SuaraJogja.id - Baru-baru ini, dokter kecantikan, Richard Lee, kembali menjadi sorotan karena dirinya memenangkan persidangan yang menyeret namanya dalam kasus pencemaran nama baik yang dilaporkan oleh Kartika Putri.
Dr. Richard Lee pun lantas membagikan kisah dirinya yang telah berulang kali meminta maaf pada pihak terkait, akan tetapi tak kunjung mendapatkannya. Hal itu ia lakukan sejak sebelum dirinya ditahan oleh pihak penyidik.
“Sebelum dipenjara, gua dapat bisikan, satu-satunya cara agar lu bisa lepas dari situ adalah minta maaf dan dimaafkan oleh dia. Gua berusaha nemuin dia. Gua minta maaf tuh hampir bersujud dengan dia,” ujar Richard Lee, dikutip dari unggahan TikToknya, Sabtu (19/11/2022).
“Saya minta maaf dengan sepenuh hati, dan dari lubuk hati saya yang paling dalam, dari semua ketulusan hati saya paling dalam, saya minta maaf. Saya tau, saya nggak ceritakan apa sakitnya saya, enggak. Biar itu hilang aja. Aku akan bahas sakitmu aja,” lanjutnya.
Meski dirinya menyadari bahwa permintaan maafnya tidak dapat menyembuhkan luka Kartika Putri, akan tetapi ia tetap saja berusaha. Bahkan, Richard Lee pun menanyakan keinginan pelapornya agar mau memaafkannya.
“Aku tahu, permintaan maafku nggak akan bisa menyembuhkan semua lukamu. Semua detail kalimatnya. Tapi saya tetep minta maaf dengan sepenuh hati saya. Sebutkan apa yang bisa membantu, make it better, menyembuhkan lukamu,” ungkap Richard.
Sayangnya, Kartika Putri tak kunjung memberikan maaf tersebut untuk Richard Lee yang dianggapnya telah memberikan kesan buruk terhadap produk kecantikannya. Tak sampai di situ, pada saat meminta maaf, dr Richard Lee pun ditemani oleh keluarganya.
“Nggak bisa, memaafkan oke ya, tapi proses hukum tetap berjalan. Berati kan nggak memaafkan. Aku sampai bilang, papaku sakit jantung,” ujarnya.
Setelah percobaannya yang kesekian kali, Richard Lee pun mengaku pernah meminta bantuan kepada kiai untuk mendapatkan permintaan maafnya.
Baca Juga: Episode Belum Usai Dokter Richard Lee Terkejut Lagi, Kartika Putri Siapkan Langkah Hukum Berikutnya
“Yang habib ini sudah coba, tapi mereka tidak mau. Dua orang yang sangat disegani membuka suara, membantu gue, nggak mau,” ungkap Richard.
Namun, Richard mengaku menyesali aksinya yang meminta maaf berkali-kali pada pelapornya. Sebab, dirinya merasa bahwa perbuatannya itu seolah membuatnya dipermainkan.
“Sekali lagi gua bilang, gua menyesal melakukan ini semuanya karena gua ngerasa kayak badut sumpah. Gua dapet pelajaran berharga dari ini,” pungkasnya.
Kontributor suarajogja: Dinna Lailiyah
Berita Terkait
Terpopuler
- Banyak UMKM Mundur dari Rans Carnival Jogja, Warganet Pasang Badan Bantu Larisin
- Tak Ingin Sakiti Hati Warga Jogja, OM Wawes Pilih Batal Manggung di RANS Carnival
- Tolak Andrea Bocelli, GPCI Bakal Gelar Konser Besar Galang Dana Palestina
- Prestasi Kinclong Netty Rosdiana Siagian: Mundur dari Polri, Tak Sejalan dengan Hati Nurani
- 7 Sneakers Lokal dengan Rating Bintang 5 di Shopee yang Nyaman dan Modis
Pilihan
-
Gempa M 5,5 Guncang Laut Barat Laut Tanimbar, Getaran Terasa hingga Saumlaki
-
Resmi, MA Putuskan Suket Penyetaraan Ijazah Gibran Tidak Sah
-
Kembangkan AURA, Suara.com Raih AMSI Awards 2026 di Bidang Inovasi Produk dan Pemanfaatan AI
-
Salib Merah Besar ala Film 'Pesta Babi' Hiasi Demo Mahasiswa di Dukuh Atas, Ini Maknanya
-
Tertahan di Gedung UOB, Ketegangan Pecah Saat Mahasiswa Ngotot Tembus Bundaran HI
Terkini
-
Generasi Muda Mulai Apatis terhadap Tuhan, Muhammadiyah Jawab Fenomena Agnostisisme dengan ChatHPT
-
RANS Carnival Kena Cancel Culture, Pakar Komunikasi Sebut Ini Bukan Sekadar Retorika
-
Dominasi Lapangan, SMK Nusantara dan MAN 1 Kabupaten Sukabumi Jadi Juara AXIS Nation Cup 2026
-
Gandeng 43 Kampus Muhammadiyah, PERADI Profesional Perkuat Pendidikan dan Integritas Advokat
-
Coach Justin Nilai AXIS Nation Cup Buka Jalan Talenta Muda ke Level Profesional