SuaraJogja.id - Saat Ferdy Sambo sempat menggelengkan kepala saat mendengar pernyataan Bharada E atau Richard Eliezer sebagai saksi dalam sidang lanjutan pembunuhan Brigadir J.
Belakangan, Ferdy Sambo membantah kesaksian Richard terkait kejadian di TKP Duren Tiga yang tak lain adalah rumah Dinas yang ia tempati saat itu.
“Ternyata keterangan kebohongan tanggal 5 itulah yang kemudian saya dijemput oleh bintang 2 dibawa ke Mabes Polri. Saya tidak pernah tahu keterangan-keterangan tanggal 6, tanggal 8 setelah istri saya diancam akan ditersangkakan,” ungkap Ferdy Sambo.
Namun pada saat Putri Candrawathi memberikan tanggapan terhadap kesaksian Richard Eliezer, dirinya mengaku tidak tahu tentang skenario penembakan yang direncanakan oleh suaminya. Sementara kehadirannya di Duren Tiga saat penembakan karena ingin menjalani isolasi mandiri.
“Dalam mobil saat isolasi dan saya tidak pernah mengajak dek Richard untuk pergi isolasi ke 46. Pada saat di 46, kamar saya tertutup karena saya 14.46 berganti baju. Saya memanggil dek Richard ke lantai 2 untuk bergabung dengan Riki, Fuad, dan Ferdy Sambo,” ucap istri Ferdy Sambo.
Perjalanan sidang kasus pembunuhan Brigadir J di mana Richard Eliezer didatangkan sebagai saksi dalam persidangan tersebut tak luput dari perhatian netizen. Banyak dari mereka yang merasa kasihan kepada Richard karena diklaim berjuang sendirian.
“Lama2 kasian juga lihat adek Eliezer ini, berjuang sendiri mempertahankan kejujurannya di saat saksi2 yang lain selalu ikut dgn skenario yg sudah di buat atasannya,” ucap salah seorang netizen.
“Orang kecil pasti akan berani melawan dg dasar kejujuran dan kebenaran..meski dia tahu dirinya juga akan dihukum.ttp semangat Richard do'a kami bersamamu,” kata netizen yang lain.
“Semangat elizer pertahankan kejujuran mu jgn pernah takut sm kekuasaan Sambo dan istri nya lebih baik di hukum tp km sdh berkata jujur,” ujar netizen satunya.
Baca Juga: Deretan Pengakuan Irfan Widyanto, Si Peraih Adhi Makayasa Ini Sampai Disemprot Jaksa
Kontributor : Moh. Afaf El Kurnia
Berita Terkait
-
Menko Polhukam Mahfud MD: Sidang Ferdy Sambo Perlu Waktu, Tak Usah Buru-Buru
-
Aktivis Perempuan Tak Percaya Putri Candrawathi Diperkosa: Banyak Kejanggalan
-
Martabat Keluarga Hancur! Ini 5 Perintah Ferdy Sambo ke Hendra Kurniawan Usai Bertemu Kapolri soal Kasus Brigadir Yosua
-
Deretan Pengakuan Irfan Widyanto, Si Peraih Adhi Makayasa Ini Sampai Disemprot Jaksa
Terpopuler
- Jokowi Sembuh dan Siap Keliling Indonesia, Pengamat: Misi Utamanya Loloskan PSI ke Senayan!
- Promo Long Weekend Alfamart, Diskon Camilan untuk Liburan sampai 60 Persen
- 6 Warna Pakaian yang Dipercaya Bawa Keberuntungan untuk Shio di Tahun Kuda Api 2026
- 5 HP Xiaomi RAM Besar Termurah, Baterai Awet untuk Multitasking Harian
- Siapa Ayu Aulia? Bongkar Ciri-ciri Bupati R yang Membuatnya Kehilangan Rahim
Pilihan
-
Setahun Menggantung, Begini Nasib PSEL di Kota Tangsel: Pilih Mandiri, Tolak Aglomerasi
-
Di Tengah Maraknya Klitih, Korban Kejahatan di Jogja Harus Cari Penjamin Biaya Medis Sendiri
-
Admin Fansbase Bawa Kabur Duit Patungan Voting, Rio Finalis Indonesian Idol Tereliminasi
-
Menilik Sepatu Lari 'Anak Jaksel' di Lapangan Banteng: Brand Lokal Mulai Mendominasi?
-
SMAN 1 Pontianak Tolak Ikut Lomba Ulang, Sampaikan Salam: Sampai Jumpa di LCC Tahun Depan!
Terkini
-
Di Tengah Maraknya Klitih, Korban Kejahatan di Jogja Harus Cari Penjamin Biaya Medis Sendiri
-
Imigrasi Yogyakarta Kembali Gagalkan Keberangkatan 3 Pria Diduga Jemaah Haji Non-Prosedural
-
Jangan Asal Perluas! Pemda DIY Tuntut Sistem MBG Dibenahi Total Sebelum Masuk Kampus
-
Usulan Pahlawan Nasional Sultan HB II Menanti Persetujuan Keraton Yogyakarta hingga Presiden Prabowo
-
Harga TV Changhong dan Kelebihan yang Perlu Diketahui, Cek Sekarang di Blibli