Dari sana, diputuskanlah bahwa para siswa harus mendapatkan sanksi. Dalam arti sanksi yang mendidik, bukan sanksi dalam bentuk fisik. Yakni, dimasukkan ke dalam ponpes selama sepekan. Kecuali bagi satu siswa inisiator, selama dua pekan.
"Kami antarkan berbondong-bondong kemarin. BK, Waka OSIS, Wali Kelas, orang tua masing-masing, mengantarkan ke pondok," ujarnya.
"Orang tua juga kolaboratif, kami juga minta persetujuan orang tua, 'Bapak ibu keberatan ndak?', [dijawab] 'Oh ndak, kami akan sangat senang sekali, kami mendukung'," kata Elly mengulang.
Sebelum memasukkan siswa ke Ponpes, Elly menyebut ada pihak yang masih menanyakan apakah ia tidak kasihan dengan anak-anak tersebut. Dan Elly menampiknya.
"Daripada kita kasian yang akan menyuburkan perilaku itu. Kalau memang tidak setuju dengan tata tertib yang ada di sini, ya bagaimana? Kalau kami (guru) kan dididik untuk mendidik toh? Dan alhamdulillah semua orang tuanya bisa bekerja sama," sebutnya.
Ia menekankan, tidak ingin ada embrio perilaku minum minuman keras yang tumbuh di tengah siswa SMP N 3 Berbah. Sehingga ketika sudah nampak keinginan besar untuk mencoba-coba, maka ia berusaha untuk memangkasnya.
Kontributor : Uli Febriarni
Berita Terkait
-
Tak Terima Ayahnya Dihina, Adik-Kakak di Tangerang Bunuh Teman Satu Tongkrongan Usai Pesta Miras Tahun Baru
-
Pesta Miras Saat Malam Tahun Baru Hingga Cekcok, Pemuda di Tanah Abang Tewas Ditusuk Pria Paruh Baya
-
Seorang Pria Ditusuk hingga Tewas di Tanah Abang saat Pesta Miras Tahun Baru
-
Asik Pesta Miras, Sekelompok Pelajar Digerebek Polsek Jatilawang Kabupaten Banyumas
Terpopuler
- 3 Sepatu New Balance Tanpa Tali, Bantalan Nyaman untuk Jalan Kaki Jauh
- Warga Kayumanis Bogor Tolak PSEL
- 5 Sepatu Adidas Tanpa Tali yang Serbaguna, Anti Pegal Dipakai Jalan Seharian
- 5 HP Baru 2026 Memori Besar dan Baterai Badak untuk Multitasking, Harga Rp2 Jutaan
- 5 Moisturizer Mengandung SPF untuk Pagi Hari, Melembapkan dan Mencerahkan Kulit
Pilihan
-
Kesehatan Donald Trump Bermasalah? Gedung Putih Dituding Tutupi Hasil Medical Check-up
-
Kebakaran RSUD Syekh Yusuf Gowa, Begini Kondisi Terkini Pasien
-
Israel Bombardir Lebanon, 74 Warga Jadi Korban Satu Keluarga Tewas Saat Kabur
-
AS-Iran Kembali Sepakati Gencatan Senjata, Harga Minyak Stabil di USD 90
-
Skandal! Jaksa AS Selidiki FIFA, Penjualan Tiket Piala Dunia 2026 Diduga Bermasalah
Terkini
-
Bumi Sudah Melewati Batas Perjanjian Paris, Ancaman Krisis Iklim Tak Lagi Sekadar Ramalan
-
Belajar dari Gempa 2006, Jogja Memang Istimewa dalam Menangani Bencana
-
20 Tahun Gempa Jogja Mulai Terlupakan, Ancaman Megathrust Masih di Depan Mata
-
Berkas Kasus Daycare Little Aresha Rampung Pekan Depan, Rekonstruksi Tertutup Menyusul
-
Efisiensi Anggaran Paksa Seniman Bertahan Mandiri, Pemda DIY Prioritaskan Agenda Pusat