SuaraJogja.id - Status laporan atas nama Baim Wong perihal perkara prank KDRT kepada pihak kepolisian kini telah berada dalam masa penyidikan. Alih-alih selesai, kasus tersebut justru terus berlanjut. Hal itu membuat Baim Wong dan Paula ketar-ketir.
Baim yang dilaporkan oleh kelompok masyarakat yang mengatasnamakan Sahabat Polisi Indonesia pada 3 Oktober 2022 lalu, pada akhirnya melunak dan mengajukan mediasi ke Polres Jakarta Selatan.
Tak hanya melalui pihak berwajib, Baim Wong melalui kuasa hukumnya juga telah mengirimkan surat kepada pelapor. Suami Paula itu mengajukan permohonan agar kasus tersebut diselesaikan secara damai.
Saat ini, pihak berwajib masih mengumpulkan barang bukti dan memeriksa sejumlah orang saksi. Penetapan tersangka juga akan segera dilakukan. Hal itu tak menutup kemungkinan bahwa Baim Wong akan segera mendatangi Polres Jakarta Selatan untuk menjalani pemeriksaan lanjutan.
“Untuk bukti-bukti masih jelas video, kemudian konten, lanjut saksi-saksi semua sudah diperiksa. Itu masih didalami semua oleh penyidik. Untuk saksi yang naik dalam tahap penyidikan ada 5 orang yang diperiksa,” ujar Kabid Humas Polres Metro Jakarta Selatan, AKP Nurma Dewi, dikutip dari kanal YouTube Indosiar, Minggu (25/12/2022).
“Penyidik menyimpulkan bahwa dari barang bukti kemudian saksi-saksi itulah menjadi penyidikan,” lanjutnya.
Bahkan, di sepanjang tahun 2022 ini, konten kontroversial yang ditimbulkan oleh Baim Wong juga acap kali menyita perhatian, salah satunya adalah sikap Baim yang dianggap menghina Kakek Suhud di depan masyarakat.
“Jujur saya itu nggak baca kalau yang negatif. Saya masih harus berpikiran positif sama setiap orang. Saya tuh sampai sekarang tidak merasakan cacian maki itu, demi Allah. Saya masih memikirkan bagaimana cara saya menolong mereka ya,” ujar Baim Wong.
Kontributor: Dinna Lailiyah
Baca Juga: Salah Satu Laporan Akan Dicabut, Baim Wong Diminta Setop Prank Polisi
Berita Terkait
Terpopuler
- Bagaimana Cara Cek NIK Terindikasi Judol atau Tidak? Begini Langkah Mudahnya
- 25 Ribu Penerima Bansos di Sulsel Terindikasi Judol
- Buruh di Jogja Geruduk Kantor Gubernur DIY, Tantang Sultan Buktikan Keistimewaan untuk Pekerja
- Khofifah dan Emil Hadiri Pameran Tunggal Lukisan SBY, Apresiasi Karya Presiden ke-6 RI
- 3 Fakta Gila Usai Persib Bandung Kalahkan FC Seoul: Tumbangkan Ranking 26 Asia
Pilihan
-
Akhirnya Buka Suara Usai KPK Usut Korupsi di ATR/BPN, Ini Penjelasan Lengkap Nusron Wahid
-
Pria yang Tendang Perempuan di Senayan City Ditangkap Polisi!
-
Usut Dugaan Korupsi KSO Pertamina EP, Kejagung Geledah Kantor Setda hingga Bapenda Kota Bekasi
-
Mekkah Diserang Houthi, Kemlu Minta WNI Hati-hati di Arab Saudi
-
Dari Aceh hingga Nusa Tenggara, Membaca Peta Ancaman Megathrust Indonesia
Terkini
-
Tiga Kota Penuh Makna, Hifdzi Khoir Hadirkan Tur Showcase Intimate 'Berjalan Kaki'
-
Gegara Ayam Gongso, 413 Siswa dan Guru SMKN 2 Jogja Diduga Keracunan MBG
-
Kasus Kekerasan Seksual di Ponpes Sleman: Nikah Siri Dibongkar, Berpotensi Tambah Tersangka Baru
-
Eks Pengurus Ponpes di Sleman Ditahan Terkait Dugaan Kasus Perkosaan
-
Heboh Dugaan Pelecehan Seksual Satpam terhadap Siswa SMAN 1 Sentolo, Disdikpora DIY Turun Tangan