SuaraJogja.id - Baru-baru ini, dikabarkan bahwa Polda Sulawesi Selatan (Sulsel) berhasil menangkap 6 orang pelaku penipuan yang mengatasnamakan perusahaan digital milik Raffi Ahmad, Rans Entertainment. Kini keenam orang tersebut telah mendekam di rutan Mapolda Sulawesi Selatan
Adapun keenam pelaku tersebut berinisial SU, SA, UM, SA, DA, dan AM. Semua pelaku modus tersebut ditangkap di desa Lautang, Kecamatan Belawa, Kabupaten Wajo pada Senin 3 Oktober lalu.
Pelaku penipuan itu menjanjikan korban hadiah dari perusahaan digital marketing tersebut dengan syarat menyetor uang minimal Rp1 juta. Diketahui mereka menggunakan aplikasi WhatsApp untuk mendapatkan korban.
Usai para korban menyetor, pelaku pun menghilang tanpa kabar. Polda Sumsel sendiri telah menerima laporan dari dua orang korban dan tak menutup kemungkinan ada korban lainnya. Barang bukti terkait kasus penipuan ini pun telah disita pihak kepolisian.
Adapun barang bukti itu berupa sejumlah laptop dan juga struk pengiriman yang telah direkayasa oleh keenam pelaku tersebut. Hingga saat ini, kepolisian masih terus melakukan penyidikan dari kasus penipuan yang mengatasnamakan perusahaan Sultan Andara ini.
"Dan yang paling terakhir ditutup dengan adanya struk pengiriman yang telah direkayasa oleh keenam pelaku ini. Menyampaikan lewat aplikasi bahwa saudara dan saudari pemilik Rans Entertainment telah mengirimkan barang ke sejumlah penerima lain, sehingga orang lain berikutnya bisa mempercayai melalui aplikasi tersebut," ujar Wakil Reskrimsus Sulsel, AKBP Gany Alamsyah dikutip dari Instagram @viralyar.
Selain itu, pihak kepolisian juga masih mengusut korban lainnya sehingga dapat menaksir jumlah kerugian para korban. Para pelaku dijerat UU No. 11 Tahun 2008 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik (ITE). Adapun ancaman hukumannya maksimal 6 tahun penjara.
Tonton videonya di sini.
Kontributor Suarajogja.id: Dinna Lailiyah
Baca Juga: Bikin Terharu, Raffi Ahmad Prioritaskan Masa Depan Rafathar, Karena Tak Tahu Kapan Saya Meninggal
Berita Terkait
Terpopuler
- Intip Kekayaan Ida Hamidah, Pimpinan Samsat Soetta yang Dicopot Dedi Mulyadi gara-gara Pajak
- Dicopot Dedi Mulyadi Gegara KTP, Segini Fantastisnya Gaji Kepala Samsat Soekarno-Hatta!
- 6 HP Snapdragon Paling Murah RAM 8 GB untuk Investasi Gadget Jangka Panjang
- HP Xiaomi yang Bagus Tipe Apa? Ini 7 Rekomendasinya di 2026
- Sabun Cuci Muka Apa yang Bagus untuk Atasi Kulit Kusam? Ini 5 Pilihan agar Wajah Cerah
Pilihan
-
Balas Rhoma Irama, LMKN Jelaskan Akar Masalah Royalti Musik Dangdut Jadi Rp25 Juta
-
Buat Kaum dengan Upah Pas-pasan, Nabung dan Investasi Adalah Kemewahan
-
Resmi! Liliek Prisbawono Jadi Hakim MK Gantikan Anwar Usman
-
Apartemen Bassura Jadi Markas Vape Narkoba, Wanita Berinisial E Diciduk Bersama Ribuan Barang Bukti!
-
Mendadak Jakarta Blackout Massal: Sempat Dikira Peringatan Hari Bumi, MRT Terganggu
Terkini
-
Babak Baru Kasus Korupsi Dana Hibah Pariwisata Sleman: Jejak Digital Seret Tersangka Baru
-
Ancaman BBM Naik Akibat Perang, Kurir Paket dan Ojol di Yogyakarta Kian Terhimpit
-
UGM-Bank Mandiri Taspen Lanjutkan Kemitraan, Siapkan Talenta Muda dan Literasi Pensiun
-
BRI Umumkan Dividen Rp52,1 Triliun, Didukung Laba Rp56,65 Triliun
-
BRI Group Buka Pegadaian di Timor Leste, Perluas Layanan UMi