SuaraJogja.id - Sejak pandemi, kesadaran untuk menjalankan gaya hidup sehat semakin populer. Selain menjaga pola makan, tentu perlu juga untuk rutin berolahraga, misalnya jalan kaki atau joging santai.
Advisor Rey, dr. Astrid Wulan Kusumoastuti mengatakan bahwa jarang berolahraga, tidak menjaga kualitas tidur, kelebihan makan dengan kalori dan gula yang tinggi, membuat seseorang berpotensi terkena Penyakit Tidak Menular (PTM).
"Hal ini terutama menyerang para pekerja dan generasi muda yang memiliki rutinitas dan sangat tergantung pada kemudahan teknologi hingga jarang bergerak. Padahal tubuh kita tidak bersifat konstan, ada kalanya imunitas turun dan tubuh akan mengalami proses penuaan sehingga perlu melakukan latihan fisik," ungkap dr. Astrid, dikutip dari siaran pers, Rabu (19/10/2022).
Dr. Astrid menyebutkan banyak manfaat latihan fisik serta rutin dan teratur, antara lain meningkatkan kekebalan tubuh dan sistem metabolisme, menjaga stamina dan ketahanan tubuh serta membantu mengendalikan penyakit bawaan dan menurunkan risiko terkena penyakit kritis. Selain itu, suasana hati tetap terjaga, tidur lebih nyenyak, dan berat badan dapat terjaga ideal.
Salah satu latihan fisik yang bisa dilakukan adalah berjalan kaki setidaknya 10 ribu langkah setiap hari. Tak ada salahnya membiasan jalan kaki saat menuju suatu tempat atau lokasi yang jaraknya tak begitu jauh, misalnya saat pergi makan siang atau berangkat dan pulang ke kantor.
"Bagi mereka yang giat selain mendapatkan tubuh sehat dan hidup lebih nyaman juga berkesempatan memenangkan sejumlah hadiah menarik bagi yang berpartisipasi dalam #GetREYstarted," kata VP Marketing Rey Audi Tangkudung.
Audi mengajak masyarakat untuk berpartisipasi dalam gerakan 'GetReyStarted', yakni berjalan kaki 10 ribu langkah. Ada kesempatan mendapatkan berbagai hadiah menarik, termasuk membership Rey selama 6 bulan yang diadakan pada 12 September - 24 Oktober 2022.
Jika ingin berpartisipasi, Anda dapat mengunduh aplikasi Rey dan gunakan fitur ReyFit Step untuk menghitung langkah kaki setiap hari dan fitur ReyFit Hydration untuk mengetahui kebutuhan minum air putih. ReyFit juga dapat dihubungkan dengan Google Fit lalu sambungkan dengan wearables agar data pada google fit dapat diupdate oleh Rey beberapa jam sekali. Sebagai penghargaan dan motivasi, peserta yang mencapai target bisa mengumpulkan ReyCoin (loyalty points) dan ditukar berbagai hadiah.
"Bagi Anda yang ingin mulai untuk berjalan kaki 10.000 langkah dan mengikuti #GetREYstarted, dapat memulainya dengan kecepatan sedang hingga cepat, dimulai dari 5.900 - 7.500 langkah hingga terbiasa mencapai 10.000 langkah setiap hari dan lakukan 5-7 hari seminggu. Bagi yang belum terbiasa, dapat menjalankan secara bertahap, tidak perlu langsung dengan intensitas tinggi agar tidak cedera," papar dr. Astrid.
Baca Juga: Pentingnya Memulai Pola Hidup Sehat dengan Mengosumsi Makanan Tanpa MSG
Astrid juga berpesan soal pentingnya rutin minum air putih sebelum berjalan kaki untuk menjadi cadangan cairan yang akan hilang. Setelahnya, minum kembali untuk mengganti cairan yang telah hilang.
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Rekomendasi Serum Malam untuk Hempas Flek Hitam Usia 50 Tahun ke Atas
- Kecil tapi Lega: Hatchback Bermesin Avanza Kini Cuma 50 Jutaan, Makin Layak Dilirik?
- Promo JCO Mei 2026, Paket Hemat Donat dan Kopi yang Sayang Dilewatkan
- Work to Run: 5 Sepatu Lari Hitam Polos yang Tetap Rapi di Kantor dan Nyaman Dipakai Lari
- 5 HP Redmi RAM 8 GB Memori 256 GB Termurah di Bawah Rp1,5 Juta, Spek Juara
Pilihan
-
Hakim Gemas Anggota BAIS Siram Air Keras ke Andrie Yunus: Amatir Banget, Malu-maluin!
-
10 WNI Diamankan di Arab Saudi Terkait Haji Ilegal, Kemenhaj Pastikan Tak Akan Intervensi
-
Serangan Mematikan Rusia Jelang Gencatan Senjata, 26 Warga Ukraina Tewas
-
Bejatnya Kiai Cabul Ashari di Pati: Ngaku Keturunan Nabi hingga Istri Orang Bebas Dicium
-
Mengungkap Jejak Pelarian Kiai Cabul Pati: Terendus Ritual di Kudus, Kini Raib Bak Ditelan Bumi
Terkini
-
Tim Hukum Peduli Anak Pemkot Jogja Bidik Pidana Korporasi hingga Pembubaran Yayasan Little Aresha
-
Bedah Buku 'Muslim Ahmadiyah dan Indonesia' di UKDW Yogyakarta: Bukti Resiliensi dan Cinta Tanah Air
-
Penjualan Hewan Kurban di Sleman Lesu, Pedagang Keluhkan Penurunan Omzet
-
Petani Jogja Makin Terjepit! Biaya Angkut dan Karung Mahal Gegara BBM Naik, Kesejahteraan Merosot
-
Diduga Keracunan Makanan Pamitan Haji, 43 Warga Sleman Alami Diare dan Demam