SuaraJogja.id - Kasus Kekerasan Dalam Rumah Tangga (KDRT) yang dilaporkan Lesti Kejora kepada suaminya, Rizky Billar, membuat warganet bingung dengan kebenarannya. Hal itu menyusul dengan pernyataan keluarga Rizky Billar yang berbanding terbalik dengan pihak polisi,
Pihak Rizky Billar menyangkal adanya KDRT yang dilaporkan Lesti Kejora. Bahkan, Ade Epril Manurung, kuasa hukum Rizky Billar menyatakan bahwa kliennya itu tidak merasa menyesal. Sebab, suami Lesti Kejora itu mengaku tidak pernah melakukan kekerasan tersebut.
Ia mengaku tidak bersalah, sehingga menilai tidak perlu melakukan permintaan maaf secara publik. Pernyataan Rizky Billar melalui pengacaranya itu pun sontak mengundang kehebohan netizen.
"Dia gak menyesali, dia nih gak bersalah dia bilang, kenapa gak bersalah? Karena dia sudah berdamai dengan istrinya," ujar Ade Epril Manurung dikutip dari akun Instagram @insta_julid, Rabu (12/10/2022).
Bahkan, kuasa hukum Rizky Billar menyatakan bahwa kliennya secara tidak sengaja melakukan kekerasan kepada Lesti. Ia mengungkap bahwa Rizky Billar hanya membela diri saat istrinya mengamuk, sehingga Lesti terjatuh.
"Itulah yang dijadikan visum, itu kan gak adil," ujar Ade.
Menanggapi pernyataan Ade Epril, seorang psikolog bernama Lita Gading turut buka suara. Meski pengacara Rizky Billar mengatakan bahwa tidak ada tindak kekerasan yang dilakukan, akan tetapi dibuktikan dengan visum, CCTV, saksi-saksi yang melihat, laporan polisi, dan sebagainya.
"Kok berani ya, pengacara megatakan itu ya. Katanya Billar sedang stress tertekan, kalau orang lagi stress tertekan, jangan dianggap serius perkataanya, dan itu pasti ngaco. Tapi kamu mengabaikan norma-norma kemanusiaan karena ada orang yang teraniaya dan ada orang yang trauma di balik kasus kliennya," ujar Lita Gading dalam potongan video yang beredar.
Terpisah pihak kepolisian sendiri telah melakukan pembacaan hasil visum dan gelar perkara. Jadi, kasus KDRT Lesti kejora ini telah dinaikkan ke tahap penyidikan. Hal tersebut disampaikan oleh Kabid Humas Polda Metro Jaya, Endra Zulpan.
"Dinaikkan ke penyidikan, karena penyidik berkeyakinan adanya tindak kekerasan terhadap diri korban, sehingga menyebabkan beberapa luka di tubuh korban," ujar Endra Zulpan.
Tonton videonya di sini.
Kontributor Suarajogja.id: Dinna Lailiyah
Berita Terkait
Terpopuler
- Deretan Tokoh Top Bakal Turun Gunung ke UGM Besok, Bahas Nasib Bangsa Lewat Konferensi Republik
- Prabowo Disebut Habiskan Rp5,8 Miliar untuk Hotel di Paris, Sandhy Sondoro: Asoy Geboy Gemoy
- Terpopuler: Lipstik Tahan Lama untuk Bibir Hitam, Sepatu New Balance Tanpa Tali untuk Jalan Jauh
- Budget Rp2 Juta Dapat HP Samsung Apa? Ini 3 Pilihan dengan RAM 8 GB, Kamera OIS, Layar AMOLED
- 6 Sepatu Puma Wanita yang Lagi Diskon 55 Persen di Toko Resmi, Ada Model Lari hingga Sneaker
Pilihan
-
Kabar Duka, Eks Menhan Jenderal Ryamizard Ryacudu Meninggal Dunia di RSPAD
-
Strategi Berani John Herdman: Mengapa Piala AFF 2026 Jadi Panggung Khusus Pemain Domestik?
-
Insiden Noni Madueke Tanpa Penalti, Eks Wasit Liga Inggris Buka Suara
-
Drama Final Liga Champions: Sakitnya Arsenal, PSG Back to Back Juara
-
Kesehatan Donald Trump Bermasalah? Gedung Putih Dituding Tutupi Hasil Medical Check-up
Terkini
-
Bumi Sudah Melewati Batas Perjanjian Paris, Ancaman Krisis Iklim Tak Lagi Sekadar Ramalan
-
Belajar dari Gempa 2006, Jogja Memang Istimewa dalam Menangani Bencana
-
20 Tahun Gempa Jogja Mulai Terlupakan, Ancaman Megathrust Masih di Depan Mata
-
Berkas Kasus Daycare Little Aresha Rampung Pekan Depan, Rekonstruksi Tertutup Menyusul
-
Efisiensi Anggaran Paksa Seniman Bertahan Mandiri, Pemda DIY Prioritaskan Agenda Pusat