SuaraJogja.id - Kasus kekerasan seksual kembali terjadi di Kulon Progo. Kali ini seorang oknum pimpinan panti asuhan yang berada di Kapanewon Kokap, Kulon Progo diduga tega mencabuli anak asuh yang masih berada di bawah umur.
Informasi tersebut dibenarkan oleh Plh Kasi Humas Polres Kulon Progo, Iptu Dwi Wijayanto saat dikonfirmasi awak media. Disebutkan bahwa kejadian itu melibatkan salah seorang pimpinan dari panti asuah tersebut.
"Iya, memang benar di wilayah Kulon Progo ada laporan dugaan pencabulan yang dilakukan oleh salah satu pimpinan panti asuhan dengan korban anak asuh yang masih di bawah umur," kata Dwi, Selasa (11/10/2022).
Diungkapkan Dwi, aksi bejat yang dilakukan oknum pimpinan panti asuhan tersebut tidak terjadi baru-baru saja. Melainkan kejadian tersebut diduga sudah berlangsung cukup lama.
Berdasarkan keterangan sementara yang didapatkan oleh kepolisian peristiwa itu berlangsung selama hampir dua tahun ke belakang. Namun memang baru dilaporkan ke pihak kepolisian baru pada bulan ini.
"Kalau laporan (masuk ke polisi) tanggal 3 Oktober 2022. Untuk perkara sendiri dilakukan pada pertengahan 2020-2022," ucapnya.
Terkait dengan bentuk kekerasan seksual yang dilakukan oleh pelaku sendiri, kata Dwi masih belum dapat dipastikan. Pemeriksaan masih terus dilakukan untuk mengungkap kasus tersebut.
Ditambahkan Dwi, saat ini pihaknya juga masih melakukan pendalaman lebih lanjut. Sedangkan terduga pelaku sendiri sudah diamankan sejak beberapa hari yang lalu.
"Saat ini untuk proses pemeriksaan masih ditangani oleh Satreskrim oleh Polres Kulon Progo. Tersangka sudah dilakukan penahanan kemarin," terangnya.
Berita Terkait
Terpopuler
- 4 HP Terbaru 2026 Harga Rp2 Jutaan, Kamera Bagus dan Baterai Besar hingga 7000 mAh
- Silsilah Keluarga Lim Xin Rui yang Resmi Jadi Menantu Hasto Kristiyanto
- 3 Klub Pemain Timnas Indonesia Berhasil Raih Tiket Promosi Musim Ini
- Lirik Lagu 'MBG Mas Bahlil Ganteng' yang Viral, Lengkap Asal Usulnya
- HP Vivo yang Bagus Seri Apa? Ini Rekomendasi Seri X, V, dan Y Sesuai Kebutuhan
Pilihan
-
Eks Wamenaker Noel Ebenezer: Hukum Mati Saja Saya!
-
Staf Ahli Gubernur Kaltim Bawa-Bawa Status 'Cucu Nabi' demi Redam Demo Massa
-
Cara Buka Tabungan Pesirah Bank Sumsel Babel dari HP, Tak Perlu Antre di Bank
-
Nathalie Holshcer Sebut Pengawal Pribadinya Ditembak Polisi, Minta Tanggung Jawab Polri
-
Modus Oknum Ustad di Lubuk Linggau Ajak Santri ke Kebun Sawit, Berujung Kasus Pencabulan
Terkini
-
Jalan Damai 57 Biksu Tembus Panas dan Luka, Yogyakarta Jadi Titik Istimewa Menuju Borobudur
-
Tanggapi Pembubaran Ibadah di Bantul, Sultan HB X: Tidak Ada yang Boleh Merasa Paling Benar Sendiri!
-
Kesbangpol Bantul Kaji Legalitas Tempat Ibadah GMS Usai Dugaan Aksi Pembubaran
-
Tanah Adat Dirampas, Konflik dengan Negara Kian Memanas, RUU Masyarakat Adat Mendesak Disahkan
-
Dua Dekade Gempa Jogja, Ancaman Megathrust dan Pentingnya Klaster Bencana