SuaraJogja.id - Penangkapan Nikita Mirzani oleh kejaksaan seolah menjadi angin segar bagi Dito Mahendra yang melaporkannya atas kasus pencemaran nama baik. Hal tersebut dinilai telah sesuai dengan prosedur menurut kuasa hukum Dito Mahendra.
Namun, hal itu berbanding terbalik dengan yang dirasakan oleh Fitri Salhuteru yang merupakan sahabat sekaligus kuasa hukum Nikita Mirzani. Baru-baru ini, ia menyambangi sahabatnya itu di Rumah Tahanan (Rutan) II B, Serang.
Fitri pun mengabarkan bahwa kondiri wanita yang akrab disapa Nyai itu sudah baik-baik saja di dalam Rutan. Bahkan, diakuinya, Nikita Mirzani semakin memiliki rasa solidaritas yang tinggi.
Hal tersebut terlihat dari dirinya yang selalu meminta kepada sahabatnya itu untuk membelikan makanan yang ingin ia makan untuk seluruh penghuni Rutan. Ia mengaku tak ingin menikmatinya sendiri.
“Setiap hari dia beli makanan untuk rata-rata untuk semua tahanan di sana, 700 orang. Kemarin aku di sana, Niki mau makan siang apa? ‘Aku mau nasi padang, tapi aku mau makan sama semua tahanan’,” cerita Fitri Salhuteru kepada Raffi Ahmad dan Irfan Hakim melalui panggilan video.
Fitri pun mengaku bingung dengan permintaan Nikita Mirzani tersebut. Hingga akhirnya, ia meminta staff-nya untuk keliling ke restaurant Padang. Ia pun menceritakan, semua dagangan rumah makan tersebut pun sampai habis diborongnya.
“Ya Nikita itu mau berada di mana pun, orang itu sangat menyayangi Nikita, karena banyak kebaikan-kebaikan dia yang sebetulnya tidak pernah dia ekspos,” ujarnya.
Sahabat Niki itu pun mengaku sangat yakin bahwa kali ini ia akan baik-baik saja. Dirinya sendiri yang akan memastikan bahwa pada proses hukum kali ini, Nikita akan mendapatkan hasil yang adil.
“Pasti baik-baik aja, dan kali ini pasti adil, dijamin,” pungkasnya.
Baca Juga: Heran, Belum Ada Informasi Penolakan Penangguhan Penahanan, Fitri Salhuteru Kunjungi Kejari Serang
Kontributor suarajogja: Dinna Lailiyah
Berita Terkait
-
Nikita Mirzani Siap Sambut Kebebasan, Dito dan Nindy Malah Terancam Masuk Penjara, kok Bisa?
-
Nikita Mirzani Akrab dengan Ibu-Ibu di Penjara, Begini Kata Pengacaranya
-
Sudah Ditahan di Rutan, Channel Youtube Nikita Mirzani Masih Aktif
-
Bukan Pizza Lagi! Nikita Mirzani Traktir Menu Spesial buat Ratusan Penghuni Tahanan
Terpopuler
- 6 Pilihan HP Flagship Paling Murah, Spek Sultan Harga Teman
- 5 HP 5G Terbaru RAM 12 GB, Spek Kencang untuk Budget Rp3 Juta
- 5 Pilihan Sepatu Lari Hoka Murah di Sports Station, Harga Diskon 50 Persen
- 5 Parfum Aroma Segar Buat Pesepeda, Anti Bau Badan Meski Gowes Seharian
- 5 Sepeda Listrik Jarak Tempuh Terjauh, Tahan Air dan Aman Melintasi Gerimis
Pilihan
-
RS Polri Berhasil Identifikasi 10 Jenazah Korban Tabrakan Kereta di Bekasi Timur, Ini Nama-namanya
-
Sempat Hilang Kontak, Ain Karyawan Kompas TV Meninggal dalam Kecelakaan KRL di Bekasi
-
4 Pemain Anyar di Skuad Timnas Indonesia untuk TC Piala AFF 2026, 2 Statusnya Debutan!
-
Korban Kecelakaan KRL Vs KA Argo Bromo Bertambah, AHY: 15 Jiwa Meninggal dan 88 Orang Luka-Luka
-
'Kakak Saya Belum Bisa Dihubungi', Pilu Keluarga Cari Korban Kecelakaan KRL di Bekasi Lewat Medsos
Terkini
-
Guru Besar UI Soroti Langkah Hakim yang Hitung Sendiri Kerugian Korupsi Mantan Bupati Sleman
-
Pemkot Yogyakarta Sweeping 68 Daycare Pasca Kasus Little Aresha, 31 Belum Berizin
-
Cerita Mahasiswi UNY Minta Tolong Damkar Buka Tumbler yang Macet
-
Daycare Little Aresha Dicoret-coret, Dua Motor Disiram Cat Hitam, Satpol PP Disiagakan Jaga Lokasi
-
Wali Kota Yogyakarta Identifikasi Belasan Daycare Layak untuk Relokasi Korban Little Aresha