut.
Melaksanakan ibadah umrah ke Mekkah tidak murah. Kita harus merogoh kocek hingga puluhan juta rupiah demi bisa pergi kesana. Bagi orang yang mampu, mungkin mereka tidak butuh lama untuk mengumpulkan uang dan berangkat umrah.
Hanya saja, bagi yang ekonominya berkecukupan atau berkekurangan, mereka harus menabung selama berbulan-bulan sampai bertahun-tahun demi bisa umrah. Contohnya seperti kisah pejuang umrah yang videonya diunggah oleh akun Instagram @dunia_kaumhawa.
Video ini memperlihatkan seorang keluarga yang sedang menghitung uang koin dalam jumlah banyak. Tidak tanggung-tanggung koin berhasil memenuhi karpet sampai tingginya beberapa sentimeter yang memperlihatkan bagaimana banyaknya uang koin tersebut.
Untuk mengumpulkan dan menghitung semua koinnya tidak mudah. Dibutuhkan tenaga hingga 7 orang yang terdiri dari laki-laki, perempuan, anak-anak dan orang tua untuk mengumpulkan koin tersebut.
Usut punya usut, koin itu dikumpulkan oleh seorang ibu selama bertahun-tahun. Dirinya secara rutin mengumpulkan uang ke dalam beberapa kaleng khong guan. Lalu ketika uang dirasa sudah cukup terkumpul, ibu ini pun akhirnya membuka kaleng dan menghitung hasil jerih payahnya mengumpulkan uang untuk umrah.
Tidak diketahui bagaimana akhir video itu, dan apakah uangnya cukup untuk biaya umrah. Namun, kalau dilihat dari jumlah uangnya yang banyak, sepertinya tabungan koin yang dikumpulkan sejak lama itu cukup untuk membawanya ke Tanah Suci.
“Jangan lupa menabung ya gengs,” bunyi keterangan di video.
Video ibu-ibu yang menabung koin demi ibadah umroh ini pun langsung mendapatkan banyak komentar dari warganet.
Baca Juga: Digandeng Ayah Kejora, Lesti Pergi Umrah Gunakan Niqob, Warganet: Billar, Lihatlah Istrimu
“Aku pernah ngitung uang koin yang 1000-an totalnya 3 juta itu udah lumayan capek, apalagi ini banyak banget,” ujar warganet.
“Ide bagus gak bakal kena rayap,” ucap warganet.
“Masya Allah banyak sekali. Berapa tahun itu ngumpulinya dan kira-kira sampai berapa hari ngitungnya ya?” tutur warganet.
“Belum lama saya sama suami juga bongkar celengan recehan di galon lumayan hampir penuh dapat hampir Rp 10 juta,” ungkap warganet.
“Masha Allah beb. Definisi sedikit demi sedikit lama-lama jadi bukit nabung terus nanti ya,” balas warganet.
Hingga kini komentar masih terus berdatangan, dan video telah memperoleh 9.973 like dari warganet di Instagram.
Berita Terkait
-
Digandeng Ayah Kejora, Lesti Pergi Umrah Gunakan Niqob, Warganet: Billar, Lihatlah Istrimu
-
Lesti Kejora Umrah di Tengah Kasus KDRT, Banjir Pujian Netizen: Hebat Gak Dibikin Konten
-
Lesti Kejora Berangkat Umrah dengan Gunakan Cadar, Warganet: Ngadunya ke Allah, Panutan
-
Netizen Hilang Respek Lihat Video Pamungkas Gosokkan HP Penggemar ke Alat Vital
-
Viral! Bak Air Terjun, Dapur Rumah Warga di Ciamis Diterjang Banjir Akibat Luapan Sungai Cibuyut
Terpopuler
- Deretan Tokoh Top Bakal Turun Gunung ke UGM Besok, Bahas Nasib Bangsa Lewat Konferensi Republik
- Prabowo Disebut Habiskan Rp5,8 Miliar untuk Hotel di Paris, Sandhy Sondoro: Asoy Geboy Gemoy
- Budget Rp2 Juta Dapat HP Samsung Apa? Ini 3 Pilihan dengan RAM 8 GB, Kamera OIS, Layar AMOLED
- Terpopuler: Lipstik Tahan Lama untuk Bibir Hitam, Sepatu New Balance Tanpa Tali untuk Jalan Jauh
- Pandji Pragiwaksono Soroti 'Pengakuan Terbuka' Prabowo Soal Keterlibatan Partai dalam Tender Negara
Pilihan
-
Evaluasi Besar-besaran: 8.182 SPPG Pernah Ditangguhkan, 2.213 Masih Berstatus Suspend
-
Kabar Duka, Eks Menhan Jenderal Ryamizard Ryacudu Meninggal Dunia di RSPAD
-
Strategi Berani John Herdman: Mengapa Piala AFF 2026 Jadi Panggung Khusus Pemain Domestik?
-
Insiden Noni Madueke Tanpa Penalti, Eks Wasit Liga Inggris Buka Suara
-
Drama Final Liga Champions: Sakitnya Arsenal, PSG Back to Back Juara
Terkini
-
Bumi Sudah Melewati Batas Perjanjian Paris, Ancaman Krisis Iklim Tak Lagi Sekadar Ramalan
-
Belajar dari Gempa 2006, Jogja Memang Istimewa dalam Menangani Bencana
-
20 Tahun Gempa Jogja Mulai Terlupakan, Ancaman Megathrust Masih di Depan Mata
-
Berkas Kasus Daycare Little Aresha Rampung Pekan Depan, Rekonstruksi Tertutup Menyusul
-
Efisiensi Anggaran Paksa Seniman Bertahan Mandiri, Pemda DIY Prioritaskan Agenda Pusat