SuaraJogja.id - Pada dasarnya Oli menjadi satu diantara komponen yang perlu diperhatikan, sehingga kondisinyapun harus selalu di cek. Dengan penggunaan oli maka mesin suatu kendaraan dapat bekerja dengan optimal tanpa menyebabkan gesekan antar komponen yang dapat berujung kerusakan.
Meskipun begitu, penggunaan dalam suatu kendaraan dalam jangka waktu yang lama akan rentan terjadinya kerusakan, termasuk diantaranya kebocoran oli. Masalah tersebut bukan hanya terjadi karena satu alasan, melainkan ada beberapa Penyebab oli mesin rembes.
Nah, di ulasan kali ini Kami akan memberikan informasi lengkap mengenai Beberapa tips mengatasi oli mesin rembes sehingga bisa saja kalian kerjakan sendiri tanpa memerlukan tenaga atau teknisi bengkel.
Tips Mengatasi Oli Mesin Rembes dengan Mudah
Cek Packing Mesin Motor
Langkah perftama kalian bisa cek Cek Packing Mesin Motor, jika ada packing yang aus di sela-sela mesin kalian bisa menggantinya dengan yang baru.
Mengganti Ring Baut yang Mulai Rusak
Selain packing cek juga ring baut, jika masalah pada ring bautnya yang mulai rusak atau aus silahkan menggantinya dengan ring baut yang baru.
Guna mencegah terjadinya kebocoran secara sementara, Anda bisa selotip pipa air untuk mencegah oli merembes keluar. Hal ini dilakukan untuk menjaga sementara agar oli tidak keluar.
Baca Juga: Viral Gerombolan Pemuda Diduga Geng Motor Serang Warga Sidoarjo, Aksinya Terekam CCTV
Memeriksa Kondisi Seal Persenling
Seal persneling juga bisa bisa mengakibatkan kebocoran, silahkan cek jika ada kerusakan maka silahkan ganti dengan yang baru.
Cek As Engkol dan As Gigi
Silahkan cek pada bagian as engkol dan as gigi, jika terdapat kerusakan pada as engkol dan as gigi maka kalian harus mengganti as engkol dan as gigi dengan memakai seal yang asli. Hal ini tentu ditujukan agar lebih tahan lama serta pas saat akan di lakukan pemasangannya kembali.
Ganti Tutup Kopling dan Tutup Magnet pada Bak Mesin
Selanjutnya silahkan cek kondisi bak mesinnya, khususnya di bagian tutup koling dan tutup magnet, jika ada kerusakan maka Anda tak perlu menggantinya. Akan tetapi, jika sudah bisa dipastikan mengalami kerusakan, sudah pasti Anda harus menggantinya dengan yang baru.
Berita Terkait
-
Pertama di Cilegon, Stasiun Pengisian Kendaraan Listrik Umum Dibuka di The Royale Krakatau Hotel
-
Larangan Bawa Motor untuk Murid Sekolah yang Belum Punya SIM Adalah Bagian Tertib Berlalu Lintas
-
Gawat! Geng Motor di Bandar Lampung Kejar Korban Bawa Celurit
-
Fenomena Blue Fire di Jawa Timur Jadi Puncak Perhelatan Maxi Yamaha Day 2022
-
Raffi Ahmad Dilarang Masuk Geng Motor The Prediksi oleh Desta, Ini Alasannya
Terpopuler
- Febrie Adriansyah Minta Emas 74 Kg dan Uang Ratusan Miliar Segera Dikembalikan
- 4 Perbedaan Rice Cooker Keramik vs Stainless Steel untuk Memasak Nasi, Mana yang Lebih Sehat?
- 3 Sepatu Jalan untuk Lansia Paling Nyaman, Hands Free Tak Perlu Membungkuk
- Spanduk Polwan saat Adang Aksi BEMI UI Kena Rujak Netizen: Bu Polwan Salah Bawa Spanduk?
- Kulkas Sharp 2 Pintu Berapa Harganya? Ini 3 Pilihan yang Dingin dan Hemat Listrik Sesuai Review
Pilihan
-
Geger Sekaten Solo: Keributan Pecah, Adu Dorong hingga Ada yang Dipukul di Bangsal Pagongan
-
Terputus Komunikasi Pasca Gempa, Mahasiswa NTT di Jogja Bergantung Bantuan Warga untuk Bertahan
-
Polwan Ditarik Mundur, Aksi BEM UI di Menara UOB Berujung Saling Dorong dengan Aparat
-
Gaji Manajer Kopdes Merah Putih Rp7,8 Juta per Bulan Viral, Benarkah Batal Rp16 Juta?
-
Dihadang Polisi di UOB Plaza, Massa UI: Ini Bukti Kita Belum Merdeka!
Terkini
-
Fakta Pahit Buruh Pengupas Bawang di Jogja, Kerja Seharian Hanya Diupah Rp3 Ribu
-
Ospek Bukan Ajang Perpeloncoan, Rektor UNY: Perlakukan Mahasiswa Sebagai Raja-Ratu
-
BRI Cetak Rekor MURI: Hadirkan Kredit Kendaraan Serentak di 131 Lokasi
-
Dokter dan Nakes Viral Komentar Nirempati, FKKMK UGM Sebut Pembekalan Etika Bermedsos Sejak Maba
-
Dinkes DIY Siapkan 240 Kg Obat untuk Korban Gempa NTT, Pastikan Stok Jogja Tak Tertanggu