SuaraJogja.id - Memasak makanan kala sedang mendaki gunung, adalah perjuangan tersendiri. Pasalnya memasak di gunung bukan hal yang mudah karena keterbatasan yang ada di alam bebas. Sehingga, jangan sampai ajang masak-masak di gunung tidak dijadikan bahan bercandaan.
Salah satu kegiatan yang banyak dilakukan para pendaki adalah memasak di gunung. Pasalnya para pendaki biasanya menempuh perjalanan berhari-hari, sehingga harus memasak makanan supaya bisa tetap makan dan tenaga tetap terjaga.
Makanan yang kerap dimasak oleh pendaki adalah mi instan, karena rasanya yang nikmat dan cara membuatnya cukup mudah. Sayangnya tidak semua pendaki mampu memasak makanan dengan baik. Pasalnya, ada saja tingkah laku pendaki yang malah membuat proses memasak jadi berantakan.
Contohnya seperti yang ada di akun Instagram @storiperfect. Akun ini memperlihatkan kawanan pendaki yang sedang beristirahat di tenda sambil masak mi instan. Tugas memasak ini diberikan oleh salah satu orang pendaki dan kala itu mi instan dimasak dalam porsi yang besar.
Maklum, karena mereka ada lebih dari 2 orang yang ikut mendaki sehingga harus membuat mi dalam porsi yang banyak. Akan tetapi, ketika mi instan mau matang terdapat insiden yang tidak terduga.
Salah satu pendaki malah berbuat iseng, tetapi berlebihan. Pria pendaki ini mengerjai juru masak dengan cara memasukkan batu ke dalam mi instan yang sedang dimasak.
Alhasil pendaki yang memasak mi pun kaget dengan tindakan iseng temannya tersebut, dan video berakhir. Diduga kuat kalau pria yang memasukkan batu ke dalam mi instan pun menjadi amukan massa karena mi instan pun menjadi kotor dan tidak bisa dimakan.
“Si paling lucu inimah. besok-besok pasti gak diajak lagi,” bunyi keterangan di video.
Potret pendaki yang mengerjain pendaki lain, dengan memasukkan batu ke dalam mi instan ini pun viral di media sosial. Warganet yang melihat video tersebut langsung menyerbu kolom komentar.
Baca Juga: Yang Dicari-cari Banyak Orang! Pria Ini Pamerkan Porsi Martabak Mini
“Paling benci banget sama orang yang bercanda atau usil saat lagi tidur dan makan. Giliran digituin balik sama orang emosi,” ucap warganet.
“Ini gak lucu karna yg di bercandain makanan, semoga rezekinya tetap lancar biar gak ngerasain rasanya cari duit buat makan itu susah,” ujar warganet.
“Sayang banget wehh, lu bayangin udah mupeng pengen buru-buru makan malah dibecandain gitu,” ungkap warganet.
“Sok asik banget, mana ngakak sendiri,” imbuh warganet.
Hingga kini video masih mendapatkan banyak komentar, serta memperoleh 431 ribu lebih like dari warganet.
Kontributor : Dinar Oktarini
Berita Terkait
-
Yang Dicari-cari Banyak Orang! Pria Ini Pamerkan Porsi Martabak Mini
-
Rekam Keberhasilannya Masukkan Bola Basket, Cewek Ini Malah Berakhir Apes
-
Asyik Karaoke Sendiri, Cewek Ini Malah Bengong pas Muncul Peringatan di Layar
-
Prank Minta Tolong di Jalan, Aksi Anak SD Ini Bikin Warganet Heran
-
Viral Kawanan Pelajar Konvoi Tenteng Sajam di Cibadak Lebak, Serang Siswa SMP di Pinggir Jalan
Terpopuler
- 5 Rekomendasi HP Memori 256 GB Paling Murah, Kapasitas Lega, Anti Lag Harga Mulai Rp1 Jutaan
- Jalan Putri Hijau/Yos Sudarso Medan Ditutup 31 Januari hingga 6 Februari, Arus Lalin Dialihkan
- 5 Bedak Wardah High Coverage untuk Flek Hitam Membandel Usia 55 Tahun
- Reshuffle Kabinet: Sugiono Jadi Menko PMK Gantikan 'Orang Jokowi', Keponakan Prabowo Jadi Menlu?
- 3 Pilihan HP Infinix 5G dengan Performa Tinggi dan Layar AMOLED
Pilihan
-
Iman Rachman Mundur, Penggantinya Sedang Dalam Proses Persetujuan OJK
-
Purbaya: Mundurnya Dirut BEI Sentimen Positif, Saatnya Investor 'Serok' Saham
-
5 Fakta Menarik Cheveyo Balentien: Pemain Jawa-Kalimantan yang Cetak Gol untuk AC Milan
-
Siapkan Uang Rp100 Miliar! Orang Terkaya RI Ini Serok 84 Juta Lembar Saham saat IHSG Anjlok
-
5 HP Memori 512 GB Paling Murah, Terbaik untuk Gamer dan Kreator Konten Budget Terbatas
Terkini
-
Tampil Gaya dengan Budget Rp80 Jutaan: 3 Mobil Bekas 'Aura Masa Kini' yang Wajib Dilirik!
-
Virus Nipah Belum Masuk Indonesia, Kemenkes Sebut Screening di Bandara Tetap Dilakukan
-
Harga Emas Meroket, Pakar Ekonomi UMY Ungkap Tiga Faktor Utama
-
Terjepit Ekonomi, Pasutri Asal Semarang Nekat Curi Puluhan Baterai Motor Listrik
-
BRI Perkuat Ekonomi Desa lewat Program Desa BRILiaN yang Telah Menjangkau 5.245 Desa