SuaraJogja.id - Baru-baru ini beredar kabar mengenai adanya orang ketiga yang menjadi salah satu penyebab Shin Tae-yong membuat postingan akan mundur sebagai pelatih Timnas Indonesia jika Ketua Umum PSSI mundur dari jabatannya.
"Menurut saya, jika Ketua Umum PSSI harus bertanggung jawab atas semua yang terjadi dan mengundurkan diri, maka saya pun harus mengundurkan diri," tulis Shin Tae-yong di akun Instagram pribadinya setelah banyak desakan terhadap Iwan Bule untuk mundur dari kursi jabatannya.
Pernyataan pelatih asal Korea Selatan tersebut sontak mendapat respon dari para penggemar sepak bola tanah air dan netizen Indonesia. Masa depan Shin Tae-yong di Timnas Indonesia lantas tuai pro dan kontra.
Selang satu minggu lebih dari postingan itu, mencuat kabar baru bahwa penyebab Shin Tae-yong memberikan pernyataan sikap tersebut tak lepas dari adanya orang ketiga yang mengompori pelatih berpaspor Korea Selatan itu.
Dilansir dari akun Twitter @AlionelMessi_ (18/10/2022) mengungkapkan jika informasi yang ia peroleh merupakan informasi yang valid dan bisa dipertanggungjawabkan.
"Baru saja dr info A1, valid. Soal knp Coach Shin Tae-yong (STY) sampai nge-share pernyataan "Akan Ikut Mundur" di IG yg viral kpn hari. Trnyata ada "pihak ketiga" yg ngompori STY sampai dia TERPANCING nge-share bgitu. Sumber ini valid, bs dipertanggungjawabkan TKP dan jabatannya," tulis @AlionelMessi_ di akun Twitter-nya.
Cuitan tersebut lantas mendapat sorotan khusus dari publik penggemar sepak bola tanah air dan para netizen Indonesia. Banyak dari mereka yang masih mempertanyakan pelatih sekelas Shin Tae-yong masih bisa diperalat sehingga mengeluarkan statemen itu.
"Sekelas STY pelatih eks Piala Dunia mosok iyo bisa di setir begini, agak gak masuk akal," ungkap salah seorang netizen.
"Bukan disetir tapi kayaknya dikasih informasi yang sesat sambil didoktrin, orang PSSI kan ahlinya kalau urusan begituan wkwkwk," kata netizen yang lain.
Baca Juga: Dapat Warning dari Presiden Korsel, Minta Shin Tae-yong Tetap Jadi Pelatih Timnas Indonesia
"Khas sekali kelakuan federasi di negeri konoha, lg ada masalah gede malah sibuk bikin manuver2 politis, bikin skenario drama, nyari aliansi...bukannya nyari solusi malah bikin drama," ucap netizen lainnya.
"gak ada asap kalo gak ada api, ini sbenarnya apinya udah pengen banget disiram orang banyak, tapi masih banyak yg jagain karna api adalah sumber mata pencarian para ibab ibab ngepet," sindiran keras netizen lain.
Kontributor : Moh. Afaf El Kurnia
Berita Terkait
Terpopuler
- 4 Pompa Air Kedalaman 20 Meter ke Atas, Hemat Listrik dan Tekanan Air Stabil
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- Bedak Marcks Tabur untuk Usia Berapa? Ini Penjelasan dan 3 Pilihan Variannya
- 3 Pompa Air Otomatis untuk Sumur Dalam, Air Deras dan Mesin Awet
Pilihan
-
Pelarian Berakhir! Taufik Hidayat Penyekap dan Penyiksa Pacar 3 Tahun Ditangkap di Bandung Raya
-
UBK Nonaktifkan Ketua BEM FH dari Jabatan Usai Mengaku Terima Suap Rp20 Juta dari Oknum Polisi
-
Sisi Gelap 'Operasi Penertiban Sawit' Satgas PKH dan Tentara di Tesso Nilo
-
Pertama Kali Dalam Sejarah Piala Dunia! Badai Petir Hentikan Prancis vs Irak
-
Anak Mantan Bupati Sleman, Raudi Akmal Jadi Tersangka Korupsi Dana Hibah Pariwisata
Terkini
-
Sensus Ekonomi DIY Baru 9 Persen, Dibayangi Kekhawatiran Pajak hingga Penolakan Warga
-
Forum BEM DIY Sindir Demo Pro MBG demi Wajan, Gerindra Tak Muncul dalam Unjukrasa di DPRD
-
Gerah Kafe Jual Miras Dekat Sekolah dan Rumah Ibadah, Jemaah Masjid Buat Petisi Penolakan
-
Kejari Sleman Bantah Klaim Sakit, Tegaskan Raudi Akmal Memenuhi Syarat Penahanan
-
Jadi Tersangka Korupsi Dana Hibah, Raudi Akmal: Pengadilan Sudah Nyatakan Saya Tak Terlibat